Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : SPEKTRA KOMUNIKA

REPRESENTASI NILAI MODERASI BERAGAMA DALAM FILM MALCOLM X KARYA SPIKE LEE PADA PLATFORM STREAMING HBO MAX Mardhia, Kuni Zulfa; Masruroh, Sayidah Afyatul
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 4 No 1 (2024): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/spektra.v4i1.8421

Abstract

Studi ini bertujuan menganalisis representasi nilai moderasi beragama dalam film Malcolm X karya Spike Lee pada platform streaming HBO Max tentang kehidupan seorang tokoh pergerakan muslim berkulit hitam di Amerika. Dengan menggunakan analisis Semiotika Roland Barthes, hasil studi ini menemukan 5 adegan pada film Malcolm X yang mengandung nilai moderasi beragama sesuai rumusan Kemenag tentang prinsip dalam moderasi beragama, seperti yang dinyatakan Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas, bahwa secara umum moderasi beragama memiliki dua prinsip yakni adil dan berimbang, bersikap adil dan berimbang dalam memandang, menyikapi, dan mempraktikkan keseimbangan dalam keberagaman dalam beragama. Film Malcolm X ini merepresentasikan nilai moderasi beragama adil dan berimbang yang diselipkan pada dialog dan beberapa scene yang berisi perlawanan terhadap kekerasan, pelanggaran hak asasi manusia, dan masalah rasial. Penelitian ini diharapkan menjadi sebuah sudut pandang yang baru tentang bagaimana film populer dapat berfungsi sebagai media dakwah atau pendidikan untuk mempromosikan nilai-nilai moderasi beragama kepada masyarakat luas
Internalisasi Moderasi Beragama Melalui Tradisi Munjungan Di Dusun Sawur Desa Bulusari: Internalisas Abdul Aziz, Muhammad; Masruroh, Sayidah Afyatul
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 3 No 2 (2024): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/spektra.v3i2.6890

Abstract

Indonesia is known as a multicultural country that is rich with various tribes, religions and tastes. However, considering the abundant cultural, cultural and religious diversity throughout Indonesia, the Indonesian people have an urgent responsibility to strengthen the values ​​of tolerance and harmony between people. .Internalization of Religious Moderation Through the Munjungan Tradition. The first stage carried out was to determine the theme, namely the internalization of religious moderation through the munjungan tradition in the sawur village of Bulusari, with research objectives (1) the process of internalization of religious moderation, (1) supporting and inhibiting factors in the Munjungan tradition in Suwur Hamlet, Bulusari Village, District. Tarokan, Kab. Kediri. So this research uses a descriptive qualitative approach using social interaction theory to study it in depth. The research results show that the munjungan tradition has an important role in the process of internalizing various modes of moderation, namely respecting differences in beliefs, respecting religious plurality, attitudes of tolerance, building harmonious relationships and reducing conflict.
REPRESENTASI NILAI MODERASI BERAGAMA DALAM FILM MALCOLM X KARYA SPIKE LEE PADA PLATFORM STREAMING HBO MAX Mardhia, Kuni Zulfa; Masruroh, Sayidah Afyatul
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 4 No 1 (2024): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/spektra.v4i1.8421

Abstract

Studi ini bertujuan menganalisis representasi nilai moderasi beragama dalam film Malcolm X karya Spike Lee pada platform streaming HBO Max tentang kehidupan seorang tokoh pergerakan muslim berkulit hitam di Amerika. Dengan menggunakan analisis Semiotika Roland Barthes, hasil studi ini menemukan 5 adegan pada film Malcolm X yang mengandung nilai moderasi beragama sesuai rumusan Kemenag tentang prinsip dalam moderasi beragama, seperti yang dinyatakan Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas, bahwa secara umum moderasi beragama memiliki dua prinsip yakni adil dan berimbang, bersikap adil dan berimbang dalam memandang, menyikapi, dan mempraktikkan keseimbangan dalam keberagaman dalam beragama. Film Malcolm X ini merepresentasikan nilai moderasi beragama adil dan berimbang yang diselipkan pada dialog dan beberapa scene yang berisi perlawanan terhadap kekerasan, pelanggaran hak asasi manusia, dan masalah rasial. Penelitian ini diharapkan menjadi sebuah sudut pandang yang baru tentang bagaimana film populer dapat berfungsi sebagai media dakwah atau pendidikan untuk mempromosikan nilai-nilai moderasi beragama kepada masyarakat luas
PESAN KEMANUSIAAN DALAM FILM THE DOUGHTER OF WAR Armaini, Weni; Masruroh, Sayidah Afyatul
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 1 No 2 (2022): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/.v1i2.3027

