Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Kesiapan UMKM di Kabupaten Sambas dalam Menghadapi Implementasi Coretax Susiana, Utie; Mukaromah, Lailatul; Luthfi, Muhammad Farisan; Sentiya, Novi
Indonesian Accounting Literacy Journal Vol. 5 No. 3 (2025): Indonesian Accounting Literacy Journal (July 2025)
Publisher : Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/ialj.v5i3.6530

Abstract

The government has actively pursued reforms in the tax sector,, including introducing Coretax. Coretax system or core system of tax service administration, for registration, administration, payment and reporting into one. Coretax was issued by the government in (PMK) Number 81 of 2024 concerning Tax Provisions in the context of the Implementation of the Core System of Tax Administration (Coretax). This study aims to determine the readiness of MSMEs in Sambas Regency in facing the implementation of coretax. This study uses qualitative research methods. Data was obtained through interviews, documentation and observation. The focus of the interview questions refers to Parasuraman developing the Technology Readiness Index (TRI), namely Optimism, Discomfort, Innovativeness, and Insecurity. The results of the study show that the readiness of MSMEs in Sambas Regency in facing coretax shows a positive response to digital transformation, but still faces complex dynamics.
Business Plan Untuk Maksimalisasi Cuan: Pelatihan Bagi UMKM Sektor Kuliner di Kabupaten Sambas Noviriani, Eliza; Sentiya, Novi; Roshani, Roshani
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i2.14687

Abstract

Background: Upaya pelatihan dan pendampingan pelaku UMKM Kabupaten Sambas di bidang keuangan antara lain melalui implementasi strategi pengembangan usaha, pemasaran berbasis digital serta penyusunan laporan keuangan. Namun sejauh ini, belum pernah dilakukan pelatihan maupun pendampingan pembuatan rencana bisnis (business plan) bagi pelaku UMKM Kabupaten Sambas khusus nya yang bergerak di sektor kuliner padahal UMKM selayaknya menjalankan tata kelola bisnis yang teratur. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan serta keterampilan pembuatan dokumen rencana bisnis (business plan) bagi pelaku UMKM bidang kuliner. Metode: Pelatihan dilakukan pada 15 pelaku UMKM sektor kuliner di kabupaten Sambas. Kegiatan diselenggarakan di Rumah BUMN Kabupaten Sambas dan berlangsung dalam 3 tahapan, yakni tahap diskusi, pemaparan teori serta praktik menggunakan metode Community Based Participatory (CBPR). Peningkatan pengetahuan dan keterampilan diukur dengan kuesioner pra dan pasca pelatihan. Hasil: Evaluasi capaian keberhasilan pelatihan dengan kuesioner memperoleh hasil perubahan signifikan pengetahuan dan keterampilan pembuatan rencana bisnis (business plan) peserta yaitu dari 20% menjadi 100% dibandingkan sebelum mengikuti pelatihan. Kesimpulan: Pelatihan yang telah diselenggarakan memberikan dampak yang cukup besar untuk pengembangan UMKM di Kabupaten Sambas agar semakin produktif dengan memperluas koneksi pasar yang lebih luas dalam upaya mencapai misi UMKM naik kelas.
Kajian Kelayakan Rencana Usaha Simpan Pinjam BUMDesa Berdasarkan Aspek Keuangan dan Manajemen (Studi: Desa Sekura, Kecamatan Teluk Keramat) Suharman; Lusiono, Eko Febri; Sentiya, Novi; Asbeni
Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/alwatzikhoebillah.v10i1.2172

