p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Menara Ilmu
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Keterampilan Guru Membimbing Diskusi Kelompok Kecil Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Di MtsM Sitalang Kabupaten Agam Saputri, Silvia; Tamrin, M Isnando; Alimir, Alimir; Penmardianto, Penmardianto
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 OKTOBER 2024
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v18i2.5802

Abstract

Adanya siswa yang kurang berpartisipasi dalam diskusi kelompok kecil, terlihat dari sikap enggan, pendiam, pemalu, dan acuh tak acuh. Kurangnya partisipasi siswa diduga disebabkan oleh faktor internal seperti kurangnya pengetahuan dan pemahaman materi, minimnya latihan, serta rendahnya minat dan motivasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi siswa dan menawarkan solusi untuk meningkatkan efektivitas diskusi kelompok kecil di MTs Muhammadiyah Sitalang Kabupaten Agam. Jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi non partisipan digunakan untuk mencatat peristiwa terkait penerapan keterampilan guru membimbing diskusi kelompok kecil pada mata pelajaran akidah akhlak. Wawancara terstruktur dilakukan dengan guru mata pelajaran untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Dokumentasi digunakan untuk mencari data tambahan mengenai variabel yang diteliti. Proses analisis data melibatkan reduksi, penyajian, dan penarikan simpulan. Triangulasi data dilakukan dengan membandingkan hasil observasi, wawancara, dan perspektif berbagai pendapat untuk meningkatkan kepercayaan informasi yang diperoleh. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa guru akidah telah melaksanakan keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil dengan baik, namun kurang efektif dalam pelaksanaannya karena faktor-faktor seperti kurangnya pengetahuan siswa, masalah kesehatan, rendahnya keberanian, minimnya latihan diskusi di luar sekolah, dan kurangnya bimbingan dari guru. Guru juga menghadapi kendala seperti perbedaan latar belakang siswa, sikap siswa yang pendiam atau acuh tak acuh, kesulitan menyampaikan ide secara sistematis, serta pelaksanaan diskusi yang memakan waktu. Untuk mengatasi hal tersebut, guru memberikan solusi seperti memberikan motivasi, dukungan, bimbingan, dan pengaturan kelompok diskusi, dengan harapan meningkatkan partisipasi siswa dan efektivitas diskusi kelompok kecil.Kata Kunci: Keterampilan Guru; Diskusi Kelompok Kecil; Akidah Akhlak.
Kompetensi Sosial Guru Dalam Mengatasi Kesulitan Menghafal Al-Qur’an Pada Siswa SMA Negeri 1 Sungai Puar Kabupaten Agam Nelvira, Nelvira; Tamrin, M Isnando; Arsya, Fajriyani; Rahman, Yulia; Penmardianto, Penmardianto
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 APRIL 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i1.6533

Abstract

Kesulitan menghafal Al-Qur’an yang dialami oleh siswa kelas XE.3 di SMA Negeri 1 Sungai Puar Kabupaten Agam disebabkan oleh beberapa faktor baik faktor internal maupun faktor eksternal. Sehingga untuk mengatasi kesulitan tersebut guru menjalin interaksi yang baik dengan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang menyebabkan siswa kelas XE.3 di SMA Negeri 1 Sungai Puar Kabupaten Agam mengalami kesulitan dalam menghafal Al-Qur’an dan bagaimana bentuk interaksi yang dilakukan oleh guru dalam mengatasi kesulitan menghafal Al-Qur’an pada siswa kelas XE.3 di SMA Negeri 1 Sungai Puar Kabupaten Agam. Metode yang peneliti gunakan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) kesulitan menghafal Al-Qur’an yang dialami siswa disebabkan karena adanya faktor internal seperi: rasa malas, dan bosan yang muncul ketika siswa mulai merasa jenuh dan kurangnya semangat dalam menghafal, tidak lancar dalam membaca juga membuat siswa kewalahan dalam menghafalkan Al-Qur’an, serta tingkat kemampuan siswa yang berbeda-beda serta faktor eksternal seperti: siswa tidak bisa memanajemen waktu dan pengaruh handphone. 2) Kompetensi sosial guru dalam mengatasi kesulitan menghafal AL-Qur’an pada siswa kelas XE.3 di SMA Negeri 1 Sungai Puar Kabupaten Agam yaitu guru menggunakan metode Talaqqi (mengulang-ulang hafalan), memberikan motivasi kepada siswa dan memberikan reward atau penghargaan dalam bentuk tambahan nilai bagi siswa yang menyetorkan hafalan lebih awal dari batas waktu yang telah ditentukan. Kata Kunci: Kompetensi Sosial, Kesulitan Menghafal Al-Qur’an