Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Tantangan Dan Strategi Lembaga Bantuan Hukum Dalam Memberikan Perlindungan Hukum Bagi Masyarakat Miskin Simanjuntak, Ayub Jose Luhut Parulian
RIO LAW JURNAL Vol 6, No 1 (2025): Rio Law Jurnal
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/rlj.v6i1.1614

Abstract

Di Indonesia, supremasi hukum menjamin bahwasanya seluruh warga negara diperlakukan sama di hadapan hukum. Namun, kendala ekonomi dan kurangnya informasi yang dihadapi banyak individu miskin menghambat kemampuan mereka untuk mengakses layanan hukum. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) mempunyai peran krusial dalam menyediakan bantuan hukum gratis bagi kelompok rentan ini, tetapi menghadapi tantangan seperti rendahnya kesadaran masyarakat, stigma bahwa layanan LBH berbayar, keterbatasan sumber daya, dan minimnya dukungan pemerintah. Penelitian ini, yang menggunakan metode normatif, menawarkan strategi berupa peningkatan sosialisasi, akreditasi lembaga, dan kolaborasi dengan pemerintah untuk memperkuat peran LBH dalam memastikan keadilan yang merata bagi masyarakat miskin.
Bahaya Perundungan (Bullying) dan Pencegahannya Pada Siswa Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) Negeri di Kabupaten Keerom Asmarani, Nur; Girsang, Hotlarisda; Simanjuntak, Ayub Jose Luhut Parulian; Mambaya, Marthinus; Kaplele, Farida; Reumi, Frans; Marlissa, Elsyan R.; Pelupessy, Eddy; Palenewen, James Yoseph
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 11 (2025): February
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community service entitled The Dangers of Bullying and Its Prevention was carried out on students of State Catholic Senior High Schools (SMAK) in Keerom Regency on Friday, June 14, 2024. This activity was carried out because students still did not understand the dangers of Bullying and its Prevention. The methods used were lectures and discussions. The output of this community service is an understanding of the importance of preventive measures against bullying. Therefore, it is hoped that every student can avoid bullying, both physically, non-physically and through social media. Because these actions may have been carried out by students and may even have experienced bullying, but they are not aware of it, as well as the forms of bullying. The output of this community service activity is an increase in students' knowledge of the forms of bullying and their prevention, so that students can better understand and avoid bullying.
Bahaya Perundungan (Bullying) dan Pencegahannya Pada Siswa Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) Negeri di Kabupaten Keerom Asmarani, Nur; Girsang, Hotlarisda; Simanjuntak, Ayub Jose Luhut Parulian; Mambaya, Marthinus; Kaplele, Farida; Reumi, Frans; Marlissa, Elsyan R.; Pelupessy, Eddy; Palenewen, James Yoseph
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 11 (2025): February
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community service entitled The Dangers of Bullying and Its Prevention was carried out on students of State Catholic Senior High Schools (SMAK) in Keerom Regency on Friday, June 14, 2024. This activity was carried out because students still did not understand the dangers of Bullying and its Prevention. The methods used were lectures and discussions. The output of this community service is an understanding of the importance of preventive measures against bullying. Therefore, it is hoped that every student can avoid bullying, both physically, non-physically and through social media. Because these actions may have been carried out by students and may even have experienced bullying, but they are not aware of it, as well as the forms of bullying. The output of this community service activity is an increase in students' knowledge of the forms of bullying and their prevention, so that students can better understand and avoid bullying.
MENANAMKAN BUDAYA ANTIKORUPSI SEJAK DINI: PENDIDIKAN KARAKTER BAGI SISWA SEKOLAH DASAR Simanjuntak, Ayub Jose Luhut Parulian; Polontoh, Herry M.; Yanuaria, Tri; Hamonangan, Sobardo; Firman; Mulyadi, Dudi
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5894

Abstract

Sekolah dasar sebagai lembaga pendidikan formal pertama yang ditempuh anak setelah pendidikan usia dini memegang peran strategis dalam pembentukan karakter. SD Negeri Inpres Perumnas 1 Waena, Kota Jayapura, sebagai lokasi pengabdian, menghadapi sejumlah permasalahan yang dapat menghambat pembentukan budaya antikorupsi. Berdasarkan hasil observasi dan diskusi awal dengan pihak sekolah, ditemukan bahwa pemahaman siswa terhadap konsep korupsi masih sangat rendah. Tujuan kegiatan ini adalah memastikan setiap siswa pulang dengan hati yang lebih jujur, pikiran yang lebih terbuka, dan semangat untuk terus menebarkan kebaikan. Inilah langkah kecil namun berarti untuk menyiapkan masa depan Indonesia yang bebas dari korupsi, dimulai dari senyum polos dan tekad murni anak-anak di SD Negeri Inpres Perumnas 1 Waena. Capaian terakhir, namun sangat berarti, adalah terbangunnya kesadaran kolektif. Guru, siswa, orang tua, dan tim pengabdian kini berbagi harapan yang sama: menyiapkan generasi muda Papua yang berani jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Semua pihak menyadari bahwa integritas bukan sekadar pelajaran, melainkan kebiasaan yang harus dipupuk sejak dini. Pada akhirnya, kegiatan ini menegaskan bahwa masa depan Papua dan Indonesia dibangun dari hati-hati kecil yang berani jujur. Dari ruang kelas sederhana di Waena, sebuah cahaya kecil telah dinyalakan, cahaya kejujuran yang diharapkan terus tumbuh, menguat, dan menerangi perjalanan generasi penerus bangsa.