Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

DESAIN SISTEM INKUBATOR TELUR OTOMATIS MENGGUNAKAN PROTOKOL MQTT TERINTEGRASI DENGAN APLIKASI SELULER Rohman, Ardianto Syaifur; Dwianto, Sihmaulana; Genarsih, Tunjung
Jurnal Teknik Elektro Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36546/jte.v14i2.1396

Abstract

Penelitian ini membahas desain sistem inkubator telur otomatis yang menggunakan teknologi Internet of Things (IoT) terintegrasi aplikasi mobile, dengan tujuan meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses penetasan telur. Metode penetasan tradisional sering mengalami tantangan dalam kontrol suhu dan kelembaban, yang dapat mengakibatkan kegagalan penetasan. Dengan memanfaatkan protokol Message Queuing Telemetry Transport (MQTT), sistem ini mampu melakukan pemantauan dan pengendalian suhu dan kelembaban secara real-time. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kalibrasi sensor suhu dan kelembaban DHT11 memberikan error maksimum sebesar +1,10, dan otomatisasi relay berhasil menjaga kondisi suhu dan kelembaban optimal. Stabilitas konektivitas MQTT mencapai 99,8%, dengan latency rendah kurang dari 150 ms, yang mendukung komunikasi cepat dan andal antara pengguna dan perangkat. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan teknologi modern dalam budidaya unggas, serta memberikan solusi inovatif untuk meningkatkan praktik penetasan telur.
Inovasi Pembelajaran Otomotif melalui Implementasi Sensor Cerdas di SMAN Ambulu Jember Mulyono, Novangga Adi; Aulina, Audha Fitrah; Dwianto, Sihmaulana; Ali, Reynaldi Akbar
Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): MEI-AGUSTUS
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM) of the Islamic University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jak.v5i2.4156

Abstract

The rapid development of Internet of Things (IoT) technology and smart sensors in the automotive industry opens up great opportunities in the world of education, especially at the high school level. This community service program aims to introduce Arduino-based sensor and microcontroller technology to students of SMAN Ambulu Jember through a workshop approach and project-based learning. The method used in this activity uses the PAR (participatory action research) method with an interactive workshop approach and project-based learning that includes an introduction to types of automotive sensors such as DHT11, HC-SR04, and LDR as well as sensor installation and programming practices. The evaluation results showed a significant increase in students' understanding of the concept of IoT and microcontrollers, as well as a high interest in studying the field. This workshop proves the effectiveness of the interactive learning model in improving students' technological literacy and readiness to face the challenges of industry 4.0.
Pengembangan Alat Portabel Pengukur Kadar Air dan Suhu Biji Kopi Berbasis ESP32 dengan Sensor Kapasitif dan Penyimpanan Data Real-Time Rohman, Ardianto Syaifur; Nari, Mochamad Irwan; Siahan, Daniel Fernando; Jamil, Mursit; Kurniawan, Atalarick Dwi Novial; Dwianto, Sihmaulana; Genarsih, Tunjung; Asmono, Sepdian Luri
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2025.17.2.12

Abstract

The primary quality indicator of coffee beans is determined by their moisture content. This study aims to develop a portable prototype device for measuring both the moisture content and temperature of coffee beans, utilizing an ESP32 microcontroller integrated with a Capacitive Soil Moisture Sensor v1.0 and an SHT21 sensor. The device is designed to provide accurate and efficient measurements, with results displayed in real time on an OLED screen. In addition, the system stores measurement data on an SD card for further analysis. Experimental testing was conducted five times for each sample, comparing the results of the prototype with reference instruments, namely the YL-69 sensor for moisture measurement and a digital thermometer for temperature measurement. The results demonstrated that the device achieved a high level of accuracy, with an average relative error of 1.05% for moisture content and 0.91% for temperature. Furthermore, the prototype was proven to be portable and energy-efficient, consuming 7.7 Wh over 1.1 hours of operation, as evaluated through battery-based performance testing until full discharge. With its integrated data storage and real-time monitoring capabilities, this device provides a practical solution for coffee farmers and processors in maintaining and ensuring the quality of coffee beans.
Peningkatan Kapasitas Tefa Engineering Creative Corner (ECC) melalui Pelatihan dan Komersialisasi Produk Smart Robotik Kit di Desa Badean Purnomo, Fendik Eko; Rofi'i, Ahmad; Fanani, Nurul Zainal; Genarsih, Tunjung; Nari, Mochamad Irwan; Afianah, Nuzula; Dwianto, Sihmaulana; Putri, Salsabila Liandra; Rohman, Ardianto Syaifur; Afriansyah, Faisal Lutfi
SEJAGAT : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): Desember
Publisher : P3M Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/sejagat.v2i3.6793

Abstract

Smart Robotic Kit hadir sebagai solusi edukatif yang mampu mengintegrasikan berbagai aspek STEM secara interaktif dan menyenangkan. Dengan menggunakan robot sebagai media pembelajaran, siswa dapat memahami konsep-konsep fisika, logika pemrograman, dan sistem kontrol dengan cara yang lebih konkret dan bermakna.TEFA Engineering Creative Corner (ECC) Jurusan Teknik Politeknik Negeri Jember merupakan unit potensial yang telah mengembangkan produk inovatif berupa Smart Robotic Kit. Produk ini dirancang sebagai perangkat modular berbasis mikrokontroler dan sensor, yang mudah digunakan untuk pelatihan tingkat dasar hingga menengah. Meskipun pengembangan alat ini telah berjalan melalui riset sebelumnya, pemanfaatan dan hilirisasi produk tersebut masih terbatas karena belum adanya modul pelatihan standar serta strategi promosi yang terstruktur. Hal ini berdampak pada rendahnya tingkat adopsi produk oleh sekolah-sekolah mitra atau komunitas pendidikan lainnya. Permasalahan yang dialami oleh mitra antara lain; belum ada pengembangan modul pelatihan yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran STEM untuk penggunaan Smart Robotic Kit di lingkungan TEFA ECC di desa Badean, belum konfermasi dalam meningkatkan keterampilan dan pemahaman pelajar dalam bidang robotika dan teknologi melalui kegiatan pelatihan berbasis Smart Robot Kit dan belum adanya strategi promosi dan komersialisasi produk Smart Robotic Kit agar dapat diterima secara luas oleh sekolah-sekolah di desa Badean. Solusi yang diberikan pada mitra antara lain; didesain modul pelatihan yang efektif sesuai dengan kebutuhan pembelajaran STEM untuk penggunaan Smart Robotic Kit di lingkungan TEFA ECC. Manfaat yang dapat Memberikan akses terhadap pembelajaran STEM berbasis praktik langsung menggunakan teknologi robotika, meningkatkan minat belajar dan pemahaman konsep sains-teknik secara aplikatif, Meningkatkan kapasitas sebagai pusat pelatihan dan inovasi teknologi, serta memperkuat peran sebagai penghubung antara pendidikan vokasi dan industri, Mendorong hilirisasi hasil riset dosen dalam bentuk produk siap pakai yang mendukung pembelajaran berbasis teknologi dan menyediakan solusi teknologi edukatif yang dapat diakses untuk pelatihan mandiri, workshop, atau kegiatan pendidikan nonformal lainnya. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan minat dari mitra untuk mengetahui dan memahami tentang smart robotic kit dengan ditunjukkan melalui angket dan hasil wawancara mitra. Hal lain yang nampak adalah dengan semakin tingginya keikutsertaan mitra dalam menerapkan langsung pada lingkungan yang mendukung secara perekonomian dan sosial.