Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Generasi Z dan Teknologi : Gaya Hidup Generasi Z di Era Digital Oktavia Ramadhani; Khoirunisa Khoirunisa
JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL (JUPENDIS) Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jupendis.v3i1.2916

Abstract

Generation Z has grown up in an era of rapid digital technological advancement, making them highly dependent on technology. This study aims to analyze how technology impacts the lifestyle of Generation Z in the digital era. Using a qualitative descriptive approach, data was collected through observation and literature review. The results indicate that Generation Z is characterized by being highly digital, independent, and prioritizing flexibility in both work and communication. The primary impact of technology on their lifestyle is how they communicate. Social media has become their main channel for interacting, sharing experiences, and shaping their social identity.
ETIKA AKADEMIK DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL MEMBANGUN KESADARAN DI KALANGAN MAHASISWA M.Ridho Efriyanda; Lubis, Sanjai Kurniawan; Oktavia Ramadhani; Demala Sari
Journal of Community Devation Vol 2 No 2 (2025)
Publisher : CV. Arsy Persada Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63736/jcd.v2i2.450

Abstract

Academic ethics and social responsibility are two essential pillars in higher education that contribute to the character development of students. This study aims to explore students' awareness of academic ethics and social responsibility, as well as how these two aspects can influence each other in everyday life. Through surveys and interviews with students from various disciplines, the research finds that understanding of academic ethics is still low, while awareness of social responsibility tends to be higher. The results indicate that integrating ethical values into the educational curriculum can enhance students' awareness and encourage them to actively participate in society. This research is expected to contribute to the development of better educational policies and encourage educational institutions to instill ethical values and social responsibility in the learning process.  
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI BERPRESTASI PADA HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) UNIVERSITAS PALANGKA RAYA PERIODE 2025/2026 Febriani Amanda; Nofi Mustikasari; Keren Monika; Dewi Virna Sipayung; Oktavia Ramadhani; Nur Hidayah Mafiroh; Timoti Elwisto Sipayung; Siti sariyah; Elsa Natalia Girsang; Tri Wulandari; Clementina Ayudhea; Romiaty Romiaty; Susi Sukarningsi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35565

Abstract

This study aims to analyze the factors influencing Achievement Motivation among members of the Islamic Students Association (HMI) at the University of Palangka Raya for the 2025/2026 period. Achievement motivation is viewed as a fundamental drive for students in achieving personal and professional success. HMI, as a cadre-based and learning organization, plays a crucial role in shaping leaders with integrity (Good Governance) and a strong sense of responsibility to realize a just and prosperous society in harmony with Islamic and Indonesian values.This study adopts a quantitative approach using a population survey method. Data were collected through questionnaires based on the Likert Scale from all HMI members at the University of Palangka Raya, class of 2025/2026. Descriptive analysis results show that the overall Achievement Motivation of HMI members at the University of Palangka Raya falls into the high category.This strong level of motivation is reflected in the high level of agreement across six measured factors. The factor with the highest percentage is Risk Consideration (94% strongly agree and agree), indicating mature thinking in selecting challenging tasks. Other strong factors include high awareness of Task Completion Time (85.6%) and Responsibility (75%). On the other hand, the Feedback Awareness factor shows the lowest percentage of agreement (65.3%) compared to other factors.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA KULINER AYAM PENYET DOKO SOLO DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING DI AREA KAMPUS UINSU SUTOMO Zainarti Zainarti; Oktavia Ramadhani; Raihansyah Azdi Bintang; Nia Rahmadani; Rafly Ramadhan Simanjuntak
JURNAL AKADEMIK EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 4 (2025): JURNAL AKADEMIK EKONOMI DAN MANAJEMEN 
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jaem.v2i4.7934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan kuliner Ayam Penyet Doko solo dalam meningkatkan daya saing di area Kampus UIN SU Sutomo. Persaingan kuliner di kawasan kampus semakin ketat seiring meningkatnya jumlah pelaku usaha dan variasi produk yang ditawarkan. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi yang tepat agar usaha Ayam Penyet Doko solo mampu mempertahankan eksistensi sekaligus meningkatkan keunggulan kompetitifnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara dengan pemilik usaha dan pelanggan, serta dokumentasi pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan daya saing dapat dicapai melalui pengembangan variasi menu, peningkatan kualitas pelayanan, penetapan harga yang kompetitif, pemanfaatan media sosial untuk promosi, dan peningkatan kenyamanan tempat makan. Selain itu, penerapan strategi inovasi rasa dan paket hemat untuk mahasiswa menjadi faktor penting dalam memperluas segmen pasar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi strategi produk, harga, promosi, dan pelayanan merupakan kunci utama dalam memperkuat posisi Ayam Penyet Doko solo sebagai salah satu pilihan kuliner favorit di kawasan Kampus UIN SU Sutomo.
Efektivitas Sistem Informasi Prestasi Mahasiswa (SIPRESMA) dalam Pengelolaan Data Prestasi Mahasiswa UKM Pelita di Universitas Tidar Khorin Noor Latifah; Izzatul Yazidah; Oktavia Ramadhani; Tiara Novita Sari; Ranti Nisrina Mufidah
Jurnal Publikasi Teknik Informatika Vol. 5 No. 2 (2026): Mei: Jurnal Publikasi Teknik Informatika
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupti.v5i2.7229

