Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Krim Penghilang Bekas Luka Pada NNB di Desa Situmbaga Kecamatan Angkola Selatan Lubis, Afrina Dewi; Dongoran, Rini Fitiani; Harahap, Cory Linda; Diningsih, Ayus; Hasibuan, Elmi Sariani; Nur Insan, Hafni
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 2 (2023): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v7i2.3633

Abstract

Masalah bekas luka pada kulit merupakan salah satu isu kesehatan yang sering diabaikan di masyarakat pedesaan, termasuk di Desa Situmbaga, Kecamatan Angkola Selatan. Akses terhadap produk perawatan kulit komersial yang aman dan efektif terbatas, sehingga masyarakat masih bergantung pada pengobatan tradisional yang belum tentu efektif. Dalam upaya memberdayakan masyarakat dan memanfaatkan potensi bahan alam lokal, dilaksanakan pelatihan pembuatan krim penghilang bekas luka berbasis Biji Pinang dan Bonggol Nanas. Biji Pinang mengandung tanin yang dapat mempercepat penyembuhan luka, sedangkan Bonggol Nanas mengandung enzim bromelain yang berfungsi sebagai anti-inflamasi dan membantu regenerasi kulit. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan teknis kepada warga Desa Situmbaga, khususnya wanita dan remaja, dalam memproduksi krim penghilang bekas luka yang aman, murah, dan ramah lingkungan. Pelatihan dilaksanakan melalui metode demonstrasi dan praktik langsung. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta dapat dengan mudah mengikuti proses pembuatan krim dan menghasilkan produk dengan kualitas yang baik. Selain itu, pelatihan ini juga membuka peluang usaha mikro berbasis kosmetik alami bagi masyarakat. Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan peserta mengenai manfaat bahan alam, tetapi juga berkontribusi dalam upaya pemberdayaan ekonomi lokal. Diharapkan dengan dukungan lebih lanjut, produk krim alami ini dapat dikembangkan menjadi produk komersial yang dapat dipasarkan secara lebih luas.
Evaluation of the Management of Pharmaceutical Preparations at the Batunadua Padangsidimpuan Community Health Center in 2023 mayasari, Dini; Diningsih, Ayus; Ritonga, Nefonavratilova
Jurnal Kesehatan LLDikti Wilayah 1 (JUKES) Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober : Health Science
Publisher : LLDIKTI Wilayah 1

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54076/jukes.v4i1.494

Abstract

Management of pharmaceutical preparations through pharmaceutical services at community health centers includes several activities, namely planning, procurement, receiving, storage, distribution and control. The aim of this research is to find out the mechanism for managing pharmaceutical preparations at the Batunadua Community Health Center. This research uses an observational descriptive method. The population and sample in this study is all drug management data which includes planning, procurement, receipt, storage, distribution and control of the Batunadua Community Health Center in 2023. The place and time of the research was at the Batunadua Community Health Center, Padangsidimpuan City in May-June 2024. The instruments used were observation checklist sheet and interview sheet. The results obtained from this research are the planning stage with 100% results, procurement with 100% results, receipt with 100% results, storage with 80% results, distribution with 100% results and control with 100% results. The conclusion of this research is that the management of pharmaceutical preparations at the Batunadua Community Health Center is in accordance with Minister of Health Regulation no. 74 of 2016.
Formulation of a Cream Preparation From Areca Nut Seed (Areca Catechu) And Pineapple Stump (Ananas Comosus) as A Scar Remover Lubis, Afrina Dewi; Dongoran, Rini; Diningsih, Ayus
Jurnal Kesehatan LLDikti Wilayah 1 (JUKES) Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober : Health Science
Publisher : LLDIKTI Wilayah 1

