Adriani, Syifa
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UJI AKTIVITAS ANTIDIABETES DARI EKSTRAK ETANOL VARIAN DAUN TIN (Ficus carica L.) PADA MENCIT PUTIH JANTAN Mustika, Meilinda; Adriani, Syifa; Muhammad, Putra Restu
Jurnal Farmasi Higea Vol 16, No 2 (2024)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v16i2.655

Abstract

Diabetes mellitus adalah sindrom metabolik terjadi ketika produksi insulin tidak mencukupi atau jumlah insulin cukup tetapi kerjanya kurang baik yang ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah. Tanaman tin dengan nama latin (Ficus carica L.) memiliki banyak varietas. Daun Tin memiliki kandungan metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antidiabetes. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek ekstrak etanol daun tin (Ficus carica L.) terhadap nilai glukosa darah mencit putih jantan yang diinduksi aloksan. Hewan uji dibagi menjadi 8 kelompok yaitu kelompok kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif, ekstrak etanol varietas Green Yordan (GY) dosis 700 mg/kgBB, Red Palestine (RP) dosis 700 mg/kgBB, LSU Gold (LG) dosis 700 mg/kgBB, Panache Tiger (PT) dosis 700 mg/kgBB, dan Bajihong (BJ) dosis 700 mg/kgBB, dan pembanding (metformin 1,3 mg/kgBB). Ekstrak etanol diberikan secara per oral selama 7 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun tin dapat mempengaruhi kadar glukosa darah mencit putih jantan (sig<0,05), dimana varietas Bajihong (BJ) dan Green Yordan (GY) dosis 700 mg/kgBB memberikan efek penurunan glukosa darah paling tinggi.
Kajian Polifarmasi dan Potensi Interaksi Obat Pada Pasien HIV/AIDS di Puskesmas Seberang Padang Kota Padang Ramadhani, Putri; Sakinah, Sakinah; Adriani, Syifa; Damayanti, Nurul; Hijriani, Nursela
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 7, No 1 (2026): Januari
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v7i1.37320

Abstract

Sistem imun, dan khususnya sel darah putih, merupakan target dari Human Immunodeficiency Virus (HIV). Acquired immunodeficiency syndrome (AIDS)," merupakan sekumpulan gejala dan indikator penyakit yang terkait dengan melemahnya sistem imun yang disebabkan oleh infeksi HIV. Obat antiretroviral sangat penting untuk pengobatan HIV/AIDS. Namun demikian, interaksi obat dapat terjadi jika banyak obat dikonsumsi secara bersamaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki kemungkinan interaksi obat di antara pasien HIV/AIDS di Puskesmas Seberang Padang, Kota Padang, dan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara frekuensi penggunaan obat dan frekuensi interaksi obat di antara pasien tersebut. Metode penelitian menggunakan desain cross-sectional, pengumpulan data prospektif, dan strategi pengambilan sampel terbatas waktu, penelitian ini memberikan hasil analitis tanpa melakukan eksperimen. Berdasarkan data yang diperoleh, jenis interaksi yang paling umum adalah farmakokinetik, dan insiden interaksi tertinggi berada pada kategori sedang yaitu 96,92%. Dalam penelitian ini, 119 pasien HIV/AIDS memiliki 26,37% kejadian yang berpotensi menyebabkan interaksi obat. Di Puskesmas Seberang Padang, terdapat hubungan linier positif yang signifikan (r=0,618) antara jumlah interaksi obat dan jumlah penggunaan obat oleh pasien HIV/AIDS, menurut analisis statistik. Nilai p 0,000, kurang dari tingkat sig. 0,05.