Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Edukasi Penanganan Pernikahan Usia Dini, Stunting dan Pendidikan Melalui Organisasi Nasyiatul Aisyiyah Desa Windurejo, Mojokerto Levani, Yelvi; Romadhon, Nurhidayatullah; Syakroni, Moch.; Solikah, Amanat; Nurmansyah, Yusuf
Journal of Community Development Vol. 5 No. 3 (2025): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v5i3.649

Abstract

Early marriage can increase the risk of stunting in children, as physically and mentally unprepared mothers are often unable to provide adequate nutrition over a long period of time. This results in impaired growth in children, resulting in shorter height than their age standard. Therefore, the importance of education for adolescents is crucial to delay early marriage and ensure optimal health and development for future generations. The purpose of this community service activity is to develop women's insights and skills so that they have critical awareness, solidarity, care, skills, and are committed to becoming actors of social change to avoid household problems. The stages of implementing activities in Windurejo Village are organized systematically consisting of planning, implementation, and follow-up reporting. The results of the activity showed an increase in participants' knowledge about the dangers of early marriage, the risk of stunting, and the importance of education as a solution. The increase in knowledge was measured through pre-test and post-test which showed an average increase in scores of 30%. Indicators of the success of the activity include the participants' increased understanding of the material presented, active involvement in discussions, and their ability to develop an action plan that reflects their commitment to social change.
THEORETICAL ANALYSIS OF THE GITTW MODEL TO IMPROVE ENGLISH LITERACY IN INCLUSIVE SCHOOL Ro'ifah, Ro'ifah; Pratiwi, Vina Erni; Syakroni, Moch.
TELL - US JOURNAL Vol 11, No 2 (2025): New Applications and Perspectives in Teaching English as a Foreign Language (EF
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/tus.2025.v11i2.9606

Abstract

Inclusive education requires a learning approach that can accommodate the diversity of students' abilities in developing English literacy skills. However, the limitation of adaptive pedagogical models is still a major obstacle in inclusive schools, especially bridging the abilities gap between regular students and students with special needs. This study aims to theoretically analyse the GITTW (Group Investigation Think Talk Write) learning model and develop a conceptual framework for its application in strengthening English literacy. This research approach uses a literature review and preliminary interviews with teachers and inclusion coordinators at SMA Muhammadiyah 10 Surabaya. Theoretically, the GITTW model is combined from the collaborative approach of Group Investigation and the reflective-linguistic approach of Think Talk Write that is in line with Universal Design for Learning (UDL) principles where the students can engage, receive, and express learning. Initial findings indicate GITTW is considered potential to increase students’ active participation, reflective understanding, and written expression adaptively. Teachers positively responded this model flexibility to accommodate students with special needs, including dyslexia, slow learners, ADHD (attention deficit hyperactivity disorder), and concentration disorders. This study provides a theoretical basis and direction for developing more inclusive, structured, and transformative English learning practices.
This study aims to describe the Analisis Kemampuan Berpikir Matematika Siswa Tunagrahita di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 27 Surabaya Afiani, kunti Dian Ayu; Syarifuddin, Syarifuddin; Syakroni, Moch.
Jurnal Penelitian IPTEKS Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENELITIAN IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/penelitianipteks.v9i1.1524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir matematis siswa tunagrahita dalam menyelesaikan soal matematika pada materi perkalian. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian ini adalah siswa tunagrahita yang terdiri dari tiga orang. Teknik pemilihan subjek menggunakan teknik purposive sampling yang didasarkan pada kriteria siswa yang memiliki kelainan mental tunagrahita. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Sementara instrument lainnya yaitu soal matematika yang sudah divalidasi oleh validator. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik think aloud method. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa kemampuan berpikir matematis siswa PA dan HI berada pada tingkat kemampuan berpikir rendah, karena belum mampu mengingat fakta atau konsep operasi perkalian yang pernah dipelajarinya. Sementara siswa ZU memiliki kemampuan berpikir matematis pada tingkat sedang, hal ini dikarenakan siswa ZU sudah mampu merepresentasikan masalah/informasi dengan baik serta mampu membuat koneksi konsep antar materi matematika dan memecahkan masalah matematika sederhana.
Penguatan Literasi Mitigasi Bencana bagi Siswa Tunagrahita melalui Virtual Reality Berbasis Narasi Bilingual di SLB B-C Optimal Kenjeran Ro’ifah, Ro’ifah; Pratiwi, Vina Erni; Syakroni, Moch.; Ashiddiqi, Safril Umar; Marini, Marini; Novianti, Triuli
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1756