Abstract

Abstrak: Artikel ini mendeskripsikan pesan kemanusiaan yang terdapat dalam film “The Doughter Of War” karya Can Ulkay. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tanda dan makna pesan kemanusiaan yang diceritakan dalam film tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis semiotika Roland Barthes. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa bentuk pesan kemanusiaan dalam film The Doughter Of War yakni berupa makna denotasi, konotasi, dan mitos. Makna denotasi yang terdapat pada film The Doughter Of War berupa rangkaian konflik serta solusi dari segala permasalahan yang datang saat Korea Selatan mendapat serangan dari Korea Utara hingga kisah Suleyman untuk menemukan Ayla. Makna konotasi yang terdapat pada beberapa adegan film yang sudah dianalisis di atas berupa adanya kasih sayang, perjuangan, pengorbanan, do’a, ikhtiar, tanggung jawab, tolong menolong, usaha, serta nasihat hidup, sehingga melahirkan mitos yang mengandung pesan-pesan positif, ataupun nasihat yang berhubungan dengan moralitas. Terdapat 13 adegan pada film The Doughter Of War yang mengandung pesan kemanusiaan yang diukur sesuai indikator kemanusiaan menurut Nurgiayantoro, yakni hubungan manusia dengan sesama manusia yang mencakup kasih sayang orang tua terhadap anak, persahabatan, tolong menolong, dan saling menasehati. Hubungan manusia dengan tuhannya yang mencakup ketaatan menjalankan perintahNya. Hubungan manusia dengan dirinya sendiri yang mencakup keharusan belajar untuk meningkatkan kualitas diri. Dan hubungan manusia dengan alam yang mencakup usaha untuk memperbaiki alam yang telah dirusak. Peneliti berargumen bahwa pesan kemanusiaan sangat perlu disampaikan melalui sebuah media guna menumbuhkan kesadaran masyarakat, mengingat saat ini banyak perilaku yang kurang memanusiakan manusia.
ANALISIS ISI CERAMAH BUYA YAHYA “KETIKA UJIAN HIDUP TERASA MELELAHKAN” PADA CHANNEL YOUTUBE AL-BAHJAH TV Maghfiroh, Lailatul; Masruroh, Sayidah Afyatul
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 2 No 1 (2023): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/.v2i1.3721

Abstract

Buya Yahya in a short time has received a lot of attention from the public in an effort to spread Islamic da'wah on YouTube social media through the Al-Bahjah TV channel. This is due to the way Buya Yahya speaks in his lectures which always sound and look interesting, the use of language that is easy to understand, his lectures which are not only consumed by the Indonesian public but also abroad. This research focuses on, the message of Buya Yahya's lecture "When Life's Exams Feel Tired" on the Al-Bahjah TV YouTube channel. The results of this study indicate that the message of Buya Yahya's lecture contained in the YouTube channel Al-Bahjah TV with the title "Ketika Ujian Hidup Terasa Melelahkan" is a message of aqidah including human faith in Allah. Moral messages include the behavior and character of a person in everyday life such as patience, forgiveness, open mindedness, always living in peace and not envying each other, being arrogant, fighting against each other, inciting one another. And the message of Shari'ah includes matters of worship and law. The researcher argues that the da'wah message is very relevant to the current conditions of development, because it is a message of vigilance regarding information that is circulating, because not all of it comes from the right sources.
KORELASI DAKWAH KYAI DALAM PENGAJIAN KITAB AL-KABA’IR DENGAN TINGKAT KESADARAN SANTRI PADA BAHAYA DOSA BESAR Mufidzati, Khumairo; Masruroh, Sayidah Afyatul
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 2 No 2 (2023): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/.v2i2.4721

Abstract

Da’wa, in general, is an activity of inviting or exhorting towards good deeds and abstaining from bad deeds, through preaching delivered by a religious teacher (kyai) during the study of the book Al-Kaba'ir. This direct preaching enhances the knowledge, understanding, and awareness of the students (santri) of Pondok Pesantren Nurul Ilmi Wal Fikri Tebuireng Jombang regarding the dangers of major sins, thereby encouraging their attitudes and behaviors to avoid committing major sins and developing a sense of consciousness within themselves. The aim of this research is to determine the correlation between the kyai's preaching in the study of the book Al-Kaba'ir and the level of consciousness among the students regarding the dangers of major sins at Nurul Ilmi Wal Fikri Tebuireng Jombang Islamic boarding school. This study employs a quantitative method, specifically correlational research. It can be concluded from this research that there is a significant, strong, and positive correlation between the kyai's preaching in the study of the book Al-Kaba'ir and the level of consciousness among the students regarding the dangers of major sins. This is evidenced by the assessments of the respondents (students of Pondok Pesantren Nurul Ilmi Wal Fikri Tebuireng Jombang). It is also supported by the results of the Spearman rank correlation test, which yielded a Sig value of 0.000 < 0.05. Therefore, the alternative hypothesis (Ha) is accepted, and the null hypothesis (H0) is rejected, indicating that there is a correlation (relationship) between the kyai's preaching in the study of the book Al-Kaba'ir and the level of consciousness among the students regarding the dangers of major sins. The obtained correlation coefficient is 0.697.