Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Use of the Thunkable Platform in Preparing a Digital Arabic-Indonesian Dictionary as a Learning Resource for Arabic Language Learners Khoiri, Khabibul; Umam, Lukman Habibul; Mustofa, Yusuf; Puspitasari, Ema
Aphorisme: Journal of Arabic Language, Literature, and Education Vol 5 No 2 (2024): Geographical Coverage: Indonesia, Turkey, Nigeria, Morocco, Egypt, and Iraq
Publisher : Study Program of Arabic Language Teaching

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/aphorisme.v5i2.6313

Abstract

This research aims to answer the anxiety that current Arabic language learners must immediately respond to the increasingly massive development of digital technology by presenting a thunkable platform in creating a digital Arabic-Indonesian dictionary application as an independent learning resource for Arabic language learners. With the millennial generation preferring digital over printed resources, this research explores using the Thunkable platform to create a digital Arabic-Indonesian dictionary as a self-learning tool. Using a waterfall and qualitative descriptive approach, the study outlines the creation and use of the app. The data in this research are data on developing a digital Arabic-Indonesian dictionary via a thunkable platform, application user data, data on using digital dictionary features, and evaluation data on Arabic language learning using a digital dictionary. The data collection technique this research uses involves qualitative methods, providing a comprehensive overview of how the Thunkable platform can develop digital dictionaries for Arabic language learning. Meanwhile, the data sources in this research were obtained from observations, interviews, questionnaires, learning tests, application log analysis, and documentation studies, which will produce in-depth data regarding the effectiveness and efficiency of the application as a learning resource for Arabic language learners. Then, the data obtained was analyzed in several stages: data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Thanks to its translator feature and block-based programming, thunkable simplifies the process by eliminating the need for time-consuming vocabulary inventories and manual coding. The digital dictionary also works offline, offering flexible access for learners anytime, anywhere. This study demonstrates how technology can support independent learning and enhance Arabic language skills.
Pemberdayaan Anak di Sanggar Pusaka Bantul Melalui Game-Based Learning  dalam Meningkatkan Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Puspitasari, Ema; Anwar , Mustofa; Umam , Lukman Habibul; Asih, Siti Wulan; Khoiri, Khabibul; Kawijaya, Joni; Hadijah; Mu’awanah, Nikmah
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari-Juni 2025
Publisher : Pusat Pengabdian Masyarakat LPPM IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/d1d3q688