Abstract

Pengelolaan aset dan potensi desa menjadi agenda penting yang harus terus dikawal dalam pelaksanaan UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa. Tujuan dari pengaturan desa dalam bidang ekonomi sebagaimana Pasal 4 UU desa, yaitu: mendorong prakarsa, gerakan, dan partisipasi masyarakat desa untuk pengembangan potensi dan aset desa guna kesejahteraan bersama. Berdasarkan UU Desa, desa dapat menyelenggarakan penyediaan layanan dasar dengan mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa). BUMDesa merupakan badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh desa melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan desa yang dipisahkan guna mengelola aset, jasa pelayanan, dan usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat desa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Melakukan kajian usaha Simpan Pinjam ditinjau dari aspek Manajemen, aspek keuangan dan menganalisis feasible atau tidak rencana usaha yang akan dijalankan. Jenis penelitian kuantitatif, jenis dan sumber data adalah data primer dan sekunder, alat analisis yang digunakan berupa kelayakan investasi yaitu Net Present Value, Internal Rate of Return, Payback Period, Profitability Index dan Average Rate of Return. Berdasarkan hasil wawancara dengan sekretaris desa sekura U. Rahmat Wahyudi, SE bahwa berdasarkan data anggota masyarakat yang mengajukan permohonan untuk pembuatan surat keterangan usaha yang sampai pada bulan Agustus 2021 adalah sebanyak 385 orang, menurut sekretaris desa ini merupakan salah satu potensi untuk membuka usaha simpan pinjam sebagai salah satu usaha dari BUMDesa yang akan didirikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha simpan pinjam yang direncanakan dengan umur investasi 10 tahun, Discount Factor 6,5%, target peningkatan pendapatan 20% per tahun, Inflasi 5% pertahun, adalah: Untuk Investasi sebesar Rp.215.000.000,00 hasil analisis kelayakan usahanya adalah: Net Present Value = Rp.-242.273.976,59; Internal Rate of Return (IRR) = -17,81% ; Payback Period (PP) = >10 tahun dan Profitability Index (PI) = -0,13%; maka dengan jumlah investasi sebesar Rp.215.000.000,00 dan jumlah dana yang akan dijadikan modal kerja untuk simpan pinjam sebesar Rp. 200.000.000,00; adalah tidak layak (Non feasible). Sedangkan, untuk investasi sebesar Rp. 515.000.000,00 hasil analisis kelayakan usahanya adalah: Net Present Value = Rp.395.618.265,21; Internal Rate of Return (IRR) =8,75%; Payback Period (PP) = 7 tahun 8 bulan , Profitability Index (PI) = 1,77; dan Average Rate of Return (ARR) sebesar 53,99% maka dengan jumlah investasi sebesar Rp.515.000.000,00 dan jumlah dana yang akan dijadikan modal kerja untuk simpan pinjam sebesar Rp. 500.000.000,00; adalah layak (feasible) untuk dijalankan
Sosialisasi Pembelajaran Myob Berbasis Video Animasi Di Smk Negeri 1 Teluk Keramat Sentiya, Novi; Roshani; Munandar
Jurnal Visi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Visi Pengabdian Kepada Masyarakat : Edisi Agustus 2025
Publisher : LPPM Universitas HKBP Nommensen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51622/pengabdian.v6i2.2678

