Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pendekatan Solutif Dakwah Islam Untuk Kenakalan Remaja Penmardianto, Penmardianto
MADINAH Vol 9 No 1 (2022): Madinah: Jurnal Studi Islam
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM TARBIYATUT THOLABAH LAMONGAN, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/madinah.v9i1.1374

Abstract

Over time and the increasing number of the younger generation (adolescents), the rate of juvenile delinquency that occurs is increasing. This article discusses about juvenile delinquency, starting from its understanding, theory, causes and consequences, Islamic views on how to deal with it and solutions for Islamic da'wah in overcoming it. Juvenile delinquency that is developing today is a social phenomenon that must be found a way out. If juvenile delinquency is allowed to develop, it will bring great danger to the life of society, nation and state. Juvenile delinquency must be anticipated considering the many consequences it can cause, ranging from endangering the teenager concerned, to causing anxiety and fear from the parents of the teenager concerned, and even chaos in the environment where the teenager is domiciled. In overcoming the problem of juvenile delinquency, it cannot only rely on one-sidedness, because the causes that motivate the emergence of these juvenile acquaintances are so complex, therefore, in overcoming juvenile delinquency, it is necessary to synchronize the parents concerned with the education at school as well as adequate control in life in the school. community environment.
Penerapan Keterampilan Guru Membimbing Diskusi Kelompok Kecil Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Di MtsM Sitalang Kabupaten Agam Saputri, Silvia; Tamrin, M Isnando; Alimir, Alimir; Penmardianto, Penmardianto
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 OKTOBER 2024
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v18i2.5802

Abstract

Adanya siswa yang kurang berpartisipasi dalam diskusi kelompok kecil, terlihat dari sikap enggan, pendiam, pemalu, dan acuh tak acuh. Kurangnya partisipasi siswa diduga disebabkan oleh faktor internal seperti kurangnya pengetahuan dan pemahaman materi, minimnya latihan, serta rendahnya minat dan motivasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi siswa dan menawarkan solusi untuk meningkatkan efektivitas diskusi kelompok kecil di MTs Muhammadiyah Sitalang Kabupaten Agam. Jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi non partisipan digunakan untuk mencatat peristiwa terkait penerapan keterampilan guru membimbing diskusi kelompok kecil pada mata pelajaran akidah akhlak. Wawancara terstruktur dilakukan dengan guru mata pelajaran untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Dokumentasi digunakan untuk mencari data tambahan mengenai variabel yang diteliti. Proses analisis data melibatkan reduksi, penyajian, dan penarikan simpulan. Triangulasi data dilakukan dengan membandingkan hasil observasi, wawancara, dan perspektif berbagai pendapat untuk meningkatkan kepercayaan informasi yang diperoleh. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa guru akidah telah melaksanakan keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil dengan baik, namun kurang efektif dalam pelaksanaannya karena faktor-faktor seperti kurangnya pengetahuan siswa, masalah kesehatan, rendahnya keberanian, minimnya latihan diskusi di luar sekolah, dan kurangnya bimbingan dari guru. Guru juga menghadapi kendala seperti perbedaan latar belakang siswa, sikap siswa yang pendiam atau acuh tak acuh, kesulitan menyampaikan ide secara sistematis, serta pelaksanaan diskusi yang memakan waktu. Untuk mengatasi hal tersebut, guru memberikan solusi seperti memberikan motivasi, dukungan, bimbingan, dan pengaturan kelompok diskusi, dengan harapan meningkatkan partisipasi siswa dan efektivitas diskusi kelompok kecil.Kata Kunci: Keterampilan Guru; Diskusi Kelompok Kecil; Akidah Akhlak.
Kompetensi Sosial Guru Dalam Mengatasi Kesulitan Menghafal Al-Qur’an Pada Siswa SMA Negeri 1 Sungai Puar Kabupaten Agam Nelvira, Nelvira; Tamrin, M Isnando; Arsya, Fajriyani; Rahman, Yulia; Penmardianto, Penmardianto
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 APRIL 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i1.6533

