Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengembangan Rencana Pembelajaran Semester Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi: Internalisasi Nilai Nilai Aswaja an Nahdliyah Siti Karomah; Iqbal Baihaki; Tito Prabowo; Siti Uswatun Kasanah; Amalia Wahyu Eka Putri
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i1.2207

Abstract

Penelitian ini sebagai solusi untuk pengembangan RPS berkaitan dengan analisis standar kompetensi yang ingin dicapai, metode pengajaran, dan evaluasi pembelajarannya dengan menginternalisasikan nilai-nilai Aswaja an-Nahdliyah. Target-target utama ingin dicapai oleh penelitian ini antara lain merumuskan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) matakuliah Pendidikan Kewarganegaraan dengan menginternalisasikan nilai-nilai Aswaja an-Nahdliyah dan mendesain materi pembelajaran untuk memenuhi capaian pembelajaran yang telah dirumuskan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan, Borg dan Gall, sedangkan jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis konsep dan komparasi untuk memecahkan masalah. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan ADDIE dari Branch. Penelitian ini dilakukan dengan melengkapi referensi yang relevan dari berbagai sumber. Pelaksanaan dan penilaian dengan menginternalisasi nilai-nilai moderat dalam arti al-Wasat sebagai model berfikir dan berinteraksi secara seimbang di antara dua kondisi, sehingga sesuai dengan prinsip-prinsip Islam dalam berakidah, beribadah dan beretika, setidaknya bisa dilihat kesesuaiannya dengan pertimbangan-pertimbangan dalam berperilaku dan beretika.
Membangun Kebersamaan Melalui Makan Kembul Bujana: Strategi Pengembangan Komunitas Berbasis Budaya di MWC NU Garum Kabupaten Blitar Siti Uswatun Kasanah; Zainal Rosyadi; Asyharul Muttaqin
SINDA: Comprehensive Journal of Islamic Social Studies Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 April 2025
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/sinda.v5i1.2149

Abstract

This study explores the tradition of Kembul Bujana at MWC NU Garum Blitar Regency. The research aims to understand the meaning, values, and social impact of this communal dining tradition within the local religious community. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through observation, interviews, and documentation, involving religious leaders, members of the autonomous bodies, and community participants. The findings reveal that Kembul Bujana serves not only as a medium for strengthening social bonds and fostering a sense of togetherness but also as a platform for transmitting religious teachings, cultural values, and collective identity. The discussion highlights the stages of the tradition, the integration of religious rituals with cultural practices, and the role of shared meals in reinforcing community cohesion. The study concludes that Kembul Bujana functions as an effective form of social and religious education, suggesting that such traditions should be preserved and adapted to modern contexts while maintaining their core values. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis makna kegiatan kembul bujana yang dilaksanakan MWC NU Garum Kabupaten Blitar, serta mengkaji nilai-nilai sosial, religius, dan kultural yang terkandung di dalamnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kembul bujana bukan hanya tradisi makan bersama, tetapi juga sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan solidaritas jamaah, serta menjadi media internalisasi ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah yang ramah dan toleran. Tradisi ini memadukan nilai religius, seperti syukur dan kebersamaan dalam berbagi rezeki, dengan nilai sosial seperti gotong royong dan keterbukaan. Dalam perspektif kultural, kembul bujana menjadi bentuk pelestarian tradisi lokal yang selaras dengan prinsip dakwah kultural Nahdlatul Ulama. Penelitian ini menegaskan bahwa kegiatan kembul bujana berkontribusi terhadap penguatan kohesi sosial dan transmisi nilai keislaman di tengah masyarakat. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengembangan strategi dakwah kultural yang efektif dan kontekstual, serta memberikan kontribusi terhadap pelestarian tradisi lokal yang bernilai positif.