Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Karakteristik Fisikokimia Tepung Singkong dengan Beberapa Metode Modifikasi Bella Dwi Pasca; Tjahja Muhandri; Dase Hunaefi; Budi Nurtama
Jurnal Mutu Pangan : Indonesian Journal of Food Quality Vol. 8 No. 2 (2021): Jurnal Mutu Pangan
Publisher : Department of Food Science and Technology (ITP), Faculty of Agricultural Technology, Bogor Agricultural University (IPB) in collaboration with the Indonesian Food and Beverage Association (GAPMMI), the National Agency of Drug and Food Control, and th

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jmpi.2021.8.2.97

Abstract

The limited use of cassava for industrial purposes encourages the development of various derivative products from cassava including cassava flour. However, cassava flour has unfavorable characteristics when used directly as raw material for food products so it must be modified. The aims of this study were to modify cassava flour, and to identify characteristic from several modified cassava flour. The cassava variety used was cimanggu. This study used completely randomized design (CRD) with three treatments of modification, each in triplicate. The modification methods used were spontaneous fermentation of cassava flour suspension for 36 hours (TSFS), fermentation of sliced cassava for 48 hours (TG), and heat moisture treatment of cassava flour at moisture content of 20% with temperature of 121oC for 15 minutes (TS HMT). The modified cassava flour was dried, then analyzed for amylose content, whiteness index, and pasting properties. The results showed that TSFS modification increased amylose content and pasting temperature, but it decreased the breakdown viscosity. TG modification increased the amylose content, whiteness index, viscosity (peak, final, setback), and pasting temperature, but it decreased breakdown viscosity. TS HMT modification increased pasting temperature, but it decreased viscosity (peak, breakdown, final, setback) and whiteness index.
Potensi Ekstrak Buah, Kulit dan Biji Jernang (Daemonorops sp) sebagai Pewarna dan Pengawet Pangan. Tri Rizki; Lavlinesia; Indriyani; Bella Dwi Pasca; Putri Maharani; Anna Anggraini
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 10 No. 3 (2025): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/a349sv67

Abstract

Resin jernang (Daemonorops Sp), juga dikenal sebagai Dragon'd Blood, adalah resin yang dihasilkan dari sekresi buah jernang yang menempel pada kulit buah. Mahalnya resin membuatnya tidak dapat digunakan sebagai pewarna atau pengawet.  Oleh karena itu, resin jernang dapat digali dari jenis lain, seperti jenis burung, dan dari bagian buah lain, seperti kulit dan biji dari buah jernang burung dan jernang rambai.  Untuk penelitian ini, rancangan acak kelompok (RAK) digunakan dengan dua jenis jernang: jernang jenis rambai (Daemonorops draco BL) dan jernang jenis burung (Daemonorops didymophylla Becc), yang mencakup bagian buah kulit dan biji.  Selama dua hari, sample dimaserasi dengan pelarut etanol dan hexane dengan perbandingan 1: 7; masing-masing perlakuan diulang dua kali, sehingga diperoleh 16 satuan percobaan.  Parameter yang diamati adalah rendemen, warna, aktivitas antioksidan dan antimikroba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rendemen, deskripsi warna, dan aktivitas antioksidan benar-benar dipengaruhi oleh perlakuan sampel.  Dengan deskripsi warna merah, % inhibisi 73,11%, diameter zona hambat E. coli 10,25 mm dan S. aureus 9,5 mm, penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol resin jernang dari kulit dan biji dapat berfungsi sebagai pewarna dan pengawet makanan. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut harus dilakukan tentang penggunaan ekstrak etanol resin jernang dari bagian kulit dan biji pada produk makanan.
Sosialisasi Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Laboratorium Jurusan Teknologi Pertanian Universitas Jambi Raisa Sevina; Anggraini, Anna; Pasca, Bella Dwi; Rizki, Tri; Anggraini, Rani; Maharani, Putri; Kawuri Putri, Satiti
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v4i2.1146

Abstract

Kegiatan sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Laboratorium Jurusan Teknologi Pertanian (JTP), Universitas Jambi, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terkait standar keselamatan di lingkungan laboratorium. Pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi, pre-test, post-test, dan evaluasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta, dengan nilai rata-rata pre-test 63,33 meningkat menjadi 97,71 pada post-test (N-gain 0,94). Respon positif mahasiswa ditunjukkan melalui partisipasi aktif dan rekomendasi untuk pelatihan lanjutan, seperti simulasi penanganan kecelakaan kerja dan pengelolaan limbah. Berdasarkan temuan ini, panduan K3 yang telah disusun diusulkan sebagai pedoman resmi, disertai pelatihan berkala dan kolaborasi dengan pihak eksternal. Implementasi ini diharapkan dapat menciptakan budaya kerja yang aman dan produktif di laboratorium, menjadikannya model unggulan di tingkat universitas
Peningkatan Pemahaman Mahasiswa melalui Sosialisasi Panduan Penelitian di Laboratorium Jurusan Teknologi Pertanian Universitas Jambi Satiti Kawuri Putri; Anggraini, Anna; Maharani, Putri; Anggraini, Rani; Rizki, Tri; Dwi Pasca, Bella; Sevina, Raisa; Zulni Pratama, Yogie
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v5i2.1395

Abstract

Kegiatan sosialisasi panduan penelitian di Laboratorium Jurusan Teknologi Pertanian Universitas Jambi, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terkait pelaksanaan penelitian di laboratorium. Kegiatan ini meliputi penyampaian materi, pre-test, post-test, dan evaluasi. Peserta mengikuti kegiatan dengan lancar dan hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta, dengan nilai rata-rata pre- test 54% meningkat menjadi 96% pada post-test.
PENGARUH KONSENTRASI RAGI TERHADAP KUALITAS SENSORI PADA FERMENTASI TAPAI SINGKONG DAN TAPAI KETAN Sevina, Raisa; Anna Anggraini; Rani Anggraini; Emanauli; Fauziah Fiardilla; Bella Dwi Pasca; Yogie Zulni Pratama
JURAGAN - Jurnal Agroteknologi Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/juragan.v3i2.1425

Abstract

This study aims to evaluate the effect of varying yeast concentrations on the sensory quality of cassava tapai (Manihot esculenta) and black glutinous rice tapai (Oryza sativa var. glutinosa). The yeast concentrations used were 0.25%, 0.5%, 0.75%, 1%, and 1.5% based on the substrate weight. The parameters observed included taste, texture, aroma, and color, which were assessed organoleptically on the first and second days of fermentation. The results showed that yeast concentrations of 0.5% to 0.75% produced the best quality tapai in both cassava and black glutinous rice, characterized by a balanced sweet-sour taste, soft texture, and the distinctive aroma of tapai. At low yeast concentration (0.25%), fermentation was not optimal, while at higher concentrations (≥1%), over-fermentation occurred, marked by a bitter taste, excessively soft texture, and unpleasant odor. This study highlights the importance of using the appropriate yeast concentration in the tapai fermentation process to achieve optimal sensory quality.