Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan Kerja, Budaya Organisasi dan Beban Kerja Terhadap Motivasi Kerja Pegawai Kantor Cabang Bank Papua Abepura Wainggai, Yan Pieter; Yamin Noch, Muhammad; Akbar, Mohamad Aldrin; Zakaria, Zakaria; Husen, Sjamsiar
Jurnal Economic Resource Vol. 8 No. 2 (2025): September - February
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/jer.v8i2.1531

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian explanatory dengan model penelitian Survey yang bertujuan untuk mengkaji menganalisis dan membuktikan tentang pengaruh lingkungan kerja, beban kerja dan beban kerja terhadap motivasi kerja pegawai Kantor Cabang Bank Papua Abepura. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 59 responden atau sebesar 50% dari jumlah populasi, dengan Teknik Probability Sampling dimana pengambilan sampel yang memberikan dilakukan secara acak semua anggota populasi memiliki peluang yang sama untuk dipilih menjadi sampel. Berdasarkan hasil uji parsial menunjukan bahwa variabel lingkungan kerja (X1) dan budaya organisasi (X2) berpengaruh signifikan terhadap peningkatan motivasi kerja, sedangkan beban kerja (X3) tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja pegawai Kantor Cabang Bank Papua Abepura. Berdasarkan uji simultan menunjukan bahwa variabel lingkungan kerja (X1), budaya organisasi (X2), dan beban kerja (X3) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja pegawai Kantor Cabang Bank Papua Abepura, dimana variabel budaya organisasi (X2) merupakan variabel yang paling dominan berpengaruh dalam peningkatan Kinerja pegawai dengan pencapaian Standardized Coefficients Beta sebesar 0,723 dan THitung sebesar 6,969 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 lebih besar jika dibandingkan dengan variabel lain. Perolehan nilai Adjusted R² sebesar 0,767 menunjukkan bahwa persentase kontribusi lingkungan kerja, budaya organisasi, dan beban kerja terhadap variabel dependen motivasi kerja sebesar 76,7% sedangkan sisanya 23,3% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini seperti kompetensi, komitmen organisasi, pendidikan, pelatihan, komunikasi, disiplin kerja dan variabel lainnya.
Pengaruh Sistem Akuntansi Keuangan Daerah, Kompetensi Sumber Daya Manusia dan Sistem Pengendalian Internal terhadap Akuntabilitas Laporan Keuangan Daerah Buntuan, Rosalynda; Yamin Noch, Muhammad; Pasolo, Fahrudin; Zakaria, Zakaria; Suratini, Suratini
Atestasi : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 8 No. 2 (2025): April - September
Publisher : Pusat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, FEB, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/atestasi.v8i2.1530

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh Sistem Akuntansi Keuangan Daerah (SAKD), Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), dan Sistem Pengendalian Internal (SPI) terhadap Akuntabilitas Laporan Keuangan Daerah di Kabupaten Pegunungan Bintang. Desain Penelitian dan Metodologi: Desain penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data dikumpulkan dari 98 responden atau sebesar 96,08% dari total populasi sebanyak 102 orang yang merupakan aparatur pada OPD Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode probability sampling dengan jenis simple random sampling. Analisis data dilakukan melalui uji regresi linear berganda dengan pengujian parsial (uji t) untuk masing-masing variabel independen. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa SAKD, kompetensi SDM, dan SPI secara parsial berpengaruh signifikan terhadap akuntabilitas laporan keuangan daerah. Di antara ketiga variabel, SAKD memiliki pengaruh paling dominan dengan nilai koefisien beta sebesar 0,364 dan nilai t sebesar 4,666 pada tingkat signifikansi 0,000. Implikasi: Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan sistem akuntansi berbasis standar pemerintah merupakan langkah strategis dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah. Implikasi praktis dari penelitian ini mendorong pemerintah daerah untuk fokus pada pengembangan sistem akuntansi dan peningkatan kapasitas SDM. Studi lanjutan disarankan untuk memasukkan variabel lain seperti perencanaan anggaran, transparansi, dan adopsi teknologi informasi guna memperkaya model analisis.
Tax Behavior Analysis and Avoidance Strategies in the Retail Industry Yamin Noch, Muhammad; Ridwan Rumasukun, Muhammad
Atestasi : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 6 No. 1 (2023): March
Publisher : Pusat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, FEB, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/atestasi.v6i1.955

Abstract

This research investigates tax behavior and avoidance strategies in the retail industry through a qualitative literature review. The study aims to identify patterns of tax behavior, assess compliance levels, examine the impact of regulatory changes, and propose policy recommendations. Employing a qualitative approach, the research systematically analyzes existing literature from various sources, including scholarly articles, books, and reports. Data collection involves a comprehensive search strategy using databases such as Scopus and Web of Science. The sampling strategy is purposive, focusing on literature that provides rich insights into tax behavior in the retail sector. Data analysis utilizes grounded theory approach to identify recurring themes and patterns. The findings reveal a complex landscape of tax management strategies employed by retailers, including transfer pricing, the use of tax havens, and financial statement manipulation. The research highlights the role of organizational structures and governance practices in influencing tax behavior, emphasizing the importance of internal controls, transparency, and corporate social responsibility initiatives. Moreover, the implications of tax behavior extend beyond individual firms, affecting governments, consumers, and investors. The study underscores the need for collaborative efforts between policymakers, regulators, and industry stakeholders to promote transparency, fairness, and accountability in the retail tax landscape.