Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Dasar Wawasan Kebangsaan Melalui Pelatihan Bahasa Indonesia Bagi Calon Peserta Tes Pegawai Negeri Sipil Andriningrum, Hana; Nabillah, Rokhmatun; Imaduddin, Muhammad; Ardhyantama, Vit; Wati, Ika F.; Malik, Muh S.; Wardani, Helda K.; Indrawati, Delia
Journal of Social Empowerment Vol. 9 No. 2 (2024): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21137/jse.2024.9.2.9

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kompetensi bahasa Indonesia dan wawasan kebangsaan calon ASN melalui pelatihan intensif. Metode pelatihan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi tes. Pendekatan ini memberikan bekal pemahaman struktur tata bahasa, kosa kata, dan penggunaan peribahasa sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Pelatihan dimulai menyusun konsep, penyampaian materi, dan simulasi tes, untuk memenuhi kebutuhan ASN dalam komunikasi formal yang efektif sebagai bagian dari tugas birokrasi di era digital. Evaluasi dilakukan melalui simulasi CAT dan kuesioner untuk menilai tingkat pemahaman peserta terhadap materi serta kepuasan terhadap pelatihan. Peserta simulasi tes berjumlah 154 orang dengan hasil simulasi tes menunjukkan rata-rata skor 328 dari total maksimal 700 poin. Skor tertinggi adalah 670 poin dan terendah 135 poin, mengindikasikan peningkatan pemahaman dasar namun masih terdapat kebutuhan untuk memperdalam kompetensi bahasa. Kesimpulannya, pelatihan ini berkontribusi positif dalam membekali calon ASN untuk melaksanakan komunikasi yang efektif dan profesional sesuai tuntutan birokrasi modern.
Implementation of The Education Curriculum For ABK Ringgi Rahmat Fitra; Rochmat Wahab; Hana Andriningrum
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 7 No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v7i1.54968

Abstract

Regulations on inclusive education explain in more detail about inclusive education as an education delivery system that provides opportunities for all students who have disabilities and have potential intelligence and/or special talents to participate in education and learning in an educational environment together with other students. This study aims to analyses the implementation of educational curriculum for students with special needs. Researchers used a qualitative approach with the case study method which was carried out by observation, research, implementation, data analysis and preparation of research reports. This study involves a principal, 2 teachers and 2 guardians of students with special needs. This study uses data collection techniques including observation, interviews and documentation studies. Data analysis in this study was carried out through stages including data collection, data reduction, data classification, and making conclusions. The results showed that the school is still not optimal in implementing the curriculum for students with special needs at school due to a lack of understanding and the high difficulty of controlling the learning process, especially in the delivering material and assessment section.
KURIKULUM TAHUN 2022 SEKOLAH DASAR (Perubahan Berbasis Perubahan) Wardani, Helda Kusuma; Indrawati, Delia; Andriningrum, Hana; Wati, Ika Febriana; Malik, Muh Syauqi; Imaduddin , Muhammad; Ardhyantama , Vit
Taman Cendekia: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 9 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tc.v9i1.19483

Abstract

Kurikulum tahun 2022 Sekolah Dasar telah diimplementasikan selama kurang lebih tiga tahun, sudah waktunya untuk melakukan evaluasi terhadap program yang termuat. Evaluasi program model formatif-sumatif (scriven model) sesuai untuk digunakan dalam kajian konseptual dan praktikal kurikulum. Bagaimanakah kurikulum 2024 SD secara konseptual? Benarkah membuat perubahan berbasis perubahan? Seberapakah jangkauan perubahan kualitatifnya? Pertanyaan kunci inilah yang dijawab sebagai hasil dan pembahasan. Pertama, kurikulum 2024 SD dengan filosofis pragmatis dan humanistik yang secara konseptual selaras dengan kodrat jaman. Kedua, pendekatan filosofis pragmatis dan humanistik memungkinkan perubahan kurikulum dilakukan sesuai kodrat alam dan kodrat jaman peserta didik. Secara faktual perubahan kurikulum 2024 SD dapat dilakukan pada rumpun kelas sebagai satuan terkecil, dinamika interaksi transaksi kelas akan selalu menjadi basis perubahan kurikulum operasional kelas. Ketiga, data hasil kajian dokumen, wawancara, dan observasi menunjukkan perubahan kualitatif pada capaian pembelajaran laten (outcomes).
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPS SD MELALUI PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN AUGMENTED REALITY Imaduddin, Muhammad; Andriningrum, Hana; Syauqi Malik, Muh; Febriana Wati, Ika; Ardhyantama, Vit; Indrawati, Delia; Kususma Wardani, Helda
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 4 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024 In Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i4.19919