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the Student Achievement Information System (SIPRESMA) in managing student achievement data of UKM Pelita at Universitas Tidar. The study employed a quantitative approach with a descriptive research method. The population consisted of 305 members of UKM Pelita, with a sample of 76 respondents determined using the Slovin formula with a 10% margin of error. The sampling technique used was simple random sampling. Data collection was conducted through questionnaires based on the DeLone and McLean Information System Success Model, which includes system quality, information quality, service quality, use, user satisfaction, and net benefits. Data analysis was carried out using validity tests, reliability tests, descriptive analysis, t-tests, and the coefficient of determination (R²) with the assistance of IBM SPSS Statistics. The results showed that all questionnaire items were valid and reliable. The hypothesis testing results indicated a significance value of <0.001, meaning that the effectiveness of SIPRESMA has a positive and significant effect on the management of student achievement data of UKM Pelita at Universitas Tidar. The coefficient of determination (R²) value of 0.660 indicates that the effectiveness of SIPRESMA explains 66% of the variation in student achievement data management, while the remaining 34% is influenced by other factors outside the study. Overall, SIPRESMA is considered capable of facilitating data management, improving work efficiency, accelerating access to information, and providing user satisfaction. However, several issues such as system stability, service responsiveness, and consistency of data updates still need improvement to optimize the effectiveness of the system.
Pemanfaatan Cerita Rakyat Nusantara sebagai Media Penguatan Literasi Membaca pada Siswa Kelas Tinggi Sekolah Dasar: Studi Literatur Tisa Suci Murandari; Oktavia Ramadhani; Rita Yuliyaningsih; Ubennia Luthfiatussa’dia; Hana Andriningrum; Vit Ardhyantama; Muhammad Imaduddin
Jurnal Media Ilmu Volume 5 No. 1 Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmiu.v5i1.8183

Abstract

Literasi membaca merupakan keterampilan dasar yang penting bagi siswa sekolah dasar, namun kemampuan dan minat baca yang masih rendah dapat ditingkatkan melalui pemanfaatan cerita rakyat Nusantara sebagai media pembelajaran yang sarat nilai budaya dan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis hasil penelitian mengenai pemanfaatan cerita rakyat Nusantara sebagai media penguatan literasi membaca pada siswa kelas tinggi sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengacu pada tahapan Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analyses (PRISMA). Data penelitian diperoleh dari 19 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2020–2026 dan memenuhi kriteria inklusi penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan cerita rakyat Nusantara dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman, penguasaan kosakata, minat baca, dan kemampuan berpikir kritis siswa. Selain itu, cerita rakyat juga berperan dalam memperkuat literasi budaya serta menanamkan nilai-nilai karakter. Temuan penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat dapat diintegrasikan ke dalam berbagai media pembelajaran inovatif yang sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar.
Peran Artificial Intelligence dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Ubennia Luthfiatussa&#039;dia; Rita Yuliyaningsih; Oktavia Ramadhani; Tisa Suci Murandari; Muhammad Imaduddin; Vit Ardhyantama; Hana Andriningrum
Jurnal Media Ilmu Volume 5 No. 1 Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmiu.v5i1.8143

