Abad ke-21 menuntut penguasaan keterampilan 4C (Critical Thinking, Creativity, Communication, dan Collaboration) distimulus sejak usia dini sebagai fondasi anak dalam menghadapi kompleksitas kehidupan. Namun, efektivitas media pembelajaran dalam mengembangkan keterampilan tersebut pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) belum banyak disintesis secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media pembelajaran terhadap keterampilan abad ke-21 pada anak usia dini dengan fokus pada dimensi 4C berdasarkan hasil-hasil penelitian terdahulu. Penelitian ini menggunakan Pendekatan kuantitatif dengan metode meta-analisis, dengan teknik pengumpulan data berupa pencarian artikel di Google Scholar tahun 2020–2025 dan seleksi berdasarkan kriteria inklusi eksperimental, variabel 4C, dan populasi anak usia dini. Sepuluh artikel memenuhi kriteria dan dianalisis menggunakan perhitungan effect size. Hasil menunjukkan bahwa semua keterampilan 4C memperoleh pengaruh yang signifikan, dengan rata-rata effect size terbesar pada komunikasi (5,36), keterampilan berpikir kritis (2,46), dan kreativitas (1,28). Media pembelajaran seperti Card Sort, permainan akuatik, multimedia, dan bahan alam menunjukkan efektivitas tinggi dalam membangun kapasitas kognitif dan sosial anak. Temuan ini memperkuat relevansi pendekatan konstruktivistik dan pembelajaran berbasis pengalaman dalam konteks pendidikan usia dini. Kesimpulannya, media pembelajaran berperan signifikan dalam mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21 anak usia dini dan dapat menjadi acuan bagi pendidik dan pembuat kebijakan dalam merancang intervensi pembelajaran yang adaptif dan kontekstual.