Abstract

The purpose of the study was to improve the quality of elementary school social studies learning through the application of Problem-Based Learning (PBL) assisted by Augmented Reality (AR). The research design was adopted from the Kemmis and Taggart spiral design including the stages of planning, action, observation, and reflection. The subjects involved included fifth-grade students of SDN Sendangmulyo 01 Semarang City who were tested and observed. The data collected were then analyzed qualitatively and quantitatively. The results showed a significant increase in teacher skills, student activities, and learning outcomes. Teacher skills showed a significant increase, with an average score of Cycle 1 of 69.64% (good category), Cycle 2 of 73.21% (good), and Cycle 3 of 87.5% (very good). Student activity also increased, with an average score of Cycle 1 of 67.93% (good), Cycle 2 of 73.70% (good), and Cycle 3 of 81.89% (very good). The classical completeness of student learning outcomes showed a stable increase, from 64.85% in Cycle 1 to 75% in Cycle 2, and 85.71% in Cycle 3. Based on the findings, it can be concluded that the implementation of the AR-assisted PBL model is effective in improving the quality of social studies learning, as evidenced by increased teacher skills, student activities, and learning outcomes.
ERTIMO APP: MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN LITERASI AWAL DENGAN APLIKASI REKOMENDASI PEMBELAJARAN Andriningrum, Hana; Ardhyantama, Vit; Novitasari, Welly; Imaduddin, Muhammad; Malik, Muh Syauqi; Wati, Ika Febriana; Wardani, Helda Kusuma; Indrawati, Delia
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.26938

Abstract

The aim of this study was to develop and evaluate the ERTIMO application, a learning recommendation tool designed to enhance the quality of early Indonesian literacy instruction conducted by teachers. Utilizing the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) instructional design model, ERTIMO's content was systematically curated through an extensive literature review. The application's feasibility and effectiveness were assessed through expert validations and field trials, employing observations, assessment scales, running records, and writing assignments. Statistical analysis via T-tests confirmed that ERTIMO significantly improved learning quality, particularly in teacher engagement, student participation, and the utilization of learning media, while aspects such as instructional material and learning environment remained largely unchanged. The novelty of ERTIMO lies in its integration of a recommender system to assist teachers in organizing instruction, addressing the prevalent issue of inadequate strategy adoption in early reading and writing literacy for early elementary school class.
PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Afriza Muhammad Ikhsan; Amanda Kartika Widya Putri; Dindi Shifa Rohima Khairani; Tiara Himmatu Suroiya; Kholisotin Arnisa Ramadhani; Sahda Atika Ni’mah; Delia Indrawati; Hana Andriningrum
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.46523

Abstract

This study aims to examine the use of interactive learning media to improve the motivation and learning outcomes of elementary school students. The method used was a literature review of ten scientific articles published between 2022 and 2026, which were analyzed descriptively. The results indicate that interactive media such as multimedia, animated videos, and learning applications have a positive impact on student motivation, engagement, and understanding, as well as improving learning outcomes. However, their effectiveness is also influenced by teachers' learning strategies. Therefore, the use of interactive media requires appropriate planning to make learning more engaging and meaningful.
Pemanfaatan Cerita Rakyat Nusantara sebagai Media Penguatan Literasi Membaca pada Siswa Kelas Tinggi Sekolah Dasar: Studi Literatur Tisa Suci Murandari; Oktavia Ramadhani; Rita Yuliyaningsih; Ubennia Luthfiatussa’dia; Hana Andriningrum; Vit Ardhyantama; Muhammad Imaduddin
Jurnal Media Ilmu Volume 5 No. 1 Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmiu.v5i1.8183

Abstract

Literasi membaca merupakan keterampilan dasar yang penting bagi siswa sekolah dasar, namun kemampuan dan minat baca yang masih rendah dapat ditingkatkan melalui pemanfaatan cerita rakyat Nusantara sebagai media pembelajaran yang sarat nilai budaya dan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis hasil penelitian mengenai pemanfaatan cerita rakyat Nusantara sebagai media penguatan literasi membaca pada siswa kelas tinggi sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengacu pada tahapan Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analyses (PRISMA). Data penelitian diperoleh dari 19 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2020–2026 dan memenuhi kriteria inklusi penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan cerita rakyat Nusantara dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman, penguasaan kosakata, minat baca, dan kemampuan berpikir kritis siswa. Selain itu, cerita rakyat juga berperan dalam memperkuat literasi budaya serta menanamkan nilai-nilai karakter. Temuan penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat dapat diintegrasikan ke dalam berbagai media pembelajaran inovatif yang sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar.
Peran Artificial Intelligence dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Ubennia Luthfiatussa'dia; Rita Yuliyaningsih; Oktavia Ramadhani; Tisa Suci Murandari; Muhammad Imaduddin; Vit Ardhyantama; Hana Andriningrum
Jurnal Media Ilmu Volume 5 No. 1 Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmiu.v5i1.8143

