Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Strategic Marketing in the Development of the Tourism Economy: Meleura Beach Hermawan, La Ode Andi; Rianse, Usman; Batin, Wade Rahma; Rianse, Muhammad Suriyadarman; Ridwan, Ahmad; Sarman, Sarman; Suha, La Ode Muhammad Misran Jumadi
International Journal of Tourism and Hospitality in Asia Pasific Vol 8, No 1 (2025): February 2025
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/ijthap.v8i1.3802

Abstract

Tourism plays a significant role in the economic development of Indonesia, particularly in areas like Meleura Beach, Muna Regency, Southeast Sulawesi, which offers unique natural landscapes and cultural heritage. However, local MSMEs in the region face challenges in promoting their products and services due to limited digital marketing skills and technological adaptation. This study aims to explore the role of strategic marketing, especially digital marketing, in enhancing the attractiveness of the Meleura Beach tourism destination. A qualitative research approach, combining SWOT analysis and FGDs, was employed to assess the current marketing strategies of MSMEs and their potential for growth. The findings revealed that while businesses possess strengths in their unique products and local resources, many face weaknesses such as insufficient digital marketing capabilities and infrastructure. Opportunities for growth lie in leveraging digital marketing tools and community-based tourism, but threats from competition and regulatory changes remain significant. The study concludes that enhancing digital literacy among MSMEs, supported by government and private sector collaboration, is essential for increasing market reach and competitiveness. It is recommended that MSMEs focus on digital marketing, community involvement, and partnerships with international agencies to ensure long-term growth and sustainability in the global tourism market.
Pengembangan Objek Wisata Berkelanjutan pada Objek Wisata Kawasan Mangrove Buton Utara Rianse, Muhammad Suriyadarman; Dano, Muhammad Guntur
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 4 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v3i4.365

Abstract

Kawasan mangrove di Buton Utara, Indonesia, memiliki potensi wisata unik yang mencakup keindahan alam dan keanekaragaman ekosistem. Potensi tersebut dapat diwujudkan secara optimal melalui kolaborasi erat antara pemerintah, swasta, dan masyarakat lokal. Artikel ini mengeksplorasi dinamika kolaboratif dalam pengembangan wisata mangrove, menyoroti peran pemerintah dalam regulasi dan pengelolaan, keterlibatan sektor swasta dalam investasi dan pembangunan infrastruktur, serta kontribusi masyarakat dalam pelestarian dan keberlanjutan budaya. Dengan menganalisis sinergi ini, artikel bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana kolaborasi dapat menciptakan destinasi wisata berkelanjutan, memberdayakan ekonomi lokal, dan menjaga kelestarian lingkungan.
Strategi Pengembangan Objek Wisata Religi Pada Masjid Al Alam Kota Kendari Rianse, Muhammad Suriyadarman
Jurnal Teknologi dan Sains Modern Vol. 2 No. 2 (2025): Maret-April
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jtsm.v2i2.353

Abstract

Pariwisata merupakan sektor penting yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan sosial secara global. Di antara berbagai bentuknya, wisata religi memiliki tempat khusus karena menggabungkan pengayaan spiritual dengan manfaat ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pengembangan destinasi wisata religi Masjid Al-Alam di Kota Kendari serta mengevaluasi dampak ekonominya terhadap masyarakat sekitar. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pengelola masjid, pelaku usaha lokal, pejabat dinas pariwisata, dan pengunjung, serta analisis dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan wisata religi di Masjid Al-Alam menerapkan tiga strategi utama: peningkatan infrastruktur, promosi digital, dan keterlibatan masyarakat. Peningkatan infrastruktur seperti akses jalan dan fasilitas umum meningkatkan kepuasan pengunjung, sementara pemasaran digital melalui media sosial dan situs web resmi meningkatkan jumlah pengunjung sebesar 40%. Keterlibatan masyarakat melalui pengembangan usaha kuliner, suvenir, dan transportasi berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan lokal sebesar 30–40% serta terciptanya lebih dari 150 lapangan kerja baru. Temuan ini menegaskan peran penting perencanaan strategis dan kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam memaksimalkan manfaat ekonomi dan sosial dari wisata religi. Penguatan aspek-aspek tersebut dapat memposisikan Masjid Al-Alam tidak hanya sebagai destinasi spiritual, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan ekonomi lokal.  
Pengaruh Quality of Work Life, Kelelahan Emosional dan Kompetensi terhadap Kinerja Bidan di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Muna Aifu, Dewi Kurniati; Rahmania, Sikri; Rianse, Muhammad Suriyadarman
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 4 No. 4 (2025): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Agustus 20
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v4i4.22826