Abstract

Pendekatan Game-based learning merupakan praktik pembelajaran yang mengintegrasikan unsur permainan yang interaktif dan menyenangkan. Akan tetapi, praktik pendekatan ini yang dielaborasi dengan teknologi dapat berdampak besar terhadap peningkatan kemampuan penguasaan kosakata anak. Tujuan pengabdian ini yaitu memberdayakan anak-anak di Sanggar Pusaka agar lebih aktif dalam mempelajari kategori kosakata baru dalam Bahasa Inggris. Metode pengabdian yang digunakan yaitu metode DEI (Dialogis, Ekspositori, Introgatif). Pelaksanaan pengabdian berupa pendampingan belajar pada anak usia 8 sampai 12 tahun, bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata serta motivasi dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Pendampingan ini meliputi empat tahap yakni observasi, perencanaan, pendampingan, evaluasi, dan refleksi. Tim pengabdian juga memfasilitasi keberlanjutan kegiatan ini melalui desain interaktif berupa latihan-latihan kosakata pada aplikasi kahoot yang dapat di akses secara mandiri atau berkelompok. Kata kunci:  Pemberdayaan anak, game-based learning, kosakata.
STRATEGI MANAJEMEN UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MADRASAH IBTIDAIYAH SINAR REJEKI Lukman Habibul Umam; Nurul Hidayati Murtafiah
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 2 No. 2: Maret 2023
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi manajemen yang efektif untuk meningkatkan kualitas pengajaran di Madrasah Ibtidaiyah Sinar Rejeki. Penelitian dilakukan melalui studi pustaka dan wawancara dengan kepala madrasah, guru, dan orang tua siswa di beberapa madrasah di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa strategi yang efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Sinar Rejeki. Salah satunya adalah meningkatkan kualitas kepemimpinan dan manajemen di Madrasah Ibtidaiyah Sinar Rejeki melalui peningkatan kualitas kepemimpinan, pengembangan tim manajemen yang solid, penggunaan teknologi informasi, meningkatkan partisipasi dan keterlibatan seluruh stakeholder, serta penerapan sistem evaluasi yang berkelanjutan. Selain itu, pengembangan kurikulum yang sesuai dengan tuntutan zaman dan perkembangan teknologi dan informasi, meningkatkan fasilitas dan sumber daya yang memadai, serta peningkatan kualitas kepemimpinan dan manajemen juga merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Sinar Rejeki. Dalam implementasi strategi tersebut, perlu dilakukan evaluasi secara berkala untuk mengetahui efektivitas dari strategi yang telah dilakukan. Komunikasi dan kolaborasi yang baik antara kepala madrasah, guru, siswa, orang tua, dan masyarakat juga diperlukan untuk membangun hubungan yang harmonis dan saling mendukung dalam mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik. Dengan demikian, diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Sinar Rejeki dan mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan di masa depan
Empowering Students' Writing Abilities through Interactive Comics: A Vocabulary Achievement Puspitasari, Ema; Habibul Umam, Lukman; Rosdiani Nasution , Liah
LinguaScopes: International Journal of Language Education Vol. 2 No. 1 (2025): LinguaScopes: International Journal of Language Education
Publisher : Madiha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Writing is one of the most challenging language skills, requiring strong vocabulary, grammar, and organization. However, many students struggle due to limited vocabulary and lack of engaging instruction. This classroom action research aimed to improve students’ narrative writing through the use of interactive comics. Conducted in two cycles at SMKN 1 Pekalongan with 17 eleventh-grade students, the study followed the stages of planning, action, observation, and reflection. Data were collected through tests, observations, and documentation. In Cycle I, students’ average score increased from 59.12 (pre-test) to 64.62 (post-test), with 37.5% of students reaching the minimum mastery criterion (≥70). In Cycle II, the average score rose to 83.70, with 88.2% of students achieving the target. Observations also showed a significant increase in student participation and engagement. The use of interactive comics not only enhanced vocabulary acquisition in context but also helped students generate ideas and structure their writing more effectively. The findings suggest that comic media is a valuable tool to support vocabulary development and improve students’ writing performance. It also enhanced classroom interaction and teacher performance, making the learning process more dynamic and student-centered.
Santri’s Perceptions of Discomfort in the Learning Environment and Its Impact on Cognitive Barriers in Arabic Language Learning ansori, ahmad; Umar Najih Zein; Lukman Habibul Umam
Al-Himam Vol 4 No 2 (2025): Al Himam: Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan & Bahasa Arab
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51590/alhimam.v4i2.1070

Abstract

This research investigates santri’s lived experiences concerning the comfort of the boarding school environment and its role in shaping their comprehension in Arabic language learning. The study took place at a salafiyah type Islamic boarding school in Central Lampung, characterized by limited study facilities. Employing a qualitative methodology with a hermeneutic phenomenological framework, data were obtained through semi-structured interviews involving seven purposively selected students, two pesantren administrators, and one homeroom teacher. Thematic analysis followed the framework of Miles and Huberman. The study reveals that discomfort arising from physical factors (such as overcrowded spaces and insufficient ventilation) and social factors (such as unsupportive peer interactions) significantly impedes santri’s focus and understanding. However, environmental adjustments such as structured schedules and collective sanitation efforts can foster better cognitive engagement. These findings emphasize the need for a well designed, supportive learning environment in pesantren, especially for effective Arabic language instruction.
KURIKULUM RESPONSIF BERBASIS OUTCOME-BASED EDUCATION DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH PERADABAN ISLAM Toni Wijaya; Kodrattullah Sidiq Khusnan; Lukman Habibul Umam; Ema Puspitasari
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 8 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Agustus
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/e94w5n07

