Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : At-Turats

Using Modeling The Way Strategy in Fiqh Learning to Improve Student's Understanding Of MIT Jabal Nur Munjaji, Irfan; Rahayu S, Putri; Zubaidi, Zubaidi
AT-TURATS Vol 18, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/at-turats.v18i1.3160

Abstract

Learning strategies play a crucial role in achieving effective educational outcomes. At MIT Jabal Nur, in Tangerang City, the implementation of the Modeling The Way strategy in Fiqh lessons successfully improved students' understanding of the material, especially the chapter on Hajj. This success is supported by the principal's policy of giving teachers the freedom to choose the most appropriate teaching methods, as well as the active role of teachers in encouraging students to participate in the learning process through demonstrations and simulations. As a result, students showed significant improvement in motivation, involvement, and understanding of the material taught. This study uses a qualitative method with a case study approach to explore the implementation of Modeling The Way and its impact on students' understanding at MIT Jabal Nur. The results from interviews and observations show that this strategy not only increased student engagement in learning but also helped develop their skills in collaboration and initiative. In addition, support from the community, teachers, and parents also contributed to creating a conducive learning environment. Overall, the implementation of Modeling The Way at MIT Jabal Nur, Tangerang City, has successfully improved the quality of Fiqh education, making it an effective teaching model to be applied to other subjects. This strategy also emphasizes the importance of a supportive school environment and positive interaction between teachers and students in achieving educational goals.Strategi pembelajaran sangat penting untuk mencapai hasil pendidikan yang efektif. Di MIT Jabal Nur, Kota Tangerang, penerapan strategi Modeling The Way dalam pembelajaran Fikih berhasil meningkatkan pemahaman siswa, terutama dalam materi bab Haji. Keberhasilan ini didukung oleh kebijakan kepala sekolah yang memberi kebebasan kepada guru untuk memilih metode pembelajaran yang paling tepat, serta peran aktif guru dalam mendorong siswa untuk berpartisipasi melalui demonstrasi dan simulasi. Hasilnya, siswa menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam motivasi, keterlibatan, dan pemahaman materi yang diajarkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk mengkaji penerapan Modeling The Way dan dampaknya terhadap pemahaman siswa di MIT Jabal Nur. Hasil wawancara dan observasi menunjukkan bahwa strategi ini tidak hanya meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, tetapi juga membantu mengembangkan keterampilan mereka dalam berkolaborasi dan berinisiatif. Selain itu, dukungan dari masyarakat, guru, dan orang tua juga berperan penting dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung. Secara keseluruhan, penerapan Modeling The Way di MIT Jabal Nur, Kota Tangerang, berhasil meningkatkan kualitas pendidikan Fikih, menjadikannya model pengajaran yang efektif untuk mata pelajaran lainnya. Strategi ini juga menekankan pentingnya lingkungan sekolah yang mendukung dan interaksi positif antara guru dan siswa dalam mencapai tujuan pendidikan.
Integrating Islamic Values into Indonesian Language Instruction: Developing Polite Communication among Elementary School Students Zahro, Siti Fatimatuz; Rahayu S, Putri; Miftachudin, Miftachudin
AT-TURATS Vol 19, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/at-turats.v19i2.3739

Abstract

The phenomenon of declining communication politeness among elementary school students shows the importance of value-based learning strategies. This article discusses how Indonesian language learning can enhance Islamic values and foster polite communication skills among learners. This research uses qualitative techniques with a case study design at SD Negeri Cipondoh Makmur, which combines observation, interviews, and documentation on learners, teachers, and parents. Language skills (listening, reading and viewing, speaking and presenting, and writing) are combined with the values of qaulan sadida (truthful speech), qaulan ma'rufa (good speech), and qaulan layyina (gentle speech). The research findings show that this learning technique not only improves language skills but also develops communication ethics and learners' character in an Islamic social environment. The role of the teacher as a model of civilized communication proved important in increasing learners' awareness and habituation to polite behavior in the classroom and at home. Thus, the integration of Islamic values into Indonesian language learning strengthens character building in line with religious teachings.Fenomena menurunnya kesantunan berkomunikasi peserta didik sekolah dasar menunjukkan pentingnya strategi pembelajaran berbasis nilai. Artikel ini membahas tentang bagaimana pembelajaran bahasa Indonesia dapat meningkatkan nilai-nilai Islam dan menumbuhkan keterampilan berkomunikasi santun di kalangan peserta didik. Penelitian ini menggunakan teknik kualitatif dengan desain studi kasus di SD Negeri Cipondoh Makmur, yang menggabungkan observasi, wawancara, dan dokumentasi pada peserta didik, guru, dan orang tua. Keterampilan berbahasa (menyimak, membaca dan memirsa, berbicara dan mempresentasikan, dan menulis) dipadukan dengan nilai-nilai qaulan sadida (ucapan yang benar), qaulan ma'rufa (ucapan yang baik), dan qaulan layyina (ucapan yang lembut). Temuan penelitian menunjukkan bahwa teknik pembelajaran ini tidak hanya meningkatkan keterampilan berbahasa tetapi juga mengembangkan etika komunikasi dan karakter peserta didik dalam lingkungan sosial Islam. Peran guru sebagai model komunikasi yang beradab terbukti penting dalam meningkatkan kesadaran dan pembiasaan peserta didik terhadap perilaku santun di kelas dan di rumah. Dengan demikian, integrasi nilai-nilai Islam ke dalam pembelajaran bahasa Indonesia memperkuat pembentukan karakter yang selaras dengan ajaran agama.