Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK TEKNIK POSITIF REINFORCEMENT SURAT AT-TIN AYAT 4 TERHADAP PERCAYA DIRI SISWA MTs N SEMARANG zakiyya, ufi nawa; Zuhri, Ahmad Minan
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 Edisi Oktober 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v9i2.12781

Abstract

Abstrak. Percaya diri merupakan sikap positif individu yang memampukan dirinya untuk mengembangkan penilaian positif, baik terhadap dirinya maupun terhadap lingkungan atau situasi yang sedang dihadapinya. Idealnya percaya diri yang dimiliki individu haruslah berada pada kategori tinggi. Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya permasalahan percaya diri yang terjadi pada siswa. Percaya diri memiliki peranan penting bagi semua individu terutama dalam bidang pendidikan. Percaya diri merupakan modal dasar seseorang dalam memenuhi berbagai kebutuhan sendiri. Setiap siswa harus memiliki rasa percaya diri untuk mengetahui kemampuan yang ada dalam dirinya dan mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling kelompok teknik positif reinforcement berdasarkan Q.S at-tin ayat 4 untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif metode eksperimen dengan desain one group pretest posttest yaitu pemberian test sebelum serta setelah dilakukannya treatment. Hasil penelitian ini menunjukan pada saat pretest dan posttest dilakukan pengujian untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan terhadap rasa percaya diri siswa kelas VIII E di MTs N Semarang setelah konseling kelompok teknik positif reinforcement berdasarkan Q.S At-tin ayat 4. Pengujian ini dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics 20.0. Nilai mean pada pretest yaitu 42,75 sedangkan setelah dilakukan treatment nilai mean mengalami peningkatan menjadi 80,38. Selain dilihat pada rata-rata nilai pretest dan posttest dilakukan uji hipotesis dengan hasil nilai sig. (2-tailed) sebesar 0.000 >0.05 maka dapat diambil kesimpulan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat perbedaan mean antara pretest dengan posttest hal ini menunjukan bahwa konseling kelompok teknik positif reinforcement berdasarkan Q.S At-tin ayat 4 efektif dalam meningkatkan rasa percaya diri siswa kelas VIII E di MTs N Semarang.Kata Kunci: Positif Reinforcement, Percaya Diri 
Urgensi spiritual well-being (SWB) pada kelompok lansia: systematic literature review (SLR) Zuhri, Ahmad Minan; Mulawarman, Mulawarman; Mulyani, Petra Kristi
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 3 (2025): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.833577

Abstract

The increasing number of elderly groups poses challenges such as loneliness, decreased physical abilities, and mental health problems. Spiritual well-being is considered a key factor in helping the elderly overcome these problems. Through Spiritual Well-Being can significantly overcome these aspects in the lives of the elderly. This study aims to analyze the importance of Spiritual Well-Being (SWB) in the lives of the elderly to provide direction and guidance in living life. This study uses the Systematic Literature Review (SLR) method with the PRISMA diagram. The results of the study showed that (1) the impact of SWB on the elderly group is an increase in well-being, quality of life, mental and physical health, and reducing stress and depression levels. (2) factors that influence SWB in the elderly group are social support, social participation, self-perception, religious beliefs, education and economic levels and culture and traditions.
Kolaborasi Guru Bimbingan dan Konseling dengan Ustadz dalam Mengatasi Ketidakdisiplinan Shalat Berjamaah di PPM SMA Islam Plus Bina Insani Susukan Akbar, Gilbran Alif; Zuhri, Ahmad Minan
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.3113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui faktor yang mempengaruhi ketidakdisiplinan shalat berjamaah pada siswa kelas XI di PPM Islam Plus Bina Insani Susukan 2) mengidentifikasi upaya guru bimbingan dan konseling dengan ustadz di PPM SMA Islam Plus Bina Insani Susukan dalam mengatasi ketidakdisiplinan shalat berjamaah siswa 3) mengidentifikasi dampak kolaborasi guru bimbingan dan konseling bersama ustadz terhadap perilaku ketidakdisiplinan shalat berjamaah pada siswa putra kelas XI. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi terhadap guru BK, ustadz, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) terdapat faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi ketidakdisiplinan shalat berjamaah siswa. 2) Beberapa upaya kolaborasi yang dilakukan oleh guru BK dan ustadz dalam mengatasi sholat berjamaah adalah diskusi rutin setelah shalat berjamaah, rapat bulanan dan mingguan untuk evaluasi dan refleksi, serta membentuk grup komunikasi online untuk mengatasi keterbatasan waktu tatap muka. 3) Kolaborasi antara guru BK dan ustadz dalam menangani perilaku ketidakdisiplinan shalat berjamaah memiliki dampak positif dan negatif. Dampak tersebut dapat diklasifikasikan menjadi dua kategori utama, yakni dampak terhadap siswa serta dampak terhadap guru BK dan ustadz.
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK TEKNIK POSITIF REINFORCEMENT SURAT AT-TIN AYAT 4 TERHADAP PERCAYA DIRI SISWA MTs N SEMARANG zakiyya, ufi nawa; Zuhri, Ahmad Minan
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 Edisi Oktober 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v9i2.12781