Abstract

Pembelajaran SPI di MTs dituntut membentuk keterampilan abad ke-21, namun implementasi pendekatan OBE belum optimal. Masih terjadi kesenjangan antara kurikulum dan praktik, dengan dominasi metode tradisional dan minimnya suara siswa. Diperlukan evaluasi kritis agar OBE benar-benar responsif terhadap kebutuhan siswa dan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan pendekatan Outcome-Based Education (OBE) dalam pembelajaran Sejarah Peradaban Islam di tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) Darul A’mal serta dampaknya terhadap ketercapaian kompetensi siswa, khususnya dalam pengembangan berpikir kritis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam terhadap enam informan (empat siswa dengan karakteristik berbeda, satu guru SPI, dan satu wakil kepala sekolah bidang kurikulum), observasi kelas, serta dokumentasi perangkat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi OBE telah mengarah pada tujuan pembelajaran yang lebih terukur dan berbasis hasil, namun belum sepenuhnya disampaikan dan diinternalisasi oleh semua siswa. Ketimpangan dalam pengalaman belajar dan model penilaian menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan kurikulum OBE. Penelitian ini merekomendasikan penguatan komunikasi tujuan pembelajaran, peningkatan aktivitas belajar berbasis masalah, serta pengembangan asesmen otentik yang adaptif. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pembelajaran SPI yang responsif terhadap kebutuhan zaman dan karakteristik siswa.
Penguatan Kosakata Bahasa Inggris Mahasiswa Baru melalui Pembelajaran Kontekstual Berbasis Teks Prosedur dalam Kegiatan Pengolahan Limbah Puspitasari, Ema; Hamatun; Rusmalinda, Riski; Umam, Lukman Habibul; Mustofa, Yusuf; Khoiri, Khabibul
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sarau Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61461/sjpm.v4i2.129

Abstract

The management of household waste into granular fertilizer has great potential to support sustainable agriculture while enhancing community environmental literacy. This community service program was conducted in Giriklopomulyo Village, Sekampung District, East Lampung, through a participatory training approach and hands-on practice involving community leaders and two invited experts. Students were also engaged in the waste processing sessions and the preparation of procedural texts based on field experiences. The evaluation results indicated significant improvements in participants’ knowledge, technical skills, ecological awareness, and functional literacy. In addition, participants’ vocabulary mastery related to environmental and agricultural terms increased by 35% as shown in the pre-test and post-test results. The hands-on method proved effective in encouraging active involvement of both the community and students in addressing waste management issues. This program demonstrates that collaboration between universities and rural communities can create locally based, applicable solutions. These findings are essential as a foundation for developing similar programs in other regions with high organic waste potential.
Use of the Thunkable Platform in Preparing a Digital Arabic-Indonesian Dictionary as a Learning Resource for Arabic Language Learners Khoiri, Khabibul; Umam, Lukman Habibul; Mustofa, Yusuf; Puspitasari, Ema
Aphorisme: Journal of Arabic Language, Literature, and Education Vol. 5 No. 2 (2024): Geographical Coverage: Indonesia, Turkey, Nigeria, Morocco, Egypt, and Iraq
Publisher : Study Program of Arabic Language Teaching