Abstract

Siswa tunagrahita merupakan kelompok rentan yang memiliki keterbatasan dalam memahami risiko bencana dan langkah perlindungan diri, terutama pada satuan pendidikan yang berada di wilayah rawan bencana seperti SLB B-C Optimal Kenjeran Surabaya. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat literasi mitigasi bencana dan proteksi diri siswa tunagrahita melalui pemanfaatan media pembelajaran berbasis Virtual Reality (VR) dengan narasi bilingual yang dinamakan SafeQuest-VR. Pelaksanaan program menggunakan pendekatan partisipatif dan Human-Centered Design yang meliputi identifikasi kebutuhan mitra, pengembangan modul literasi mitigasi bencana berbasis narasi bilingual, pembuatan media SafeQuest-VR, pelatihan guru dan orang tua, pendampingan pembelajaran, serta evaluasi program. Kegiatan melibatkan 20 siswa tunagrahita SDLB, 15 guru, dan 5 tenaga kependidikan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa terhadap pengenalan jenis bencana, langkah perlindungan diri, kemampuan mengikuti instruksi simulasi, serta sikap fokus dan responsif selama pembelajaran, dengan rata-rata peningkatan sebesar 35–36%. Selain itu, program menghasilkan luaran berupa media SafeQuest-VR, modul pembelajaran, buku panduan, poster edukasi, dan video dokumentasi. Temuan ini menunjukkan bahwa SafeQuest-VR efektif sebagai media pembelajaran adaptif untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana dan mendukung penguatan pendidikan inklusif yang berkelanjutan.
Penguatan Literasi Mitigasi Bencana bagi Anak Tunagrahita melalui Virtual Reality Berbasis Narasi Bilingual di SLB B-C Optimal Kenjeran Ro'ifah, Ro'ifah; Pratiwi, Vina; Syakroni, Moch.; Ashiddiqi, Safril Umar; Marini; Novianti, Triuli
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1830

Abstract

Anak-anak dengan disabilitas intelektual sangat rentan terhadap risiko kekerasan, pelecehan, dan bencana karena keterbatasan kemampuan dalam melindungi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas SafeQuest-VR, sebuah media pembelajaran Virtual Reality (VR) berbasis narasi bilingual yang dirancang untuk memperkuat literasi kebencanaan inklusif di SLB B-C Optimal Kenjeran, Surabaya. Penelitian dilaksanakan melalui tahapan partisipatif, meliputi asesmen kebutuhan, pengembangan modul narasi bilingual, perancangan dan implementasi VR, pelatihan guru dan orang tua, penerapan di kelas, simulasi bencana, serta evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan disabilitas intelektual memiliki keterlibatan yang lebih tinggi, pemahaman yang lebih baik mengenai konsep perlindungan diri, serta kesiapsiagaan yang meningkat dalam menghadapi keadaan darurat. Guru memperoleh kompetensi baru dalam mengintegrasikan VR ke dalam praktik pembelajaran, sementara sekolah berhasil menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) evakuasi bencana yang inklusif. SafeQuest-VR terbukti efektif sebagai media pendidikan adaptif dan inklusif yang mampu menjembatani kesenjangan literasi kebencanaan bagi peserta didik yang rentan. Program ini memiliki prospek untuk diintegrasikan secara berkelanjutan dalam kurikulum sekolah dan dapat direplikasi di lingkungan pendidikan inklusif lainnya.