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Quality of Work Life (QWL), kelelahan emosional, dan kompetensi terhadap kinerja bidan di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Muna. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Teknik pengambilan sampel adalah sensus, dengan responden sebanyak 123 bidan. Instrumen penelitian berupa kuesioner menggunakan skala Likert. Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa QWL dan kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, sedangkan kelelahan emosional berpengaruh negatif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja bidan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan QWL dan kompetensi, serta mitigasi terhadap kelelahan emosional, merupakan strategi penting dalam meningkatkan kinerja tenaga kesehatan.
Hubungan Mutu Pelayanan Rawat Jalan dengan Tingkat Kepuasan Peserta BPJS Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas: Perspektif Transformasi Digital Pelayanan Kesehatan Findayani, Febbryanti; Mia, Nur; Rianse, Muhammad Suriyadarman; Nangsih, Ayu
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5351

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan merupakan indikator penting keberhasilan sistem kesehatan nasional, khususnya dalam pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan. Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan rawat jalan kepada peserta BPJS. Seiring dengan perkembangan teknologi, transformasi digital kesehatan menjadi salah satu pendekatan utama dalam upaya peningkatan mutu pelayanan dan kepuasan pasien. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara mutu pelayanan rawat jalan dan tingkat kepuasan peserta BPJS Kesehatan dengan menekankan peran digitalisasi layanan kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berbasis protokol PRISMA 2020 terhadap artikel empiris yang dipublikasikan pada periode 2018–2025. Pencarian literatur dilakukan melalui database PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan Garuda. Artikel yang terpilih dianalisis menggunakan content analysis untuk mengidentifikasi tema utama, variabel kunci, dan pola temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa mutu pelayanan kesehatan, yang mencakup dimensi keandalan, daya tanggap, jaminan kompetensi, empati, dan sarana pendukung, memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kepuasan peserta BPJS Kesehatan. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital seperti rekam medis elektronik, sistem antrean digital, dan aplikasi Mobile JKN terbukti meningkatkan efisiensi, transparansi, serta pengalaman layanan pasien. Digitalisasi layanan kesehatan berperan sebagai faktor penguat yang memperkuat hubungan antara mutu pelayanan dan kepuasan peserta BPJS. Oleh karena itu, peningkatan kepuasan peserta BPJS Kesehatan di Puskesmas memerlukan integrasi antara peningkatan mutu pelayanan konvensional dan penguatan transformasi digital kesehatan secara berkelanjutan.
The Influence of Occupational Health and Safety (OHS) Training and Education on the Safety Awareness of Infrastructure Construction Workers in Muna Regency Kirana, Candra; Rianse, Muhammad Suriyadarman
Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol. 18 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkmsw.v18i2.5369