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/aphorisme.v5i2.6313

Abstract

This research aims to answer the anxiety that current Arabic language learners must immediately respond to the increasingly massive development of digital technology by presenting a thunkable platform in creating a digital Arabic-Indonesian dictionary application as an independent learning resource for Arabic language learners. With the millennial generation preferring digital over printed resources, this research explores using the Thunkable platform to create a digital Arabic-Indonesian dictionary as a self-learning tool. Using a waterfall and qualitative descriptive approach, the study outlines the creation and use of the app. The data in this research are data on developing a digital Arabic-Indonesian dictionary via a thunkable platform, application user data, data on using digital dictionary features, and evaluation data on Arabic language learning using a digital dictionary. The data collection technique this research uses involves qualitative methods, providing a comprehensive overview of how the Thunkable platform can develop digital dictionaries for Arabic language learning. Meanwhile, the data sources in this research were obtained from observations, interviews, questionnaires, learning tests, application log analysis, and documentation studies, which will produce in-depth data regarding the effectiveness and efficiency of the application as a learning resource for Arabic language learners. Then, the data obtained was analyzed in several stages: data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Thanks to its translator feature and block-based programming, thunkable simplifies the process by eliminating the need for time-consuming vocabulary inventories and manual coding. The digital dictionary also works offline, offering flexible access for learners anytime, anywhere. This study demonstrates how technology can support independent learning and enhance Arabic language skills.
Internalisasi Kesadaran Kritis Siswa melalui Pembelajaran Sejarah Peradaban Islam dalam Menanggapi Fenomena Intoleransi: Studi Kualitatif pada Siswa Kelas IX MTs Wali Songo Sukajadi, Lampung Tengah Wijaya, Toni; Khusnan, Kodrattulloh Sidiq; Umam, Lukman Habibul; Puspitasari, Ema
Nuris Journal of Education and Islamic Studies Vol. 4 No. 2: 2024
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jeis.v4i2.139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi internalisasi kesadaran kritis siswa melalui pembelajaran Sejarah Peradaban Islam (SPI) dalam merespons fenomena intoleransi di kalangan remaja. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kegelisahan akan rendahnya refleksi sosial siswa terhadap isu keberagaman, padahal SPI memiliki potensi sebagai medium transformasi sosial. Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan teori pedagogi kritis Paulo Freire, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan focus group discussion terhadap lima informan di MTs Wali Songo Sukajadi, Lampung Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran SPI secara signifikan mendorong siswa untuk memahami nilai-nilai toleransi dari tokoh dan peristiwa Islam klasik, merefleksikan relevansinya terhadap situasi sosial kontemporer, serta menghadirkan ruang praksis untuk membentuk sikap inklusif. Namun, tantangan tetap muncul dalam hal konsistensi penerapan nilai tersebut dalam lingkungan nyata siswa. Kebaruan penelitian ini terletak pada pendekatan interdisipliner yang menggabungkan pendidikan sejarah, teori kesadaran kritis, dan studi keislaman dalam konteks pendidikan madrasah tingkat menengah, serta penekanan pada SPI sebagai sarana pembentukan kesadaran sosial, bukan sekadar instrumen transfer pengetahuan historis.
Strategi Interaktif Guru dalam Mengintegrasikan Narasi Sejarah Islam untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Bahasa Arab Siswa MTs Darul A'mal Metro Umam, Lukman Habibul; Khoiri, Khabibul; Puspitasari, Ema; Wijaya, Toni; Ansori, Ahmad Ahsan
Nuris Journal of Education and Islamic Studies Vol. 4 No. 2: 2024
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jeis.v4i2.140

Abstract

Penelitian ini berfokus pada integrasi materi Sejarah Peradaban Islam dalam pembelajaran Qirā'ah Bahasa Arab serta dampaknya terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di MTs Darul A’mal Metro. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dipilih untuk menggali secara mendalam pengalaman dan persepsi para informan, yang terdiri dari dua siswa aktif, dua siswa pasif, seorang guru Bahasa Arab, dan satu wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi kelas, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan tematik berdasarkan teori Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa aktif mengalami peningkatan dalam kemampuan berpikir kritis ketika pembelajaran Qirā'ah dikontekstualisasikan dengan sejarah Islam. Namun, siswa pasif tidak menunjukkan perkembangan signifikan karena minimnya keterlibatan dan motivasi belajar. Faktor lain yang menghambat efektivitas implementasi kurikulum integratif ini meliputi keterbatasan waktu, kurangnya interaksi kelas, dan pemahaman guru yang belum optimal dalam mengaitkan teks sejarah dengan pembelajaran bahasa Arab. Penelitian ini mengisi kekosongan literatur mengenai hubungan langsung antara pembelajaran sejarah Islam dan pengembangan keterampilan berpikir kritis dalam konteks kebahasaan, serta menawarkan pendekatan pedagogis baru bagi guru dan pengambil kebijakan pendidikan.