Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analysis Of Employee Performance At UD Bintang Laut Rahmat Zulkarnain
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 2 No. 3 (2024): NJMS - Oktober 2024
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A supplier of frozen fish, UD Bintang Laut is situated in Lenteng, Sumenep. The fresh tuna and other fish obtained from Indonesian ports are used to make the frozen fish products. It is impossible to separate UD Bintang Laut's dedication to offering high-quality fresh fish from each employee's part in organizing, carrying out, and monitoring the quality of high-quality fresh products using a variety of productive and management techniques that are competent, effective, and enforce employee discipline. UD Bintang Laut is indicated to be experiencing problems with the performance of its employees, because this is due to the decline in company production and sales. Direct data collecting was done with the use of research tools in the form of questionnaires. The form of the questionnaire is in the form of written questions, the aim is to obtain information from respondents about what they experience and know in their work environment. The form of questionnaire created as an instrument in this writing is a closed questionnaire because respondents only have to choose the answers that have been provided. In this study, structural equation modeling (SEM) based on variant or component analysis is used for quantitative analysis. The 25 individuals who worked at UD Bintang Laut made up the population used in this study. Since there are fewer than 100 respondents in the population, saturated/census sampling will be the sample method employed in this study. Thus, the author included all 25 responders, or employees, from the UD Bintang Laut population. The research results show that Competence (X1) has a significant positive effect on Employee Performance (Y), Discipline (X2) has a significant positive effect on Employee Performance (Y).
Penguatan Branding UMKM Camilan Khas Madura melalui Pelatihan dan Pendampingan Desain Logo untuk Meningkatkan Nilai Tambah Produk: Pengabdian Jannatul Firdaus; Nurul Hidayat; Najiatun; Hertin Khalifatun Nisa Arifah; Edi Awan; Rahmat Zulkarnain
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2652

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, termasuk UMKM camilan khas Madura yang menyimpan potensi besar untuk dikembangkan. Namun, lemahnya aspek branding, khususnya desain logo, masih menjadi hambatan dalam meningkatkan daya saing produk. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat branding UMKM camilan khas Madura melalui pelatihan dan pendampingan pembuatan desain logo berbasis identitas lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang mencakup tiga tahap utama: (1) pelatihan dasar desain logo dan branding, (2) pendampingan individual dalam pembuatan logo, dan (3) monitoring serta evaluasi hasil. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan, di mana 80% UMKM peserta berhasil memiliki logo baru yang mencerminkan identitas lokal dan diaplikasikan secara konsisten pada kemasan produk. Dampak utama dari program ini meliputi peningkatan citra profesional produk, penguatan identitas lokal, meningkatnya rasa percaya diri pelaku UMKM, serta bertambahnya minat konsumen. Dengan demikian, pelatihan dan pendampingan desain logo terbukti efektif dalam meningkatkan nilai tambah produk sekaligus memperkuat daya saing UMKM camilan khas Madura di pasar yang semakin kompetitif.
Pendampingan Peningkatan Kapasitas Usaha Empu Keris di Desa Wisata Aeng Tong-Tong Kabupaten Sumenep melalui Penyusunan Business Model Canvas dan Penguatan Pemasaran Digital: Pengabdian Nur Diana Khalida; Rahmat Zulkarnain; Ahmad Syauqi; Hanifah Fauziyah; Any Sani’atin; hidayat, Nurul Hidayat; Wakik; Najiatun
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5567

Abstract

Kerajinan keris merupakan produk budaya tradisional yang memiliki nilai historis, filosofis, dan ekonomi tinggi, namun belum sepenuhnya didukung oleh kemampuan pengelolaan usaha yang memadai. Empu dan pengrajin keris di Desa Wisata Aeng Tong-Tong, Kabupaten Sumenep, menghadapi berbagai permasalahan, antara lain belum tersusunnya model bisnis yang terstruktur serta minimnya pemanfaatan pemasaran digital dalam pengembangan usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha empu keris melalui pendampingan penyusunan Business Model Canvas (BMC) dan penguatan strategi pemasaran digital sebagai upaya mendukung keberlanjutan usaha dan pelestarian budaya lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-kolaboratif yang meliputi pelatihan penyusunan BMC, pendampingan pemasaran digital, serta monitoring dan evaluasi implementasi program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra terhadap struktur model bisnis, segmentasi pasar, dan strategi pemasaran berbasis digital. Selain itu, terjadi peningkatan kapasitas manajerial, perluasan wawasan pasar, serta kepercayaan diri empu dalam mengembangkan usaha secara lebih terencana dan berorientasi pasar. Program ini memberikan dampak multidimensional, tidak hanya pada aspek ekonomi, tetapi juga dalam memperkuat kesadaran mitra akan pentingnya strategi bisnis untuk menjaga keberlanjutan kerajinan keris sebagai warisan budaya. Kegiatan pengabdian ini berpotensi menjadi model pemberdayaan pengrajin berbasis potensi lokal yang terintegrasi antara penguatan ekonomi kreatif dan pelestarian budaya.