Jureid
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Persepsi Nasabah Terhadap Transparansi Akad Murabahah di Bank Syariah Jureid; Riski Ramadani; Lily Muthia Arini; Salsa Billah; Risky Alfandi Nasution
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3625

Abstract

Akad murabahah adalah salah satu instrumen penting dalam pembiayaan syariah yang digunakan oleh bank syariah, di mana transparansi berperan penting untuk mempertahankan kepercayaan nasabah dan mematuhi prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pandangan nasabah mengenai tingkat transparansi akad murabahah di bank syariah, termasuk dalam hal pengungkapan biaya, margin keuntungan, dan proses kontrak. Metodologi kuantitatif diterapkan dengan melakukan survei terhadap nasabah bank syariah di daerah Jawa Tengah, Indonesia, yang dipilih melalui purposive sampling. Untuk menganalisis data, digunakan analisis deskriptif dan regresi linier berganda guna menguji faktor-faktor yang mempengaruhi pandangan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan nasabah mengenai transparansi akad murabahah secara keseluruhan berada pada tingkat menengah. Faktor utama yang berkontribusi pada pandangan positif adalah kualitas informasi yang diungkapkan oleh petugas bank dan pemahaman nasabah tentang prinsip-prinsip syariah, sementara kurangnya pendidikan digital menjadi hambatan yang signifikan. Nasabah cenderung merasa kurang puas dengan transparansi dalam penentuan margin keuntungan yang kadang tidak dijelaskan secara rinci.
The Implementation of Sharia Contracts in Islamic Banking Operations: A Fiqh al-Muamalah Perspective Rini Wahyuni Batubara; Jureid; Mhd Rezki Fadly Lubis; Warda Afriani; Riska Amelia
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 11 No 3 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v11i4.31788

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi akad-akad dalam operasional bank syariah berdasarkan perspektif fiqih muamalah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui penerapan akad penghimpunan dana, pembiayaan jual beli, pembiayaan bagi hasil, akad sewa, serta prinsip kehati-hatian dalam operasional bank syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui berbagai jurnal dan buku terkait ekonomi Islam dan fiqih muamalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi akad pada bank syariah telah menggunakan akad yang sesuai dengan prinsip syariah, seperti wadi’ah, mudharabah, murabahah, salam, istishna’, musyarakah, ijarah, dan ijarah muntahiya bit tamlik. Penerapan akad tersebut dilakukan berdasarkan prinsip keadilan, transparansi, kerelaan, dan penghindaran unsur riba, gharar, serta maisir. Selain itu, penerapan prinsip kehati-hatian dan pengawasan Dewan Pengawas Syariah berperan penting dalam menjaga kepatuhan syariah pada operasional bank syariah. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan berupa rendahnya literasi masyarakat dan potensi penyimpangan akad sehingga diperlukan penguatan edukasi dan pengawasan syariah agar implementasi akad berjalan sesuai dengan prinsip fiqih muamalah.
Implementasi Prinsip Maqashid Syariah dalam Pengembangan Layanan Digital Perbankan Syariah: Kajian Kualitatif Nur Hayani Lubis; Saidah Rihalah; Jureid; Yahya Mardana; Mhd. Ariel Zumaedi
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7587

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan prinsip maqashid syariah dalam pengembangan layanan digital perbankan syariah. Maqashid yang mencakup perlindungan agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta digunakan sebagai panduan normatif untuk menilai kesesuaian desain, tata kelola, dan kebijakan layanan digital. Tujuan penelitian ini  adalah untuk mengevaluasi seberapa jauh prinsip maqashid diterapkan dalam layanan digital perbankan syariah dan menemukan tantangan serta peluang implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur, analisis dokumen kebijakan institusi dan fatwa, serta kajian kasus sekunder pada inovasi digital dalam perbankan syariah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa maqashid diterapkan melalui kebijakan privasi dan perlindungan data, mekanisme keamanan transaksi, fitur edukasi produk untuk mencegah praktik non-syariah, dan kebijakan produk yang menekankan keadilan serta perlindungan nasabah. Namun, penerapan masih terhambat oleh kurangnya pedoman operasional penerapan maqashid untuk teknologi baru, perbedaan interpretasi di antara pihak-pihak terkait, dan kekurangan regulasi mengenai interoperabilitas dan transparansi. Rekomendasi mencakup penyusunan panduan operasional maqashid untuk inovasi digital, penyelarasan fatwa dan regulasi, serta pengembangan indikator kepatuhan syariah khusus untuk layanan digital. Temuan ini penting bagi akademisi, regulator, dan praktisi perbankan syariah yang mengembangkan layanan digital berbasis maqashid.
Penerapan Fatwa DSN-MUI Nomor 77/DSN-MUI/V/2010 pada Akad Murabahah pada Produk Cicil Emas di Bank Syariah Indonesia Panyabungan Jureid
JIBF MADINA : Journal Islamic Banking and Finance Madina Vol. 4 No. 1 (2023): JIBF MADINA TAHUN 2023
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah Jurusan Syariah, Ekonomi dan Bisnis Islam Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal (STAIN MADINA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the application of the DSN-MUI Fatwa Number 77/DSN-MUI/V/2010 on the Murabahah Contract of Gold Installment Products at the Indonesian Sharia Bank Panyabung. The research method used is a descriptive method with a qualitative nature that aims to explain and describe how the research is. The implementation of the murabahah contract at Bank Syariah Indonesia Panyabungan is in accordance with the procedure. The customer will receive a copy of the SBKE, the original is stored at SDB BSI, until the customer pays off the gold purchased with the murabahah contract which has been determined according to the contract that has been signed according to the contract used. This process is in line with DSN MUI Fatwa No. 77/DSN-MUI/V/2010 concerning buying and selling gold in cash, and making gold as collateral with a rahn contract and stored in the hasanah safe of Bank Syariah Indonesia Panyabungan. The selling price that has been set at the beginning of the contract will not increase or decrease during the installment period even if the maturity occurs because the price of gold is set on the day when the contract takes place. The gold is used as rahn during the installment period. This means that the gold is kept in the bank until the installment period has ended, so the customer can own the gold. Gold that has been pledged may not be pledged again in a new contract