Abstract

The high rate of occupational accidents in the construction sector is often attributed to low worker safety awareness. In regions like Muna Regency, where infrastructure development is intensifying, enhancing safety awareness through systematic Occupational Health and Safety (OHS) education and training is critical. However, empirical evidence on the effectiveness of such training in this specific regional context remains limited. This study aims to analyze the effect of OHS education and training on the safety awareness of infrastructure construction workers in Muna Regency. This research employed a quantitative approach with a survey method. Data were collected through structured questionnaires distributed to 100 construction workers selected via purposive sampling. The instruments measured variables related to OHS training and safety awareness using a Likert scale. Data analysis involved validity and reliability tests, followed by simple linear regression analysis using SPSS. The findings indicate that OHS education and training have a positive and significant effect on workers' safety awareness. The regression analysis resulted in a coefficient of determination (R²) of 0.42, meaning that 42% of the variance in safety awareness is explained by the training variable. The significance value was less than 0.05, confirming the statistical significance of this relationship. This study concludes that systematic OHS education and training are crucial factors in improving the safety awareness of construction workers in Muna Regency. These results highlight the need for contractors and local government agencies to prioritize and institutionalize continuous, high-quality OHS training programs to foster a stronger safety culture within the regional construction industry.
Group Counseling with A Behavioral Approach to Develop Adolescent Life Skills for Mitigating Occupational Health Risks at SMAN 4 Raha Sari, Elna; Sarumi, Rasniah; Naningsih, Ayu; Mulyawati, Endang Sri; Rianse, Muhammad Suriyadarman
Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 19 No. 3 (2025)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v19i3.4294

Abstract

Background: In this study, we aimed to evaluate the effectiveness of group counseling with a behavioral approach in preventing risky sexual behavior among adolescents within the context of rising public health concerns in Indonesia. With worrying national trends in premarital sexual activity and STI prevalence among youth, our objective was to assess the impact of a behavioral modification intervention to address gaps in existing school-based preventive programs. Methods: This pre-experimental study involved a one-group pretest-posttest design conducted at SMA Negeri 4 Raha in September 2024. A total of 34 students were enrolled, selected via proportionate stratified random sampling, and data were collected through structured self-administered questionnaires. Ethical approval was obtained from the relevant institutional review board, and participants provided informed assent. Results: The primary outcome of the study was the change in knowledge and awareness scores of safe sexual behavior, and a significant increase from a pre-test mean of 7.94 (SD=2.741) to a post-test mean of 11.44 (SD=3.230) was observed. Statistical analyses revealed a p-value of 0.001, confirming the intervention's significant effect. The findings highlight the effectiveness of group counseling in enhancing adolescent understanding and promoting safer decision-making. Conclusion: In conclusion, our study contributes to the understanding of adolescent sexual health prevention by demonstrating the efficacy of a behavioral group counseling model. This research provides insights into practical, school-based interventions that can be integrated into reproductive health programs. Future studies should address the long-term behavioral outcomes and incorporate a control group design, ultimately advancing knowledge in the field of international adolescent health.
Pengaruh E-Servqual dan E-Trust terhadap E-Loyalty pada Pengguna M-Banking BRI Cabang Raha Salemaku, Muhammad Fajar; Rianse, Muhammad Suriyadarman
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6873

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris pengaruh E-Servqual dan E-Trust terhadap E-Loyalty pada pengguna M-Banking BRI Cabang Raha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei untuk memperoleh gambaran objektif mengenai hubungan antarvariabel berdasarkan data numerik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh nasabah yang aktif menggunakan layanan M-Banking BRI Cabang Raha. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria tertentu, yaitu nasabah yang terdaftar di BRI Cabang Raha dan telah menggunakan aplikasi M-Banking secara aktif. Jumlah responden yang dilibatkan dalam penelitian ini sebanyak 100 orang, yang dinilai telah memenuhi ketentuan representatif untuk analisis statistik. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang disusun berdasarkan indikator masing-masing variabel, meliputi dimensi E-Servqual, E-Trust, dan E-Loyalty. Data yang terkumpul kemudian diuji kualitasnya melalui uji validitas dan reliabilitas, sebelum dianalisis menggunakan teknik regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 25. Analisis ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Servqual tidak berpengaruh signifikan terhadap E-Loyalty. Hal ini mengindikasikan bahwa persepsi kualitas layanan elektronik yang dirasakan nasabah belum secara langsung mampu mendorong loyalitas penggunaan aplikasi. Sebaliknya, E-Trust terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap E-Loyalty, yang menunjukkan bahwa faktor kepercayaan terhadap keamanan dan keandalan sistem menjadi determinan utama dalam membentuk loyalitas pengguna. Secara simultan, E-Servqual dan E-Trust berpengaruh signifikan terhadap E-Loyalty. Temuan ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan strategis bagi BRI Cabang Raha dalam meningkatkan kualitas layanan digital dan memperkuat kepercayaan nasabah guna menciptakan loyalitas jangka panjang
Penerapan Konsep Strict liability dalam Hukum Pidana Kontemporer Riala, Zum Noversa; Jumanudin; Fahlevi, Anugrah Ryandra; Rianse, Muhammad Suriyadarman
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4306

