ULFA, SANTI NOFRIA
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

BERFIKIR TEORITIS DAN GRAND TEORI DALAM ILMU SOSIAL ULFA, SANTI NOFRIA; FITRISIA, AZMI; FATIMAH , SITI
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v4i4.3737

Abstract

This article discusses critical thinking and grand theory in social sciences and their relationship in the social context of how to think theoretically in its application and development of grand theory in social sciences, writing this article uses a library method or literature study. Theoretical thinking uses a way to analyze, evaluate, and interpret information objectively to explain social phenomena that have the purpose of using abstract concepts and ideologies. Grand theory in social sciences seeks to provide a comprehensive framework of understanding of social structure, power dynamics, and the relationship between individuals and society. This article discusses how critical thinking and grand theory help in research studies or social scientists to analyze the truth and develop more relevant approaches through a review of the main theories in social sciences in the ever-evolving changes. It is concluded that critical thinking is an important element in formulating and developing grand theory in social sciences that can provide in-depth insights into social structure and social change. ABSTRAKArtikel ini membahas terkait berfikir kritis dan grand teori dalam ilmu sosial serta ketarkaitan keduanya dalam konteks sosial bagaimana berfikir teoritis dalam penerapannya dan pengembangan grand teori dalam ilmu sosial, penulisan artikel ini menggunakan motede kepustakaan atau studi literatur. Berfikir teoritis menggunaan cara untuk menganalisis, mengevaluasi, dan menafsirkan informasi secara objektif untuk menjelaskan fenomena sosial yang memiliki tujuan penggunaan konsep-konsep dan ideologi abstrak. Grand teori dalam ilmu sosial berusaha untuk memberikan kerangka pemahaman yang menyeluruh mengenai struktur sosial, dinamika kekuasaan, serta hubungan antara individu dan masyarakat. Artikel ini membahas bagaimana berpikir kritis dan grand teori membantu dalam kajian penelitian atai ilmuan sosial untuk menganalisa kebenaran dan mengembangkan pendekatan yang lebih relevan melalui tinjauan terhadap teori-teori utama dalam ilmu sosial dalam perubahan yang terus berkembang. Maka disimpulkan bahwa berpikir kritis merupakan elemen penting dalam merumuskan dan mengembangkan grand teori dalam ilmu sosial yang dapat memberikan wawasan mendalam tentang struktur sosial dan perubahan sosial.
INOVASI PEMERINTAH DAERAH DALAM PENERAPAN KEBIJAKAN PUBLIK DAN PELAYANAN PUBLIK Ulfa, Santi Nofria; Frinaldi, Aldri
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i2.5965

Abstract

Innovation in local government is the main key to improving the quality of public services and the effectiveness of policies that are able to answer the challenges of development dynamics. The background is supported by regulatory rules, such as Government Regulation Number 38 of 2017 and Law Number 23 of 2014, which emphasize the importance of innovation as an effort to renew governance to be more efficient, transparent, and community-oriented. This article discusses various aspects of innovation, starting from the basic concepts of innovation and innovation in public policy, to the application of digital technology that supports the effectiveness of public services. In addition, the challenges faced are also discussed, such as resistance to change and limited resources, as well as strategic strategies to overcome them through increasing human resource capacity and synergy between stakeholders. The research approach used is a qualitative approach with a descriptive analytical method, which is obtained from a literature study of various sources in the form of books, journals, and scientific articles. Through this analysis, it can be concluded that innovation is a key factor in building adaptive, accountable, and sustainable local government governance in order to improve community welfare in real terms. ABSTRAKInovasi dalam pemerintahan daerah menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas kebijakan yang mampu menjawab tantangan dinamika pembangunan. Latar belakangnya didukung oleh aturan regulasi, seperti Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, yang menegaskan pentingnya inovasi sebagai upaya pembaruan tata kelola pemerintahan agar lebih efisien, transparan, dan berorientasi pada masyarakat. Artikel ini membahas berbagai aspek inovasi, mulai dari konsep dasar inovasi dan inovasi dalam kebijakan publik, hingga penerapan teknologi digital yang mendukung efektivitas layanan publik. Selain itu, dibahas pula tantangan yang dihadapi, seperti resistensi terhadap perubahan dan keterbatasan sumber daya, serta strategi strategis untuk mengatasinya melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan sinergi antar stakeholder. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis, yang diperoleh dari studi kepustakaan terhadap berbagai sumber berupa buku, jurnal, dan artikel ilmiah. Melalui analisis ini, dapat disimpulkan bahwa inovasi merupakan faktor kunci dalam membangun tata kelola pemerintahan daerah yang adaptif, akuntabel, dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata.
Regional Resource Management as a Strengthening of the Role of Local Government in Merangin Regency Ulfa, Santi Nofria; Frinaldi, Aldri; Magriasti, Lince; Naldi, Hendra
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 9 No 1 (2026): Sharia Economics
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v9i1.9308

Abstract

Regional resource management is a crucial aspect in strengthening the capacity and independence of local governments in supporting sustainable development. This article analyzes the role of the Merangin Regency government in managing regional resources in Merangin Regency, which have the potential to support sustainable economic, social, and environmental development, such as in the agriculture, forestry, tourism, and mining sectors. However, the success of this management is still hampered by various challenges and obstacles, such as limited infrastructure, environmental damage, illegal activities, low local economic added value, and the weak capacity of local government institutions to optimally manage potential. Through a literature review method, this study emphasizes that effective resource management can improve community welfare and support regional development oriented towards ecosystem sustainability and community empowerment. Strengthening the role of local governments, including in spatial planning, human resource development, and intersectoral collaboration, is key to optimizing resource potential. Therefore, the success of resource management in Merangin Regency depends heavily on increasing institutional capacity and implementing effective, environmentally and sustainably oriented policies. These obstacles must be addressed comprehensively so that the resource potential in Merangin Regency can be optimally utilized to improve community welfare and the sustainability of its ecosystem.
Akuntabilitas keuangan daerah dalam mengelola APBD di Kabupaten Merangin Ulfa, Santi Nofria; Frinaldi, Aldri; Asnil; Putri, Nora Eka
Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol. 8 No. 5 (2025): Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Departement Of Accounting, Indonesian Cooperative Institute, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/fairvalue.v8i5.5782

Abstract

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) adalah alat penting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), terutama dalam hal akuntabilitas dan transparansi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memeriksa akuntabilitas keuangan daerah dalam pengelolaan APBD Pemerintah Kabupaten Merangin dengan melihat bagaimana perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban keuangan daerah berkorelasi satu sama lain. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi pustaka. Peraturan perundang-undangan, literatur akademik, laporan keuangan daerah, dan dokumen Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kabupaten Merangin Tahun Anggaran 2025 diselidiki dan dianalisis. Kajian menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) telah meningkat, defisit anggaran telah ditangani, dan alokasi belanja modal untuk pembangunan telah meningkat. Namun, pengelolaan keuangan daerah masih menghadapi banyak masalah. Beberapa di antaranya adalah ketergantungan yang besar terhadap dana transfer pemerintah pusat dan dominasi belanja operasi, terutama belanja pegawai. Akibatnya, untuk mewujudkan pengelolaan APBD yang lebih akuntabel, berkelanjutan, dan berfokus pada kemakmuran masyarakat, diperlukan peningkatan kemandirian fiskal, efisiensi belanja, dan kualitas perencanaan dan transparansi anggaran.