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan kerangka PRISMA 2020. Dari 560 artikel yang diidentifikasi melalui database Scopus dan Google Scholar, diperoleh 20 artikel final setelah melalui proses seleksi ketat untuk dimasukkan dalam review. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI berperan signifikan dalam personalisasi pembelajaran, peningkatan pemahaman konsep IPA, penguatan keterlibatan siswa, dan efisiensi penilaian. Berbagai bentuk penerapan AI seperti adaptive learning, ITS, chatbot pendidikan, virtual laboratory, dan media berbasis AI terbukti memberikan dampak positif. Namun, implementasi di Indonesia masih menghadapi tantangan berupa kesenjangan infrastruktur digital, rendahnya literasi teknologi guru, dan minimnya regulasi adaptif. Artikel ini merekomendasikan pengembangan kapasitas guru, penguatan infrastruktur digital, dan integrasi AI dalam kebijakan pendidikan nasional.
Program Permainan Tradisional dan Edukasi untuk Mengurangi Intensitas Bermain Free Fire pada Anak di Jorong Kampung Tangah Barat Oktavia Ramadhani; Asrul Harahap
YASIN Vol 6 No 5 (2026): YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v6i5.11877

Abstract

Excessive digital game use among elementary school-aged children has become a concern in educational and community service activities. However, programs integrating education on responsible game use with traditional games as alternative recreational activities within community settings remain limited. This activity aimed to describe the implementation of education on responsible game use and the utilization of traditional games as alternative recreational activities for children in Jorong Kampung Tangah Barat, West Sumatra Province. This activity employed a descriptive qualitative approach with a participatory design and involved 20 children aged 7–10 years who were purposively selected. Data were collected through observation, interviews, documentation, and field notes and subsequently analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that all participants regularly attended the program and engaged in educational sessions and the traditional games of batu timbang, lore, and karet. During the games, the participants demonstrated physical activity, communication, cooperation, and direct interaction. The interview results revealed that the children continued to habitually play Free Fire, particularly at night, while traditional games served as alternative recreational activities in the afternoon. Parents also responded positively to the implementation of the activity. This program provided a practical contribution by offering alternative community-based recreational activities while reintroducing traditional games to children. Nevertheless, this activity could not quantitatively demonstrate a reduction in the intensity of Free Fire play because it did not employ a pretest–posttest design. Future activities should provide a longer period of guidance, involve a broader range of participants, and use validated measurement instruments to evaluate changes in the intensity of digital game use.
Sosialisasi dan Perdampingan pemutakhiran Data DTSEN bagi Masyarakat Desa Cot Darat Kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat Rio Pratama; Nur Habibah; Istiqa Martesa; Radziatul Muna; Ramanda Ramanda; Oktavia Ramadhani; Thomy Rakha Athallah; Mulyadi Mulyadi
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2026): SEPTEMBER-OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/q4ds7024

Abstract

Pemutakhiran data sosial ekonomi masyarakat merupakan bagian penting dalam mendukung perencanaan pembangunan dan penyaluran program pemerintah agar sesuai dengan kondisi masyarakat. Di Desa Cot Darat, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, masih ditemukan data kependudukan dan sosial ekonomi yang belum sepenuhnya sesuai dengan kondisi terkini, sehingga diperlukan keterlibatan masyarakat dan pemerintah desa dalam proses verifikasi serta pembaruan data. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sekaligus mendukung proses pemutakhiran data masyarakat secara lebih akurat dan sesuai kondisi aktual. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif dalam rangkaian program Kuliah Kerja Nyata (KKN), dengan melibatkan mahasiswa, aparatur desa, operator kampung, dan masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi observasi dan identifikasi kondisi data kependudukan, sosialisasi dan edukasi mengenai DTSEN, pendataan serta verifikasi kondisi sosial ekonomi secara door-to-door terhadap masyarakat sasaran desil 5 ke atas, dan penyerahan hasil pendataan kepada operator kampung. Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama kurang lebih tiga minggu, mulai dari tahap persiapan hingga penyampaian hasil kepada pihak desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya memperbarui informasi keluarga apabila terjadi perubahan pada aspek kependudukan, pekerjaan, pendapatan, maupun kondisi sosial ekonomi. Secara terukur, kegiatan pendataan berhasil menghimpun dan memverifikasi informasi dari 20 kepala keluarga (KK) di Desa Cot Darat. Data yang diperoleh selanjutnya diserahkan kepada operator kampung sebagai bahan pendukung pemutakhiran DTSEN. Meskipun pendataan belum mencakup seluruh sasaran karena keterbatasan waktu pelaksanaan KKN, kegiatan ini memberikan kontribusi awal dalam memperkuat partisipasi masyarakat dan mendukung pemerintah desa dalam menyediakan data sosial ekonomi yang lebih mutakhir dan tepat sasaran.