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan konsep strict liability dalam hukum pidana kontemporer serta relevansinya terhadap asas fundamental geen straf zonder schuld yang menegaskan bahwa tidak ada pemidanaan tanpa kesalahan. Perkembangan kejahatan modern yang bersifat teknis, kompleks, dan berisiko tinggi menyebabkan pembuktian unsur mens rea sering kali sulit dilakukan sehingga mendorong hadirnya model pertanggungjawaban pidana tanpa kesalahan sebagai alternatif mekanisme perlindungan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif melalui pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual untuk menelaah dasar normatif, karakter delik, serta batasan penerapan strict liability dalam berbagai regulasi sektoral di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strict liability tidak bertentangan secara prinsipil dengan asas geen straf zonder schuld, sepanjang diterapkan secara selektif pada delik yang berorientasi pada keselamatan publik dan disertai mekanisme pengawasan serta ruang pembelaan seperti due diligence defense. Dengan demikian, strict liability berfungsi sebagai pengecualian yang dibenarkan secara normatif untuk mencapai penegakan hukum yang lebih efektif tanpa menghapus kedudukan asas kesalahan sebagai prinsip utama sistem pemidanaan.
ANALISIS HUBUNGAN BEBAN KERJA DAN STRES KERJA TERHADAP MUSKULOSKELETAL PADA STAF ADMINISTRASI KAMPUS Rianse, Muhammad Suriyadarman; Saptaputra, Syawal Kamiluddin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.56089

Abstract

Gangguan muskuloskeletal terkait kerja merupakan penyebab utama disabilitas global yang memengaruhi produktivitas. Di Indonesia, prevalensinya meningkat, khususnya pada sektor jasa dan pendidikan. Staf administrasi Universitas Karya Persada Muna menghadapi tantangan kompleks berupa double job, jam kerja melebihi standar, dan fasilitas kerja yang belum sepenuhnya ergonomis. Berdasarkan model Job Strain, ketidakseimbangan tuntutan pekerjaan dapat memicu stres dan ketegangan otot. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan beban kerja dan stres kerja terhadap muskuloskeletal. Metode menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 51 staf administrasi dipilih melalui total sampling. Lokasi penelitian di Universitas Karya Persada Muna. Pengumpulan data menggunakan kuesioner terstandar NASA Task Load Indeks, Perceived Stress Scale, Nordic Musculoskeletal Questionnaire. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji Chi-Square, dan regresi logistik berganda. Hasil menunjukkan 90,2% responden mengalami keluhan muskuloskeletal. Mayoritas responden (64,7%) memiliki beban kerja berat. Uji bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara beban kerja dengan keluhan muskuloskeletal (p=0,028), sedangkan stres kerja tidak menunjukkan hubungan signifikan (p=0,101). Model regresi mengonfirmasi beban kerja sebagai faktor risiko dengan nilai Exp(B) 0,109. Dengan konstanta sebesar 3,466 yang signifikan (Sig. 0,001). Bahwa beban kerja tinggi secara signifikan meningkatkan risiko WMSDs, sementara stres kerja tidak berpengaruh langsung. Penelitian menyarankan perlunya kebijakan K3 berbasis bukti, desain workstation ergonomis, dan manajemen beban kerja yang adil guna meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas kerja staf administrasi di lingkungan universitas.