Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA GHATHAF COFFEE PREMIUM TEUPIN PUNTI ACEH UTARA Rahmi; Sutoyo; Ferdiananda Chadafi, Muhammad; Rahmati, Rahmati; Husna, Syifa Ul
JURNAL ILMU MANAJEMEN DAN KEWIRAUSAHAAN (JIMK) Vol 5 No 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jimk.v5i2.3892

Abstract

This study aims to identify the influence of product quality and service quality on customer satisfaction at Ghathaf Coffee Premium, Teupin Punti, North Aceh. The research method used is quantitative with a survey approach. Data were collected through questionnaires distributed to 75 regular customers who have experience with Ghathaf Coffee Premium products and services, and the data were processed using SPSS 29. The results of regression analysis show that product quality has a positive and significant effect on customer satisfaction, with a regression coefficient value of 0.462 and a t-value of 5.159 > 1.666. Service quality also has a positive and significant effect on customer satisfaction, with a regression coefficient value of 0.223 and a t-value of 3.087 > 1.666 and a significance value of 0.000 < 0.05. Together, product quality and service quality have a positive and significant impact on customer satisfaction at Ghathaf Coffee Premium Teupin Punti, North Aceh. The implications of this study highlight the importance for Ghathaf Coffee Premium to continuously improve its product and service quality to maintain and enhance customer satisfaction and strengthen its market position.
ANALISIS PENETAPAN HUKUMAN PIDANA MENURUT TEORI PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA : (Studi Terhadap Putusan Nomor 234/PID.SUS/2023/PT BNA) Husna, Syifa Ul; Edi Darmawijaya; Nurul Fithria
Parhesia Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Parhesia Universitas Mataram
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan teori pertanggungjawaban pidana yang didasarkan pada unsur kesengajaan ( dolus ) dalam perkara Putusan Nomor 234/PID.SUS/2023/PT BNA, yang berkaitan dengan pelanggaran terhadap Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Perkara ini menyoroti tantangan dalam membuktikan unsur kesengajaan pada tindak pidana siber, khususnya ketika pelaku mengemukakan adanya pengaruh dari pihak luar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, dengan pendekatan studi kepustakaan yang mencakup data primer (putusan pengadilan dan peraturan perundang-undangan), data sekunder (literatur hukum), serta data tersier (kamus hukum). Temuan penelitian menunjukkan bahwa Pengadilan Tinggi Banda Aceh tetap menegakkan prinsip pertanggungjawaban pidana individu meskipun terdapat klaim campur tangan dari pihak ketiga, dengan penilaian telah terpenuhinya unsur keinginan ( willens ) dan kesadaran ( wetens ). Namun demikian, penelitian ini juga menemukan bahwa analisis hakim belum sepenuhnya membedakan antara bentuk dolus directus dan dolus eventualis , serta kurang memperhatikan aspek tekanan psikologis yang mempengaruhi pelaku. Di sisi lain, perbandingan antara keputusan tingkat pertama dan banding mengungkapkan perbedaan dalam menafsirkan unsur-unsur “membuat dapat diakses” sebagaimana diatur dalam UU ITE, serta ditemukan ketidaksesuaian dalam penerapan persahabatan dengan ketentuan Pasal 21 ayat (4) KUHAP. Temuan ini menekankan pentingnya harmonisasi penafsiran hukum pidana di ranah digital demi menjamin kepastian hukum dan keadilan.
ANALISIS PENETAPAN HUKUMAN PIDANA MENURUT TEORI PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA : (Studi Terhadap Putusan Nomor 234/PID.SUS/2023/PT BNA) Husna, Syifa Ul; Edi Darmawijaya; Nurul Fithria
Parhesia Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Parhesia Universitas Mataram
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan teori pertanggungjawaban pidana yang didasarkan pada unsur kesengajaan ( dolus ) dalam perkara Putusan Nomor 234/PID.SUS/2023/PT BNA, yang berkaitan dengan pelanggaran terhadap Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Perkara ini menyoroti tantangan dalam membuktikan unsur kesengajaan pada tindak pidana siber, khususnya ketika pelaku mengemukakan adanya pengaruh dari pihak luar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, dengan pendekatan studi kepustakaan yang mencakup data primer (putusan pengadilan dan peraturan perundang-undangan), data sekunder (literatur hukum), serta data tersier (kamus hukum). Temuan penelitian menunjukkan bahwa Pengadilan Tinggi Banda Aceh tetap menegakkan prinsip pertanggungjawaban pidana individu meskipun terdapat klaim campur tangan dari pihak ketiga, dengan penilaian telah terpenuhinya unsur keinginan ( willens ) dan kesadaran ( wetens ). Namun demikian, penelitian ini juga menemukan bahwa analisis hakim belum sepenuhnya membedakan antara bentuk dolus directus dan dolus eventualis , serta kurang memperhatikan aspek tekanan psikologis yang mempengaruhi pelaku. Di sisi lain, perbandingan antara keputusan tingkat pertama dan banding mengungkapkan perbedaan dalam menafsirkan unsur-unsur “membuat dapat diakses” sebagaimana diatur dalam UU ITE, serta ditemukan ketidaksesuaian dalam penerapan persahabatan dengan ketentuan Pasal 21 ayat (4) KUHAP. Temuan ini menekankan pentingnya harmonisasi penafsiran hukum pidana di ranah digital demi menjamin kepastian hukum dan keadilan.
Penggunaan Wordwall sebagai media evaluasi pembelajaran tematik pada peserta didik kelas IV di sekolah dasar Husna, Syifa Ul; Sukarno, Sukarno; Yulisetiani, Septi
JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia): Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 9, No 1 (2023): JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia): Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpiuns.v9i1.76662

Abstract

This study aims to describe the use, problems, and responses of students to the use of Wordwall as a medium for evaluating thematic learning in elementary schools. This research uses a qualitative approach with a case study method. The subjects in this study were teachers and fourth grade students. Collecting data in this study is by observation, interviews, questionnaires, and documentation. The validity test in this research is source triangulation. Analysis of the data in this study using the interactive model of Miles and Huberman. The results showed that the use of Wordwall as an evaluation medium for thematic learning makes it easier for teachers and students because Wordwall has many features and can be used in all subjects. The problem in designing for teachers is the need for a supportive internet network and the lack of teacher skills. Problems for students include, requiring data packets, being tense, not focused because of time constraints, feeling disturbed if the network is slow. Another obstacle is that students do not have their own handphone to be able to access Wordwall. The responses shown by students include students becoming more active, students motivated in terms of learning, students becoming competitive and enthusiastic.