Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Prinsip-Prinsip Andragogi dalam Kegiatan Pengajian Kitab Bidayatul Hidayah Mufid, Satuyar; Margareta, Eka
Nusantara: Indonesian Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2024): (July) Indonesian Muslim Studies
Publisher : CV. Murta Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/nusantara.v4i2.84

Abstract

Prinsip-prinsip andragogi pada kegiatan pembelajaran orang dewasa semestinya selalu diterapkan. Hal ini karena proses belajar orang dewasa dan anak-anak berbeda maka berbeda pula perlakuan dalam membimbing orang dewasa belajar. Pengajian kitab Bidayatul Hidayah merupakan kegiatan pengajian rutinan yang diadakan oleh takmir masjid Al-Hidayah Kebonagung Sukodono Lumajang dengan mayoritas jamaah pengajian adalah orang dewasa sehingga dalam prosesnya selalu menerapkan prinsip-prinsip andragogi guna membantu para jamaah dalam memahami isi kitab Bidayatul Hidayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima prinsip andragogi telah diterapkan dengan baik dalam kegiatan pengajian kitab Bidayatul Hidayah di masjid Al-Hidayah Kebonagung Sukodono Lumajang yang ditandai dengan minat dan kebutuhan belajar yang tinggi, materi pengajian yang berpusat pada kehidupan, faktor pengalaman sebagai dasar dalam mengikuti kegiatan pengajian, pengarahan diri yang baik oleh jamaah pengajian, serta gaya, waktu, tempat serta kecepatan belajar yang menyesuaikan dengan kondisi warga belajar dalam hal ini jamaah pengajian kitab Bidayatul Hidayah.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Mewujudkan Lingkungan Bersih di Desa Labruk Kidul Ghofur, Abdul; Darwis, Mohammad; Syuhud; Zahroh, Aminatuz; Mufid, Satuyar
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Lembaga Penerbitan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/khidmatuna.v4i2.3246

Abstract

Program pemberdayaan masyarakat diwilayah pedesaaan idealnya dilaksanakan tidak dengan sekali waktu. Hal ini menjadi sangat penting untuk menjaga aspek keberlanjutan dan mencapai tujuan secara maksimal. Masyarakat didesa labruk kidul menjadi sasaran program pemberdayaan mengingat dengan banyaknya penumpukan sampah yang menjadi permasalahan lingkungan warga setempat. Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat desa dalam pengelolaan sampah untuk mewujudkan lingkungan desa labruk kidul yang bersih. Tahapan dalam program pemberdayaan ini melalui tiga metode yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode persiapan dilakukan dengan metode focus discussion bersama warga dan observasi lapangan. Metode pelaksanaan dilakukan dengan metode penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Sedangkan metode evaluasi dilaksanakan dengan metode diskusi dengan mitra. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pemahaman dan kompetensi warga mengalami peningkatan kearah yang lebih baik. Hasil kegiatan ini dilakukan dengan pendampingan masyarakat.
Pendampingan Pencak Silat sebagai Media Dakwah dalam Mengimplementasikan Nilai Amar Makruf Nahi Munkar di Kalangan Anak Migran di Kuala Lumpur Iqbal Nasihin Alfarizy, Muhammad; Maghfiroh, Eva; Mufid, Satuyar; Afnan Fajarudin, Akhmad
Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): JANUARI-APRIL
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM) of the Islamic University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jak.v6i1.5405

Abstract

The phenomenon of Indonesian labor migration to Malaysia has been ongoing for a long time and has had significant social impacts, particularly for migrant children. They often experience limited access to education, identity issues, and weak moral and religious development. In this context, a more creative and contextual approach to Islamic propagation is needed. Mentoring through pencak silat is a relevant alternative because, in addition to being a martial art, pencak silat also contains values ​​of discipline, respect, and spirituality that align with Islamic teachings, particularly the values ​​of enjoining good and forbidding evil. This activity aims to determine the effectiveness of pencak silat mentoring as a means of propagation in instilling the values ​​of enjoining good and forbidding evil in Indonesian migrant children in Kuala Lumpur. Furthermore, it examines how silat activities can strengthen their character, morals, and Islamic cultural identity in a multicultural environment. The method used is a service learning approach, a learning model that combines social service with a process of educational reflection. Data were obtained through observations during training activities, interviews with participants and mentors, and documentation of activities. Through this method, the process of internalizing values ​​can be directly observed in children's behavior, attitudes, and interactions. The results show that pencak silat is effective as a means of transformative da'wah (Islamic outreach). The values ​​of amar makruf (promoting good and doing good) are evident in increased positive behavior, cooperation, and honesty, while the values ​​of nahi munkar (forbidding evil) are reflected in children's ability to control themselves and avoid negative behavior. This approach not only conveys da'wah but also fosters Islamic character that is applicable in everyday life.