Erwan Setyanoor
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Sustainbility in Sharia Invesment Kurniati Yunus; Erwan Setyanoor; Mansyur, Abdurrahman
Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 6 No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, FEBI UIN Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/jiebi.v6i1.279.37-53

Abstract

Islamic investments have become the focus of increasing attention in discussions regarding sustainable development as part of efforts to promote more responsible and inclusive economic practices. In this context, this research investigates the link between sustainability and Sharia investment and its implications for sustainable investment practices. Integrating sustainability values into Sharia investment practices has been highlighted as a significant contributor to achieving sustainable development goals. Aligns with the principles of justice, social responsibility, and sustainable environmental management inherent in Sharia. The study also sheds light on various Sharia investment instruments championing sustainable development. With a holistic approach, Sharia investment emerges as a powerful tool for fostering inclusive economic growth, promoting environmental stewardship, and enhancing social welfare.
Kontribusi Hadis dalam Pembentukan Etika Konsumsi dan Produksi Berkelanjutan dalam Ekonomi Syariah Nadia Sa’adah; Annisa Ariani; Hamdiah Hamdiah; Norhayati Norhayati; Norfitria Norfitria; Erwan Setyanoor
Jurnal Bisnis, Ekonomi Syariah, dan Pajak Vol. 2 No. 2 (2025): Juni : Jurnal Bisnis, Ekonomi Syariah, dan Pajak (JBEP)
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jbep.v2i2.1043

Abstract

The role of hadith in Islamic economics holds fundamental significance, particularly in shaping the ethics of consumption and production rooted in Islamic spiritual and moral values. In the face of increasing consumerism and unsustainable production systems, the sayings of Prophet Muhammad peace be upon him offer practical guidance that emphasizes simplicity, honesty, and social responsibility. This study employs a literature review approach to explore the contribution of hadith in constructing an economic system that is not only halal but also ethical and sustainable. The findings indicate that integrating hadith values into economic activities can serve as a normative solution to contemporary economic challenges.
DEKONTRUKSI KONSEP RIBA DAN BUNGA(ANALISIS PERBANDINGAN LITERATUR KLASIK DAN KONTEMPORER) Fatimah; Noor Azmi Nabila; Gusti Hidayah Fitriyani3; Erwan Setyanoor
JURNAL EKONOMI DAN BISNIS (EKOBIS-DA) Vol. 6 No. 02 (2025): Juli- Desember : Jurnal Ekonomi dan Bisnis (EKOBIS-DA)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis IAI Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/febi.v6i02.395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendekonstruksi konsep Riba dan bunga dalam perspektif ekonomi Islam melalui analisis perbandingan antara literature klasik dan pemikiran kontemporer. Dalam literatur klasik, riba dipahami sebagai tambahan dalam transaksi yang tidak dibenarkan secara syar'i, baik dalam utang-piutang maupun pertukaran barang sejenis, dan diharamkan berdasarkan Al- Qur'an, Hadis, dan ijma ulama. Namun, perkembangan sistem keuangan modern menimbulkan perdebatan baru, khususnya terkait praktik bunga bank. Sebagian ulama dan ekonomi kontemporer mencoba memberikan interpretasi yang lebih kontekstual terhadap bunga, dengan membedakan antara riba eksploitatif dan bunga yang digunakan sebagai instrument ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research) untuk menelaah ayat-ayat Al-Quran serta pandangan para ulama klasik dan kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemahaman terhadap riba dan bunga perlu terus dikaji secara kritis dan kontekstual agar tetap sejalan dengan prinsip keadilan dan kemasyarakatan dalam ekonomi syariah.
DINAMIKA DIGITALISASI PERBANKAN Erwan Setyanoor
Al-Ujrah | Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 1 No. 02 (2023): Al - Ujrah | Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAI Darul Ulum Kandangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Human beings are social beings who fulfil needs of life and need others, and also need technology to support them. Technology in this era demands an understanding of it, so, it can be used in every sector in life. This article discusses technology in the financial and banking sectors that is very beneficial and helps in the traffic of payments, that is, digitalization, which is an application based on digital. Banking financial digitalization is the application of a digital system on payment traffic services. The digitalization of the economy in general has a huge potential and allows to reach Indonesia to go digital. The result of this writing is that the positive thing of financial digitization is economic traffic that is increasingly fast and even, making Small and Medium Enterprise (SME) more expanding, can empower human resources. This can be seen from the disabled Gojek/grab partner, which is practical and very easy. Manufacturers efficiently reduce transaction costs and make the cost of printing cartel money low. In addition, the existence of digitalization, it is making some parties lose jobs by replacing them with machines, creating new jobs and making communities with low ICT skills in trouble, becoming less competitive in business, generating new types of crime like cyber-crime, it causes the closure of bank offices, creating monetary policy implications, the risks of the IT security used, a shift in public savings, and reducing the currency component in base money
KEMITRAAN BANK KONVENSIONAL (STUDI KOMPARASI PENDAPAT ULAMA KLASIK DAN ULAMA KONTEMPORER) Erwan Setyanoor; Rifdalena Iklila
Al-Ujrah | Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 2 No. 01 (2024): Al - Ujrah | Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAI Darul Ulum Kandangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pendapat-pendapat ulama-ulama baik salaf maupun khalaf mengenai keharaman riba serta turunannya yang masih berhubungan dengan yang dinamakan riba, seperti hukum kredit di bank konvensional, bekerja di bank konvensional, hal ini telah lama menjadi bahan diskusi para ahli. Penulis disini memposiskan diri pada penelitian mengenai hukum agen bank yang mana bersifat kemitraan dalam menjalankan usahanya. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa agen merupakan salah satu nasabah bank yang bekerja sama dengan bank tersebut dan bunga bank mengandung riba sehingga hukumnya haram. Dapat disimpulkan jika hukum agen yang bekerja sama dengan bank konvensional itu diperbolehkan asal menghindari transaksi-transaksi yang dilarang dalam Islam, seperti melakukan transaksi jual beli.