Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH POLA INTERAKSI DALAM KELUARGA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI DI PAUD RATNA AMALIAH PKBM BATU TUJUA KABUPATEN BULUKUMBA Mia, Nur; Suardi, Suardi; Amir, Rudi
JAPPA: Jurnal Andragogi Pedagogi dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 3 (2024): Jurnal JAPPA
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jappa.v2i3.53858

Abstract

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analisis korelasi data yang dijabarkan menggunakan pendekatan kuantitatif. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pola interaksi dalam keluarga terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini di PAUD Ratna Amaliah PKBM Batu Tujua Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini mengkaji perkembangan sosial emosional anak usia dini sebagai variabel terikat dan pola interaksi sebagai variabel bebas. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua anak didik program PAUD Ratna Amalia PKBM Batu Tujua Kabupaten Bulukumba. Jumlah populasi sebanyak 80 orang tua peseta didik dan karena populasi jumlahnya sedikit, maka semua populasi dijadikan sampel. Hasil penelitian yang telah dikumpulkan peneliti dianalisis menggunakan Uji Regresi Linear Sederhana. Hasil yang diperoleh yaitu angka Rsquare adalah 0,488 artinya pengaruh pola interaksi dalam keluarga terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini di PKBM Batu Tujua sebesar 48%. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara pola interaksi terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini di PAUD Ratna Amalia PKBM Batu Tujua Kabupaten Bulukumba yang ditunjukkan dari uji analisis regresi linier sederhana dengan nilai t hitung 5,500 dan nilai signifikan 0,05 > 0,000 artinya Ho ditolak kebenarannya dan Ha diterima.
Hubungan Mutu Pelayanan Rawat Jalan dengan Tingkat Kepuasan Peserta BPJS Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas: Perspektif Transformasi Digital Pelayanan Kesehatan Findayani, Febbryanti; Mia, Nur; Rianse, Muhammad Suriyadarman; Nangsih, Ayu
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5351

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan merupakan indikator penting keberhasilan sistem kesehatan nasional, khususnya dalam pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan. Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan rawat jalan kepada peserta BPJS. Seiring dengan perkembangan teknologi, transformasi digital kesehatan menjadi salah satu pendekatan utama dalam upaya peningkatan mutu pelayanan dan kepuasan pasien. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara mutu pelayanan rawat jalan dan tingkat kepuasan peserta BPJS Kesehatan dengan menekankan peran digitalisasi layanan kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berbasis protokol PRISMA 2020 terhadap artikel empiris yang dipublikasikan pada periode 2018–2025. Pencarian literatur dilakukan melalui database PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan Garuda. Artikel yang terpilih dianalisis menggunakan content analysis untuk mengidentifikasi tema utama, variabel kunci, dan pola temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa mutu pelayanan kesehatan, yang mencakup dimensi keandalan, daya tanggap, jaminan kompetensi, empati, dan sarana pendukung, memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kepuasan peserta BPJS Kesehatan. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital seperti rekam medis elektronik, sistem antrean digital, dan aplikasi Mobile JKN terbukti meningkatkan efisiensi, transparansi, serta pengalaman layanan pasien. Digitalisasi layanan kesehatan berperan sebagai faktor penguat yang memperkuat hubungan antara mutu pelayanan dan kepuasan peserta BPJS. Oleh karena itu, peningkatan kepuasan peserta BPJS Kesehatan di Puskesmas memerlukan integrasi antara peningkatan mutu pelayanan konvensional dan penguatan transformasi digital kesehatan secara berkelanjutan.