Abstract

Kesulitan menghafal Al-Qur’an yang dialami oleh siswa kelas XE.3 di SMA Negeri 1 Sungai Puar Kabupaten Agam disebabkan oleh beberapa faktor baik faktor internal maupun faktor eksternal. Sehingga untuk mengatasi kesulitan tersebut guru menjalin interaksi yang baik dengan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang menyebabkan siswa kelas XE.3 di SMA Negeri 1 Sungai Puar Kabupaten Agam mengalami kesulitan dalam menghafal Al-Qur’an dan bagaimana bentuk interaksi yang dilakukan oleh guru dalam mengatasi kesulitan menghafal Al-Qur’an pada siswa kelas XE.3 di SMA Negeri 1 Sungai Puar Kabupaten Agam. Metode yang peneliti gunakan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) kesulitan menghafal Al-Qur’an yang dialami siswa disebabkan karena adanya faktor internal seperi: rasa malas, dan bosan yang muncul ketika siswa mulai merasa jenuh dan kurangnya semangat dalam menghafal, tidak lancar dalam membaca juga membuat siswa kewalahan dalam menghafalkan Al-Qur’an, serta tingkat kemampuan siswa yang berbeda-beda serta faktor eksternal seperti: siswa tidak bisa memanajemen waktu dan pengaruh handphone. 2) Kompetensi sosial guru dalam mengatasi kesulitan menghafal AL-Qur’an pada siswa kelas XE.3 di SMA Negeri 1 Sungai Puar Kabupaten Agam yaitu guru menggunakan metode Talaqqi (mengulang-ulang hafalan), memberikan motivasi kepada siswa dan memberikan reward atau penghargaan dalam bentuk tambahan nilai bagi siswa yang menyetorkan hafalan lebih awal dari batas waktu yang telah ditentukan. Kata Kunci: Kompetensi Sosial, Kesulitan Menghafal Al-Qur’an 
Pola Interaksi Guru PAI dan Siswa dalam Membangun Suasana Belajar yang Kondusif pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Sungai Pua Nadila, Mufida; Tamrin, M Isnando; Nurhasnah, Nurhasnah; Arif, M; Penmardianto, Penmardianto
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 OKTOBER 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i2.7296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola interaksi antara guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan siswa dalam membangun lingkungan belajar yang mendukung bagi siswa kelas VII, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pola interaksi tersebut di SMP Negeri 1 Sungai Pua. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Pendekatan ini dimaksudkan untuk menguraikan permasalahan secara mendetail dan faktual, mencerminkan situasi serta peristiwa yang terjadi di lapangan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan  (field research). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan kunci terdiri dari satu orang guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan enam orang siswa kelas VII. Sementara itu, informan pendukungnya yakni Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Sungai Pua. Analisis data dilakukan melalui empat tahap : (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, (4) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pola interaksi antara guru PAI dan siswa belum sepenuhnya memuaskan dan masih memiliki kekurangan. Terdapat tiga jenis pola interaksi : (1) satu arah, (2) dua arah, dan (3) multi arah. Meskipun ketiga pola interaksi tersebut sudah diterapkan, pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal. Faktor pendukung pola interaksi meliputi penguasaan materi pelajaran, pengelolaan program pembelajaran, pengelolaan kelas, dan penggunaan media atau sumber belajar, sedangkan tinjauan dari faktor penghambat, meliputi hambatan fisik, hambatan semantik, dan hambatan perilaku. Kata Kunci : Pola Interaksi, Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Siswa, Suasana Belajar Kondusif 
Aktivitas Dakwah Di Desa Sukamenang Provinsi Sumatera Selatan Purmana, Wulan; Penmardianto, Penmardianto
Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Vol. 1 No. 2 (2023): July-December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-jamahiria.v1i2.7575

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk melihat pelaksanaan dakwah beserta tantangan dan permasalahan yang dihadapi dalam dakwah di Desa Sukamenang Provinsi Sumatera Selatan. Masyarakat kurang berminat untuk mengikuti pelaksanaan dakwah baik acara dakwah yang di laksanakan secara rutin maupun pelaksanaan dakwah yang di adakah pada saat yasinan dan tahlilan kematian. Hal ini diakibatkan dari berbagai permasalahan dari berbagai unsur dakwah yang ada.  Penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi non partisipatif, wawancara mendalam dengan informan dan dokumentasi yang relevan dengan objek dan pembahasan penelitian. Hasil penelitian yakni Aktifitas dakwah di desa Sukamenang sudah berjalan, akan tetapi belum berjalan sesuai dengan harapan, karena ada beberapa permasalahan dan tantangan yang dihadapi. Diantara permaslahannya adalah permasalahan kuantitas dan kompetensi dai. Kedua, permaslahan objek dakwah yang terdiri dari permasalahan geografis, pendidikan dan teknologi dan informasi. Dan permasalahan materi dakwah yang tidak sesuai dengan kondisi objek dakwah dan pengulangan materi, sehingga menimbulkan kejebuhan bagi masyarakat untuk mengikuti kegiatan dakwah yang dilaksanakan. This article aims to look at the implementation of da'wah along with the challenges and problems faced in da'wah in Sukamenang Village, South Sumatra Province. The community is less interested in following the implementation of da'wah, both da'wah events that are carried out regularly and the implementation of da'wah that is held at the time of yasinan and tahlilan death. This is due to various problems from various elements of existing da'wah.  This research is a descriptive qualitative approach. The data collection methods used are non-participatory observation, in-depth interviews with informants and documentation relevant to the object and discussion of research. The results of the study are da'wah activities in Sukamenang village have been running, but it has not been running as expected, because there are several problems and challenges faced. Among the problems is the problem of quantity and competence of preachers. Second, the problem of da'wah objects consisting of geographical problems, education and technology and information. And the problem of da'wah material that is not in accordance with the conditions of the object of da'wah and repetition of material, thus causing boredom for the community to follow the da'wah activities carried out.