Mahendra, Abel Surya
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS TINGKAT KEBISINGAN LINGKUNGAN AKIBAT REVITALISASI DI JEMBATAN JURUG SURAKARTA Rachmawati, Siti; Mahendra, Abel Surya; Gestan, Distayana Alda; Ramadhani, Glora; Koesdaryanto, Nilam Sariramadhani; Karina, Ressa; Firmansyah, Fathoni
Jurnal Reka Lingkungan Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekalingkungan.v12i2.159-171

Abstract

Kota Surakarta sebagai salah satu kota yang terus berkembang, menjadikan pemerintah setempat berupaya untuk memperbaiki infrastruktur dan memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat. Revitalisasi Jembatan Jurug menjadi proyek cukup besar karena jembatan ini berperan sebagai jalur vital penghubung Solo-Karanganyar. Revitalisasi ialah suatu proses atau cara dan perbuatan untuk menghidupkan kembali suatu hal yang sebelumnya terberdaya. Proyek ini berdampak pada lingkungan sekitar akibat bertambahnya volume kendaraan yang menyebabkan gangguan kenyamanan dan kualitas hidup masyarakat di sekitar jembatan, yaitu kebisingan. Dampak kebisingan akan berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat seperti gangguan pendengaran ataupun non pendengaran yang mana apabila kebisingan ini berlebih dapat menyebabkan gangguan tidur, stres, masalah pendengaran, dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Tujuan dari adanya penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat kebisingan di Kawasan Jembatan Jurug, mengetahui faktor penyebab kebisingan di kawasan Jembatan Jurug, serta mengetahui pengaruh kebisingan di Kawasan Jembatan Jurug terhadap kenyamanan masyarakat sekitar. Metode yang digunakan berupa riset kepustakaan dan riset lapangan yaitu dengan dilakukan penghitungan kebisingan menggunakan Sound Level Meter dan penghitungan jumlah kendaraan di dua hari dan waktu yang berbeda. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, tingkat kebisingan di Jembatan Jurug telah melewati standar baku mutu dan didapati ketinggian pemetaan kebisingannya serta revitalisasi ini berakibat mengganggu kenyamanan masyarakat.
Analisis Potensi Titik Rawan Kemacetan di Kecamatan Jebres Berbasis Sistem Informasi Geografis Meilani, Farah; Arlysia, Vidda; De Wela, Syahita Martha; Mahendra, Abel Surya
ENVIRO: Journal of Tropical Environmental Research Vol 27, No 1 (2025): March
Publisher : Center for Environmental Research, LPPM, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/enviro.v27i1.101206

Abstract

Setiap tahunnya pertumbuhan penduduk mengalami kenaikan akibat adanya pergerakan. Sehingga, berpengaruh pada kebutuhan transportasi. Potensi ekonomi yang semakin tinggi juga berdampak pada pertambahan angka kendaraan yang signifikan. Dampaknya adalah kemacetan yang dapat memunculkan dampak negatif secara luas terhadap masyarakat dan lingkungan, sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji potensi titik rawan kemacetan di Kecamatan Jebres dan tingkat kerawanannya berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) serta dampak yang ditimbulkan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian studi pustaka dan didukung data-data primer serta sekunder untuk memperkuat analisis penelitian, kemudian dianalisis secara deskriptif. Dari penelitian yang dilakukan, didapatkan 7 titik rawan kemacetan pada 5 ruas jalan di Kecamatan Jebres yang dibagi menjadi dua kategori kemacetan yaitu kuning yang artinya rawan terjadi kemacetan dan merah yang artinya sangat rawan terjadi kemacetan. Dampak dari kemacetan adalah pemborosan BBM dan biaya transportasi, polusi udara, pemborosan waktu, dan menyebabkan stres.