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan kerangka PRISMA 2020. Dari 560 artikel yang diidentifikasi melalui database Scopus dan Google Scholar, diperoleh 20 artikel final setelah melalui proses seleksi ketat untuk dimasukkan dalam review. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI berperan signifikan dalam personalisasi pembelajaran, peningkatan pemahaman konsep IPA, penguatan keterlibatan siswa, dan efisiensi penilaian. Berbagai bentuk penerapan AI seperti adaptive learning, ITS, chatbot pendidikan, virtual laboratory, dan media berbasis AI terbukti memberikan dampak positif. Namun, implementasi di Indonesia masih menghadapi tantangan berupa kesenjangan infrastruktur digital, rendahnya literasi teknologi guru, dan minimnya regulasi adaptif. Artikel ini merekomendasikan pengembangan kapasitas guru, penguatan infrastruktur digital, dan integrasi AI dalam kebijakan pendidikan nasional.
Peningkatan Kualitas Pembelajaran IPS melalui PBL Berbantuan Mobile Learning Pada Kelas V Sekolah Dasar Muhammad Imaduddin; Nora Sara Damayanti; Hana Andriningrum; Helda Kusuma Wardani; Vit Ardhyantama; Melyza Vidhia Putri
Taman Cendekia: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 10 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tc.v10i1.21160

Abstract

Kualitas pembelajaran IPS di sekolah dasar menuntut pembelajaran yang efektif dalam mengoptimalkan keterampilan guru, aktivitas belajar, dan hasil belajar peserta didik, namun capaian tersebut belum optimal. Penelitian tindakan kelas memiliki tujuan peningkatan mutu pembelajaran IPS pada peserta didik kelas VA SDN Srondol Wetan 05 Semarang melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan mobile learning. Penelitian mengadaptasikan model spiral Kemmis dan Taggart bertahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data didapat melalui teknik tes dan non-tes dianalisis berpendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang konsisten pada keterampilan guru, aktivitas belajar, dan hasil belajar peserta didik. Keterampilan guru meningkat dari 50% di siklus I menjadi 62,5% di siklus II, 69,64% di siklus III, 73,21% di siklus IV, dan 87,5% di siklus V. Aktivitas peserta didik mengalami kenaikan dari 51,46% di siklus I menjadi 59,82%, 67,93%, 73,70%, hingga 81,89% di siklus V. Ketuntasan hasil belajar pun bertambah dari 28,75% di siklus I menjadi 53,93% di siklus II, 64,85% di siklus III, serta 75% dan 85,71% di siklus IV dan V. Temuan tersebut menegaskan bahwasanya penerapan model PBL berbasis mobile learning efektif meningkatkan kualitas pembelajaran IPS pada aspek proses maupun hasil belajar.
The Historical Development of Primary and Islamic Education in Indonesia: From Empire to Reform Era Muh Syauqi Malik; Kartika Dwi Astuti; Vit Ardhyantama; Muhammad Imaduddin; Hana Andriningrum; Helda Kusuma Wardani
DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 8 No. 1 (2025): VOLUME 8, NUMBER 1, 2025
Publisher : Program Studi PGSD, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/didaktika.v8i1.83921

Abstract

The phrase "Never Leave History" (Jasmerah) from Soekarno emphasized the importance of historical awareness. This article examines the evolution of basic education and basic Islamic education in Indonesia from the Islamic kingdom to the Reform era with a qualitative approach based on a literature review. Key findings reveal a significant shift in the Islamic basic education curriculum, transforming from a traditional Islamic boarding school-based approach to a formal school model that integrates modern science and technology. In addition, a dynamic pattern of education policy was found, seeking to balance the preservation of local-religious values with the demands of modernization and national development. This study also confirms that Islamic education functions not only as a transmission of knowledge but as a process of forming character, social identity, and cultural resilience according to Islamic teachings. The implications of this research are very important for the development of education policies that are inclusive, holistic, and responsive to social and cultural change. The unique contribution of this research can be seen from the cross-era analysis that provides a comprehensive picture of the resilience and adaptability of Islamic education in the face of socio-political challenges, while strengthening the historical foundations and Islamic values in the national education system.