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54076/jukes.v3i2.498

Abstract

This study aims to formulate and evaluate a topical cream preparation based on areca nut seed (Areca catechu) and pineapple stump (Ananas comosus) extracts as a scar-removing agent. Areca nut seeds contain tannins and flavonoids, which act as antioxidants, while pineapple stumps contain bromelain, an enzyme with proteolytic and anti-inflammatory properties. These ingredients were selected for their ability to accelerate wound healing and stimulate the regeneration of damaged skin tissue. The cream formulation was prepared by incorporating areca nut seed and pineapple stump extracts into a cream base using a hot emulsification method. The resulting cream was then physically tested for homogeneity, viscosity, spreadability, pH, and stability at room temperature and accelerated conditions over a 30-day period. Additionally, an in vivo test was conducted on male rats with incisions on the dorsal area to assess the cream’s effectiveness in accelerating wound healing and reducing scar formation. The findings indicate that the formulated cream has good physical stability, high homogeneity, suitable viscosity for topical use, optimal spreadability, and a skin-safe pH. The in vivo test showed that rats treated with the areca nut and pineapple stump cream experienced faster wound healing compared to the control group. Histopathological analysis revealed increased epithelial tissue regeneration and reduced scar tissue formation. Thus, the cream formulation from areca nut seeds and pineapple stump has the potential to be developed as an effective natural product for scar treatment. This product provides a safer and more environmentally friendly alternative to the synthetic chemical-based products commonly available on the market.
MENINGKATKAN PENGETAHUAN ANAK TENTANG LANGKAH MENCUCI TANGAN YANG BAIK DAN BENAR Sintia, Ulma; diningsih, ayus; Hasibuan, Elmi Sariani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu indikator perilaku hidup bersih dan sehat adalah cuci tangan pakai sabun (CTPS) yaitu cara mencuci tangan pakai sabun untuk mencegah berbagai penyakit.CTPS diterapkan untuk memutus rantai penularan penyakit.Penyuluhan tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi kepada anak- anak mengenai pentingnya mencuci tangan dengan sabun, kapan waktu yang tepat untuk mencuci tangan dengan sabun, cara mencuci tangan dengan sabun yang baik dan benar, serta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar anak terhindar dari infeksi virus.Ada dua metode yang dilakukan penyuluhan dan simulasi/latihan. Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak SDN Sibongbong. Setelah dilakukan penyuluhan ini,anak mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam kegiatan cuci tangan menggunakan sabun.Hal ini dibuktikan dengan lancarnya cuci tangan pakai sabun dan jawaban akurat atas pertanyaan kami.
Memberikan Edukasi Pola Pemberian Makan Pada Anak Rangkuti, Juni Andriani; Nugraeny, Lolita; Rangkuti, Nur Aliyah; Diningsih, Ayus; Dewi, Ratna
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i3.1865

Abstract

Masalah stunting pada balita menjadi isu global kesehatan yang signifikan. Pola pemberian makan dalam lingkungan keluarga sangat terkait dengan nilai-nilai budaya dan gaya hidup sehat keluarga. Edukasi bertujuan memberikan pemahaman kepada orangtua tentang stunting dan konsekuensinya jika nutrisi anak tidak sesuai dengan standar gizi. Stunting adalah dampak buruk pada gizi yang menghambat pertumbuhan dan perkembangan optimal anak. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada masyarakat, khususnya orangtua, tentang pentingnya memberikan makanan seimbang dan bergizi kepada anak-anak. Upaya ini telah meningkatkan kesadaran dan praktik makan yang lebih baik, dengan harapan mengurangi risiko stunting. Selain menciptakan generasi muda yang lebih sehat, ini juga memberikan dasar kuat bagi perkembangan intelektual anak-anak, yang akan membawa dampak positif pada masa depan mereka. Kata kunci : Anak stunting, Pola pemberian makan, Menu bergizi. ABSTRAK The issue of stunting in toddlers has become a significant global health concern. The feeding patterns within the family environment are closely linked to cultural values and the healthy lifestyle of the family. Education aims to provide parents with an understanding of stunting and its consequences if a child's nutrition does not meet the nutritional standards. Stunting is an adverse effect on nutrition that hinders optimal growth and development in children. This activity aims to impart understanding and knowledge to the community, especially parents, about the importance of providing balanced and nutritious meals to children. These efforts have increased awareness and improved eating practices, with the hope of reducing the risk of stunting. In addition to creating a healthier younger generation, this also provides a strong foundation for the intellectual development of children, which will have a positive impact on their future.
PEMANFAATAN DAUN KELOR UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI DESA SIPANGKO KECAMATAN ANGKOLA MUARA TAIS Rambe, Risky Pebriandi; Diningsih, Ayus; Dini Mayasari; Anwar Syahadat
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM Universitas MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jam.v5i1.635

