Siagian, Hairun Nisa
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Perspektif Pendidikan Islam Tentang Hukum Penutupan Jalan Umum: Keadilan, Aksesibilitas, dan Kesejahteraan Umat Silaen, Irma Sulistia; Sinaga, Ali Imran; Hasibuan, Fahmi Nurjannah; Siagian, Hairun Nisa; Ramadhan, Muhammad Roshan
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Januari - Juni 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i1.649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hukum Menutup Akses Jalan Umum dalam prespektif islam, pengertian Jalan, Sumber hukum menutup jalan (Dalam Perspektif Alquran dan Hadist). Penelitian ini menggunakan metode library research (kepustakaan), dengan menganalisis ayat-ayat Alquran dan hadist yang mengandung nilai hukum menutup jalan. Setelah dianalisis, maka diperoleh hasil penelitian, bahwa Hukum Menutup Akses Jalan Umum dibolehkan apabila dalam hal keadaan darurat atau kebutuhan yang mendesak. Penelitian ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman tentang hukum menutup akses jalan umum yang saat ini sangat jarang di perhatikan.
Transformasi Pendidikan di MTs. Negeri 2 Medan: Sejarah Pertumbuhan dan Perkembangan Madrasah Handoyo, Ibnu Agung; Siagian, Hairun Nisa; Fadly, Mhd. Fahrizal; Dahlan, Zaini
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Januari - Juni 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i1.674

Abstract

Madrasah merupakan sekolah Islam di Indonesia, telah mengalami banyak transformasi signifikan selama bertahun-tahun. MTsN 2 Medan adalah contoh yang baik dari kemajuan pendidikan Islam karena telah berkontribusi besar dalam pembentukan generasi muda yang berkarakter dan mahir dalam agama dan ilmu pengetahuan. Analisis deskriptif dan pendekatan penelitian kualitatif digunakan untuk menggambarkan sejarah perkembangan dan perluasan madrasah khususnya di MTsN 2 Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MTsN 2 medan mengalami berbagai perubahan baik dari segi fasilitas, kurikulum, maupun sistem pendidikan yang diterapkan. Lembaga ini semakin dikenal setelah melakukan inovasi dalam pengembangan kurikulum yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan umum dan agama, serta melibatkan berbagai aspek pembelajaran modern yang relevan dengan tuntutan zaman.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM HADIS NABI SAW SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM: NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM HADIS NABI SAW SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM Siagian, Hairun Nisa; M. Yemmardotillah
KHULUQ: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : Nurul Yaqin Annaba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam hadis Nabi Muhammad SAW sebagai landasan dalam pengembangan kurikulum pendidikan Islam. Kurikulum tidak hanya dipahami sebagai perangkat teknis pembelajaran, melainkan sebagai sistem nilai yang membentuk karakter dan akhlak peserta didik. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan telaah literatur terhadap hadis-hadis bertema pendidikan, khususnya yang berkaitan dengan perintah Rasulullah SAW dalam mendidik anak sejak usia dini, seperti hadis tentang perintah shalat pada usia tujuh tahun. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan dalam hadis mencakup dimensi spiritual (ibadah), moral (akhlak), sosial (hubungan antarindividu), dan psikologis (tahapan perkembangan anak). Hadis-hadis tersebut memberikan fondasi yang kuat bagi penyusunan kurikulum pendidikan Islam yang integratif dan berbasis pada fitrah manusia. Dengan menjadikan hadis sebagai rujukan utama, kurikulum dapat disusun secara kontekstual dan relevan, baik dalam aspek tujuan, materi, metode, maupun evaluasi pendidikan.
Analisis Kemampuan Dosen Rumpun Pendidikan Agama Islam Dalam Menyusun Rencana Pembelajaran Semester Berbasis Outcome Based Education Siagian, Hairun Nisa; R, Abd. Latif.; Halimah, Siti
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.3192

Abstract

Penerapan Outcome-Based Education (OBE) di perguruan tinggi menempatkan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) sebagai instrumen penting dalam menjamin ketercapaian capaian pembelajaran lulusan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan dosen rumpun Pendidikan Agama Islam dalam menyusun RPS berbasis OBE, dengan ruang lingkup kajian pada perumusan capaian pembelajaran, keselarasan antar komponen pembelajaran, desain pembelajaran, sistem penilaian, serta kesesuaiannya dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif melalui analisis dokumen terhadap RPS mata kuliah Ilmu Tauhid/Teologi Islam dan Hadis. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa secara umum dosen telah menunjukkan kemampuan yang relatif memadai dalam merancang RPS berbasis Outcome-Based Education (OBE), meskipun kualitas penyusunannya masih berada pada taraf cukup dan belum sepenuhnya optimal. Secara umum, struktur RPS telah memenuhi prinsip OBE, namun masih ditemukan kelemahan pada aspek keterukuran capaian pembelajaran dan konsistensi constructive alignment antara capaian, metode pembelajaran, dan sistem penilaian. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi OBE dalam perencanaan pembelajaran rumpun Pendidikan Agama Islam masih bersifat parsial dan memerlukan penguatan kompetensi pedagogis dosen agar RPS berbasis OBE dapat diimplementasikan secara lebih optimal.
Women’s Family Roles Strengthen Contemporary Islamic Education: Peran Keluarga Perempuan Menguatkan Pendidikan Islam Kontemporer Siagian, Hairun Nisa; Nahar , Syamsu; Ok, Azizah Hanum
Halaqa: Islamic Education Journal Vol. 10 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/halaqa.v10i1.1853

Abstract

General Background: Women’s roles in Islam are framed through Qur’anic teachings that affirm dignity, rights, responsibility, and participation in family, social, and spiritual life. Specific Background: This study examines women’s roles in family education through Ibn Kathir’s Tafsir al-Qur’an al-‘Azim, especially as wives, mothers, daughters, and educators. Knowledge Gap: Existing discussions on women in Islamic education require a clearer thematic reading of Ibn Kathir’s interpretation and its relevance to contemporary Islamic education. Aims: This study aims to examine Ibn Kathir’s scholarly background, his interpretive approach, women’s roles in family education, and the relevance of these roles to contemporary Islamic education. Results: The findings show that Ibn Kathir applied tafsir bi al-ma’thur with a tahlili approach by interpreting Qur’anic verses through other verses, prophetic traditions, Companions’ views, and Successors’ opinions. His interpretation presents women as wives who foster household harmony, mothers who bear major biological, moral, emotional, and spiritual responsibilities, daughters who contribute responsibly to family life, and educators who guide faith, morality, piety, and character formation. Novelty: The study recontextualizes Ibn Kathir’s classical exegesis by connecting women’s family roles with contemporary Islamic education, gender justice, women’s empowerment, and character formation. Implications: The findings indicate that Ibn Kathir’s interpretation remains relevant for strengthening family-based Islamic education while requiring contextualization to address modern social dynamics and broader roles of women. Highlights• Ibn Kathir presents women as wives, mothers, daughters, and educators.• Mothers hold central responsibility in faith, morality, and character formation.• Classical Qur’anic exegesis remains relevant when contextualized for modern society. KeywordsIbn Kathir; Women Roles; Family Education; Islamic Education; Qur’anic Exegesis