Abstract

Abstrak. Percaya diri merupakan sikap positif individu yang memampukan dirinya untuk mengembangkan penilaian positif, baik terhadap dirinya maupun terhadap lingkungan atau situasi yang sedang dihadapinya. Idealnya percaya diri yang dimiliki individu haruslah berada pada kategori tinggi. Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya permasalahan percaya diri yang terjadi pada siswa. Percaya diri memiliki peranan penting bagi semua individu terutama dalam bidang pendidikan. Percaya diri merupakan modal dasar seseorang dalam memenuhi berbagai kebutuhan sendiri. Setiap siswa harus memiliki rasa percaya diri untuk mengetahui kemampuan yang ada dalam dirinya dan mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling kelompok teknik positif reinforcement berdasarkan Q.S at-tin ayat 4 untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif metode eksperimen dengan desain one group pretest posttest yaitu pemberian test sebelum serta setelah dilakukannya treatment. Hasil penelitian ini menunjukan pada saat pretest dan posttest dilakukan pengujian untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan terhadap rasa percaya diri siswa kelas VIII E di MTs N Semarang setelah konseling kelompok teknik positif reinforcement berdasarkan Q.S At-tin ayat 4. Pengujian ini dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics 20.0. Nilai mean pada pretest yaitu 42,75 sedangkan setelah dilakukan treatment nilai mean mengalami peningkatan menjadi 80,38. Selain dilihat pada rata-rata nilai pretest dan posttest dilakukan uji hipotesis dengan hasil nilai sig. (2-tailed) sebesar 0.000 >0.05 maka dapat diambil kesimpulan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat perbedaan mean antara pretest dengan posttest hal ini menunjukan bahwa konseling kelompok teknik positif reinforcement berdasarkan Q.S At-tin ayat 4 efektif dalam meningkatkan rasa percaya diri siswa kelas VIII E di MTs N Semarang.Kata Kunci: Positif Reinforcement, Percaya Diri 
Agama islam sebagai obyek dan gejala sosial budaya dalam kajian ilmiah (sebuah refleksi kajian filosofis studi islam) Zuhri, Ahmad Minan
Indonesian Journal of Muhammadiyah Studies (IJMUS) Vol. 2 No. 2 (2021): Indonesian Journal of Muhammadiyah Studies
Publisher : Majelis Pembinaan Kader Sumber Daya Insani Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62289/ijmus.v2i2.19

Abstract

This paper seeks to provide insight that the emergence of Islam has a very large influence on aspects of people's lives. Historically, Islam has become an object that gives a new color to people's lives, giving rise to symptoms that can change the order of life. Social and cultural aspects are the focus of discussion in this article in order to focus on a comprehensive discussion. The method used in this study uses a qualitative approach to literature study by comprehensively analyzing studies related to philosophical studies of Islamic studies. The results show that all the commands in the Qur'an that are carried out by Muslims have a very large influence on the social and cultural communities that exist in society. Keywords: Islam, Socio-cultural Symptoms, Scientific Studies
Urgensi Inovasi dan Literasi dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Sekolah Laili, Zuhrotul; Zuhri, Ahmad Minan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.7943

Abstract

Penelitian ini membahas pentingnya inovasi dan literasi dalam pegembangan kurikulum PAI di sekolah yang harus selalu diciptakan dalam rangka memberikan dorongan dan nilai sustainable seiring laju perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang berorientasi pada studi kepustakaan, Teknik pengumpulan data menggunakan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan tema yang dibahas dan Teknik analisis data menggunakan Teknik deskriptif analitis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Inovasi Kurikulum dilakukan agar suatu gagasan atau praktek kurikulum baru dapat mengadopsi bagian-bagian yang potensial dari kurikulum tersebut dengan tujuan untuk memecahkan masalah atau mencapai tujuan tertentu sehingga nilai sustainablenya dapat menyesuaikan perkembangan IPTEK. (2) literasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam diperlukan agar proses pelaksanaan 4M (membaca, menyimak, menulis dan menyampaikan) yang menjadikan siswa lebih aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas, seperti siswa aktif untuk membaca, menyimak penjelasan guru ataupun temanya, mencatat informasi yang disampaikan, serta mampu untuk menyampaikan pendapatnya.
Implementasi Program Bahasa Arab Dalam Pembelajaran PJOK Di MTs SA Al Mina Bandungan Sabila, Aisyah Miftakhul; Munazar, Avif; Fuad, Muhammad Dawaul; Zuhri, Ahmad Minan
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 4 (2025): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol4.Iss4.2218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi integrasi bahasa Arab dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di madrasah. Bahasa Arab tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi ibadah, tetapi juga sebagai media pembentukan karakter dan sarana penguatan lingkungan berbahasa di sekolah Islam. Melalui integrasi bahasa Arab dalam kegiatan jasmani seperti pemanasan dan latihan gerak, guru PJOK menciptakan suasana pembelajaran kontekstual dan komunikatif yang mendorong siswa menggunakan bahasa Arab secara alami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru serta aktivitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan instruksi berbahasa Arab dalam pembelajaran PJOK dapat meningkatkan motivasi, keaktifan, serta kemampuan reseptif dan produktif siswa dalam berbahasa Arab. Strategi guru melalui pembiasaan, latihan (drilling), dan penerapan metode Total Physical Response (TPR) terbukti efektif dalam menumbuhkan keterampilan berbahasa secara kontekstual. Dengan demikian, integrasi bahasa Arab dalam pembelajaran PJOK menjadi salah satu inovasi strategis untuk memperluas praktik berbahasa dan membentuk karakter religius siswa.