Abstract

Latar Belakang: ASI sangat penting bagi bayi dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan, karena didalam ASI terdapat berbagai macam zat yang berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan bayi. Sehingga jika produksi ASI kurang maka dapat menimbulkan dampak yang kurang baik,Peningkatan produksi Asi dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dalam memanfaatkan daun kelor karena di dalam daun kelor terdapat zat yang dapat meningkatkan produksi ASI. Metode: Metode yang digunakan penyuluhan dengan Langkah yang dilakukan yaitu pendekatan tingkat desa, survei mawas diri, musyawarah masyarakat desa, dan kegiatan intervensi. Hasil: Berdasarkan prioritas masalah didapatkan prioritas pertama adalah melakukan peningkatan pengetahuan ibu tentang cara meningkatkan produksi ASI yaitu dengan membuat olahan daun kelor. Hasil kegiatan menunjukkan masyarakat yang hadir memberi respon cukup baik dari permulaan penyuluhan sampai akhirnya masyarakat mengerti dan berusaha untuk melakukan seperti apa yang dijelaskan selama proses penyuluhan.
PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA PEREMPUAN MENGENAI VULVA HYGIENE DALAM UPAYA PROMOTIF DAN PREVENTIF DI SMP 6 KOTA PADANGSIDIMPUAN Nasution, Nur Arfah; Lubis, Arisa Harfa Said; Siregar, Miftahul Khoiriyah; Simamora, Asnil Adli; Mutia, Fatma; Diningsih, Ayus; Pulungan, Riski
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 2 (2024): Vol. 6 No. 2 Agustus 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organ reproduksi merupakan salah satu organ tubuh yang sensitif dan memerlukan perawatan khusus. Pengetahuan dan perawatan yang baik merupakan faktor penentu dalam memelihara kesehatan reproduksi. Salah satu gejala terjadinya kelainan atau penyakit pada organ reproduksi adalah Keputihan. Berdasarkan data penelitian tentang kesehatan reproduksi wanita menunjukkan 75% wanita di dunia pasti menderita keputihan, paling tidak sekali dalam hidupnya. Sedangkan wanita Indonesia sendiri 75% pasti mengalami keputihan minimal satu kali dalam hidupnya. Lebih dari 70% wanita Indonesia mengalami keputihan yang disebabkan oleh jamur dan parasit seperti cacing kremi atau protozoa (Trichomonas vaginalis). Bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan adalah penyuluhan kesehatan tentang vulva hygiene. Penyuluhan Kesehatan dilakukan untuk menjelaskan secara mendalam tentang vulva hygiene, termasuk defenisi, penyebab, gejala, pencegahan, penatalaksanaan dan dampaknya pada kehidupan sehari-hari. Penyuluhan ini dilakukan pada siswi di SMP 6 Kota Padangsidimpuan penyuluhan ini dilakukan dengan metode ceramah,Tanya jawab kemudian dilanjutkan dengan diskusi dengan siswi .dengan diadakannya penyuluhan ini siswi perempuan di SMP 6 Kota Padangsidimpuan dapat disimpulkan bahwa penyuluhan kesehatan tentang vulva hygiene terbukti dapat meningkatkan pengetahuan peserta penyuluhan tentang vulva hygiene pada remaja perempuan di sekolah. Tujuan Pengabdian: untuk meningkatkan Pengetahuan Remaja Perempuan Mengenai Vulva Hygiene
PKM PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG BAHAYA MEROKOK KEPADA REMAJA DI DESA SIBONGBONG KECAMATAN ANGKOLA SELATAN Diningsih, Ayus; Nasution, Nur Arfah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 2 (2024): Vol. 6 No. 2 Agustus 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini merupakan bentuk aplikasi dalam pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa. Berdasarkan hasil survey wawancara dan observasi ditemukan permasalahan remaja yang merokok. Merokok adalah menghisap bahan-bahan yang berbahaya bagi tubuh yang mempengaruhi Kesehatan. Kegiatan PKM yang dilakukan di desa Sibongbong dengan sasarannya adalah remaja (NNB) baik wanita dan laki-laki. Berdasarkan hasil angket usia remaja yang merokok yaitu 28,6% berusia 15 tahun, 22,9% berusia 16 tahun, 31,4% berusia 17 tahun, 8,6% berusia 18 tahun, 8,6% berusia 19 tahun. Sedangkan berdasarkan jenis kelamin yaitu 100% remaja yang berokok berjenis kelamin laki- laki. Metode yang digunakan pada implementasi Pendidikan Kesehatan ini secara langsung yaitu penyuluhan dengan menggunakan media poster. Hasil dari kegiatan PKM ini sudah ada peningkatan pengetahuan remaja tentang bahaya rokok sebanyak 80 % dan 40% remaja berkeinginan untuk berhenti merokok. Kesimpulan dari PKM ini adalah Remaja sangat antusis terhadap penyuluhan yang di lakukan dilihat dari 80% remaja meningkat pengetahuannya dan ada kemauan untuk berhenti merokok.
PENERAPAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DEMI KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA SIBONGBONG Hadi, Husnul; Diningsih, Ayus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 2 (2024): Vol. 6 No. 2 Agustus 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan suatu perilaku dimana seseorang menerapkan perilaku kebersihan dalam kehidupan sehari-harinya dengan memperhatikan tingkat kesehatannya. Hidup sehat merupakan hal yang seharusnya diterapkan oleh setiap orang karena manfaat yang didapat sangat banyak, mulai dari kesehatan jiwa dan raga hingga kefokusan dalam mengerjakan sesuatu, serta pada kesejahteraan hidup anggota keluarga serta terciptanya suasana yang indah, asri serta damai sehingga membuat lingkungan hidup terasa nyaman. Kelompok mahasiswa KKN UNAR memiliki misi untuk menjadikan masyarakat desa sibongbong menyadari akan pentingnya menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat melalui beberapa program kerja terkait dengan PHBS. Beberapa kegiatan yang dilakukan yaitu penyuluhan kebersihan lingkungan serta penyuluhan cara mengolah sampah organik dan anorganik , yang dilakukan di desa sibongbong , mengingat masih rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan. Hasilnya, melalui beberapa kegiatan di atas mampu menyadarkan masyarakat akan pentingnya menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat serta dapat memberi pengetahuan kepada masyarakat terkait bagaimana menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat secara tepat.
Information and Education Covid-19 in Paran Padang Village, Sipirok District in 2020 Diningsih, Ayus; Ritonga, Nefonavratilova
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 1 (2021): Vol.3 No.1 April 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.892 KB) | DOI: 10.51933/jpma.v3i1.313

