Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH SISTEM DIGITALISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA BANK MANDIRI LOMBOK Cornelia, Cindy; Algifani, M. Gaza; Widiyasti, Baiq Dinna; Wardi, Putri Amalia
ECONOMIST: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : CV Sentra Nusa Connection

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63545/economist.v2i1.40

Abstract

Teknologi berkembang dengan sangat cepat, memungkinkan penggunaan layanan elektronik dan meningkatkan kemampuan interaktif dalam berbagai aspek kehidupan. Karyawan bank yang beradaptasi dengan teknologi digital dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam memberikan layanan yang lebih efektif dan efisien kepada nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis dampak digitalisasi perbankan terhadap kualitas kinerja karyawan pada Bank Mandiri di Lombok. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh karyawan Bank Mandiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode asosiatif dengan pendekatan kuantitatif dengan data yang diperoleh menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 37 responden. Hasil pengumpulan data menunjukkan bahwa mayoritas responden setuju bahwa sistem digitalisasi dapat meningkatkan kinerja karyawan karena menawarkan berbagi kemudahan yang berdampak pada efisiensi waktu. Namun disatu sisi karyawan harus beradaptasi dengan pengembangan sistem digitalisasi yang berkembang pesat agar kayawan Bank Mandiri dapat berdampingan dengan sistem digitalisasi yang terus berkembang dalam dunia perbankan saat ini.
Akuntansi Hijau, Kinerja Lingkungan dan Kepemilikan Institusional terhadap Nilai Perusahaan di Sektor Energi Indonesia Cornelia, Cindy; Anggriani, Rini; Hendri, Wira; Dethan, Stevany Hanalyna; Alpiansah, Restu; L. Jatmiko Jati
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i4.8512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh green accounting, environmental performance, dan institutional ownership terhadap firm value pada perusahaan Sektor Energi di Indonesia. Green accounting merupakan praktik akuntansi yang memasukkan aspek lingkungan ke dalam pelaporan keuangan perusahaan. Environmental performance adalah kinerja perusahaan dalam menjaga dan mengelola lingkungan yang tercermin melalui pemeringkatan PROPER. Institutional ownership mengacu pada proporsi kepemilikan saham perusahaan oleh institusi seperti bank, asuransi, dan investor institusional lainnya. Firm value merupakan nilai pasar perusahaan yang tercermin melalui harga saham. Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling dan peneliti menetapkan jumlah sampel sebanyak 22 perusahaan Sektor Energi di Indonesia. Alat analisis data menggunakan software E-views 12. Hasil penelitian menemukan bahwa green accounting tidak berpengaruh terhadap firm value. Environmental performance berpengaruh terhadap firm value. Institutional ownership tidak berpengaruh terhadap firm value. Sedangkan green accounting, environmental performance, dan institutional ownership berpengaruh secara simultan terhadap firm value.
PERUMUSAN STRATEGI BUSINESS MODEL CANVAS (BMC) TERMASUK STRUKTUR BIAYA PADA PERUSAHAAN SATU LANGKAH Wijaya, Deni; Jati, L. Jatmiko; Cornelia, Cindy; Talidobel, Susilo
ECONOMIST: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : CV Sentra Nusa Connection

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63545/economist.v2i4.176

Abstract

Bisnis kreatif di Indonesia sedang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini hadir untuk merumuskan strategi bisnis menggunakan alat Business Model Canvas, perusahaan Satu Langkah dapat menggunakannnya sebagai dasar untuk menentukan strategi atau langkah apa yang akan diambil untuk meningkatkan nilai yang dimilikinya. Model bisnis hubungan pelanggan adalah model bisnis lain yang tidak sesuai. Model ini berfokus pada blok Channels, Customer segments, dan Customer relationship. Perusahaan yang menerapkan model ini akan berkonsentrasi pada strategi perluasan pasar untuk meningkatkan penjualan. Karena perusahaan telah mencapai batas kapasitas produksinya, strategi ini tidak sesuai untuk mereka karena mereka tidak lagi membutuhkan untuk melakukan ekspansi pasar. Salah satu model bisnis lain adalah model bisnis infrastruktur yang berpusat pada blok Key Partner, Key Activities dan Key Resources. Model ini memungkinkan perusahaan untuk berkonsentrasi pada kinerja bisnisnya untuk menghasilkan produk atau layanan yang lebih murah, tetapi model ini tidak cocok untuk bisnis ini karena visi dan misi perusahaan selalu ingin mempertahankan kualitas pelayanan. Ada beberapa tindakan strategis yang dapat diambil oleh perusahaan sesuai dengan strategi inovasi produk, seperti: Berkonsentrasi pada meningkatkan nilai, mengembangkan produk atau layanan yang sudah ada, membuat produk atau layanan baru dan mengembangkan layanan baru dan mempromosikan.
The Impact of Service Quality and Facilities on Customer Satisfaction at Cinta Jawa Cafe Restaurant, Tokyo Cornelia, Cindy; Kusumaningrum, Dewi
Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Sains Terapan Pariwisata
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/jstp.v11i1.508

Abstract

This study examines how service quality and facilities influence customer satisfaction at Cinta Jawa Cafe in Tokyo. A quantitative survey was administered to 75 customers and analyzed using multiple linear regression, supported by t-tests for partial effects and an F-test for the overall model. The respondent profile was dominated by men (53%), aged 17–27 (68%), with senior high school education (45%), and mostly students (46%); nearly half reported monthly food-and-beverage spending of 10,000–30,000 yen (49%), suggesting a young, value-oriented market segment. The results indicate that service quality has a positive and statistically significant effect on customer satisfaction (Sig = 0.000; t = 4.826), implying that timely, accurate, and courteous service plays a decisive role in shaping satisfaction. In contrast, facilities show no significant partial effect in the combined model (Sig = 0.651; t = 0.454), which may reflect overlapping variance with service-quality perceptions or a stronger customer emphasis on the service process than on physical attributes. Despite this, the model is significant simultaneously (Sig = 0.000; F = 32.308), confirming that the predictors jointly explain meaningful variation in satisfaction. The study contributes by providing evidence from an Indonesian restaurant context in Tokyo, where empirical findings on the relative importance of service quality versus facilities remain limited, and offers practical insight that managerial priorities should center on strengthening service performance while maintaining adequate physical conditions.