Abstract

The learning process is a series of reciprocal relationships that take place between teachers and students in educational situations to achieve educational goals. This reciprocal relationship is the main condition for the learning process to take place. One of the goals of the learning process is behavior change, which includes changes in knowledge, attitudes and behavior. Achievement of the objectives of this learning process can be seen from the learning outcomes obtained as well as the attitudes and behavior of students in everyday life. However, various obstacles are still often encountered in implementing the learning process. Class XI Vocational School Accounting Computer Subjects, Institutional Accounting and Finance study programs are considered difficult by some students and can be intimidating to learn. Such an assumption is of course a big obstacle in the learning process, it can be said that students have lost before going to war. MYOB (Mind Your Own Business) is an accounting computer application program for working on the accounting cycle to produce financial reports. Students' problems in applying the MYOB accounting computer include setting accounts, setting taxes, linked accounts, recording initial balance data, recording cards, recording transactions, making adjustment journals and preparing financial reports which takes a long time to understand. Thus, animation-based learning videos were prepared to support student learning activities
Analisis Implementasi Penggunaan Teknologi Quick Response Indonesian Standar Pada UMKM (Studi Kasus di Warung Kopi Liber.Co Poltesa) Sentiya, Novi; Mukaromah, Lailatul; Nurhafiza
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 3 No. 1 (2023): Article Research Volume 3 Issue 1, Maret 2023
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v3i1.2810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi penggunaan teknologi Quick Response Indonesian Standard (QRIS) pada UMKM di Warung Kopi Liber.CO Poltesa. Jenis pendekatan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi QRIS di Liber.Co sudah diterapkan namun belum efektif. Kendati demikian, pihak merchant merasakan manfaat dari adanya QRIS. Faktor-faktor penghambat penerapan QRIS dikarenakan kurangnya informasi yang didapatkan oleh customer mengenai QRIS, dan mahasiswa juga menjadi alasan dari kurangnya efektifnya penerapan QRIS di Liber.CO mengingat populasi mahasiswa yang dominan, seharusnya menjadi sumbangsih terbesar sebagai pengguna QRIS namun kenyataannya tidak demikian, justru pada penelitian ini mahasiswa adalah yang paling sedikit menggunakan QRIS dengan beragam alasan
Analisis Pertumbuhan dan Optimalisasi Penerimaan Pajak Restoran di Kabupaten Sambas Afriana, Ulfa’Izah Nur; Mukaromah, Lailatul; Sentiya, Novi; Munandar, Munandar
Indonesian Accounting Literacy Journal Vol. 6 No. 1 (2025): Indonesian Accounting Literacy Journal (November 2025)
Publisher : Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/ialj.v6i1.6734

Abstract

Restaurant taxes in Sambas Regency show great potential with a continuously increasing revenue trend that surpasses targets from 2020 to 2024. This study aims to analyze the growth and optimization of restaurant tax revenue in the area. Data was obtained through interviews with officials from the Regional Financial Agency (BAKEUDA) of Sambas Regency, restaurant taxpayers (WP), and tax consultants. The research results indicate that the growth of restaurant tax revenue is driven by the increasing number of new restaurants, an effectiveness of collection that reaches an average of 135.83% (very effective), as well the implementation of technology such as the Mobile Payment Online System (M-POS) and Tapping Box. Researchers recommend that BAKEUDA increase socialization and technical guidance on the use of M-POS and Tapping Box, as well as conduct systematic data collection on small businesses such as coffee shops to support the optimization of restaurant tax revenue.
Edukasi Literasi Keuangan pada Rumah Ibadah (Masjid) di Parit Baru, Salatiga, Sambas, Kalbar Sentiya, Novi; Roshani; Munandar
Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8 No 3 (2025): Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Parit Baru Village, Salatiga District, Sambas Regency, has 7 mosques, 3 prayer rooms, and 5 Buddhist temples. Some houses of worship have recorded their financial statements, but they are not yet in accordance with the Accounting Standards for Entities Without Public Accountability (SAK-ETAP). SAKETAP is stipulated by the Indonesian Institute of Accountants (IAI) in ISAK-35 (Interpretation of Financial Accounting Standards) concerning the Presentation of Financial Statements for Non-Profit Entities. Therefore, houses of worship require education and training in mosque financial literacy so they understand and are able to present accountable financial statements. Education and training are carried out through Community Service (PKM) activities in the Public Sector Accounting Study Program. The purpose of the PKM activity is to improve understanding and ability in preparing mosque financial statements. The results of the PKM activity show that there is an increase in knowledge and ability in preparing financial statements according to applicable standards. Before the PKM activity, participants did not fully understand house of worship accounting, because financial recording has only been done in a simple manner. However, after participating in PKM activities, house of worship administrators came to understand the importance of good accounting as a form of accountability to the public. This can be seen from the enthusiasm of the participants who want to learn about the application for compiling financial reports for places of worship that we have provided.