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) is a new type of disease that has never been previously identified in humans. The virus that causes COVID-19 is called Sars-CoV-2. Corona viruses are zoonotic (transmitted between animals and humans). Meanwhile, the animal that is the source of transmission of COVID-19 is still unknown. Based on scientific evidence, COVID-19 can be transmitted from human to human through coughing / sneezing (droplets). People who are most at risk of contracting this disease are people who are in close contact with COVID-19 patients including those caring for COVID-19 patients. Common signs and symptoms of Covid-19 infection include symptoms of acute respiratory distress such as fever, cough and shortness of breath. The average incubation period is 5-6 days, with an incubation period of fever, cough and shortness of breath. In severe cases, Covid-19 can cause pneumonia, acute respiratory syndrome, kidney failure, and even death. This community service program aims to increase public knowledge about Covid-19 information and education in Paran Padang Village, Sipirok District and increase public awareness about healthy living habits to prevent Covid-19 transmission. The target of the extension activities is all people in Paran Padang Village, Sipirok District. The expected result of this counseling is an increase in public knowledge about Covid-19 starting from signs, symptoms, causes, diagnosis, treatment, complications and ways to prevent covid-19 by maintaining a healthy life by always washing hands with soap, always using a mask when it comes out. home, always keep your distance from others and avoid crowds.