Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

A PSYCHOLINGUISTIC ANALYSIS OF TIME PRESSURE EFFECTS ON ENGLISH WRITING ACCURACY AND COMPLEXITY Brinda, Sonya; Ardiyanto, Fahrur Rijal
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.6609

Abstract

This study investigates the psycholinguistic effects of time pressure on English writing performance, focusing specifically on writing accuracy and complexity among EFL learners. Writing in a second language involves complex cognitive processes, including working memory, lexical retrieval, and syntactic structuring, which may be disrupted under time constraints. The research aims to analyze how time pressure affects these two critical aspects of writing. A quasi-experimental within-subjects design was employed, involving 40 students of Mayjen Sungkono University. Each participant completed two narrative writing tasks: one under time pressure (15 minutes) and one without time limits. Writing accuracy was assessed through error analysis, while writing complexity was measured using syntactic complexity indices. The findings revealed that time pressure significantly reduced grammatical accuracy and syntactic complexity in students' writing. These results indicate a trade-off between speed and language quality under time constraints. The study concludes that time pressure limits cognitive resources for monitoring and complex sentence construction, highlighting the need for balanced instructional approaches in English writing classes. ABSTRAKStudi ini menyelidiki efek psikolinguistik dari tekanan waktu terhadap kinerja menulis dalam bahasa Inggris, dengan fokus khusus pada akurasi dan kompleksitas tulisan di kalangan pembelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL). Menulis dalam bahasa kedua melibatkan proses kognitif yang kompleks, termasuk memori kerja, pengambilan kosakata, dan penyusunan sintaksis, yang dapat terganggu ketika terdapat batasan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana tekanan waktu memengaruhi dua aspek penting dalam menulis tersebut. Desain penelitian yang digunakan adalah kuasi-eksperimental, melibatkan 40 mahasiswa di Universitas Mayjen Sungkono. Setiap peserta diminta menyelesaikan dua tugas menulis narasi: satu di bawah tekanan waktu (15 menit) dan satu tanpa batasan waktu. Akurasi tulisan dianalisis melalui identifikasi kesalahan tata bahasa, sementara kompleksitas tulisan diukur menggunakan indeks kompleksitas sintaksis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan waktu secara signifikan menurunkan akurasi tata bahasa dan kompleksitas sintaksis dalam tulisan mahasiswa. Temuan ini mengindikasikan adanya keterbatasan antara kecepatan dan kualitas bahasa ketika peserta dihadapkan pada batasan waktu. Studi ini menyimpulkan bahwa tekanan waktu membatasi sumber daya kognitif yang diperlukan untuk memantau kesalahan dan membangun struktur kalimat yang kompleks, sehingga menekankan pentingnya penerapan pendekatan pengajaran yang seimbang dalam pembelajaran menulis bahasa Inggris.
Pelatihan Inovasi Bakso Lele dalam Mendukung Pencegahan Stunting di Desa Pungging Fitriyani, Zenita Afifah; Ardiyanto, Fahrur Rijal; Putra, Dimas Ganda Permana; Rahmawati, Ulfa; Istiqomah, Inuk Wahyuni; Dewi, Yuni Rosita
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4534

Abstract

Stunting merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh masyarakat terutama masyarakat yang memiliki balita. Dalam upaya penurunan stunting maka dibutuhkan beberapa strategi dalam mengembalikan nutrisi agar menjadi lebih baik, mulai dari pemberdayaan ibu hamil, ibu menyusui, sampai pada tumbuh kembang anak. Lele menjadi salah satu alternatif solusi dan meningkatkan nutrisi balita stunting karena dapat membantu penyerapan nutisi yang dibutuhkan tubuh. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pemahaman bagi peserta dalam membuat SIBALE sebagai alternatif dalam memberikan nutrisi bagi balita stunting. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasil pengabdian masyarakat ini yaitu pada tahap persiapan yaitu tim pengabdian masyarakat menyerahkan surat perijinan, surat kesediaan mitra, dan melaksanakan uji coba pembuatan SIBALE. Pada tahap pelaksanaan tim pengabdian masyarakat melaksanakan sosialisasi di Balai Desa Pungging, adapun materi sosialisasi yang diberikan yaitu pencegahan stunting, manfaat lele, dan pelatihan pembuatan bakso lele. Adanya pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam membuat bakso lele yang dapat dimanfaatkan sebagai makanan penambah asupan gizi, sehingga pencegahan stunting dapat dilakukan.
Sosialisasi Pendidikan Karakter, Pengelolaan Sampah dan Praktik Membuat Pot Guna Mendukung Program Adiwiyata di SMPN 2 Dlanggu Kabupaten Mojokerto Fitriyani , Zenita Afifah; Mulyono , Joko Sri; Ardiyanto , Fahrur Rijal; Dewi , Yuni Rosita; Permana Putra , Dimas Ganda; Herdajanto , Trijadi
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v8i1.1716

Abstract

Adiwiyata menjadi program Pemerintah agar peserta didik dapat cinta terhadap lingkungan hidup. Banyaknya permasalahan tentang lingkungan menjadikan pendidikan karakter penting untuk dikembangkan di sekolah, agar warga sekolah memahami perlunya sadar lingkungan dalam menciptakan suasana sekolah yang asri, salah satunya yaitu dengan tidak membuang sampah sembarangan. Pengetahuan yang minim tentang sampah juga menjadikan perlunya warga sekolah untuk mengetahui bagaimana mengelola sampah yang baik. Tujuan adanya pengabdian masyarakat ini yaitu memberikan sosialisasi pendidikan karakter, pengelolaan sampah, dan praktik membuat pot dari galon di SMPN 2 Dlanggu. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu dilakukan dengan 3 tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap akhir. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu tercapainya tujuan sosialisasi, tercapainya target materi yang diberikan dan tercapainya pemahaman dari peserta sosialisasi.