Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Kandungan Gizi dan Daya Terima Beragam Produk Makanan Fungsional Berbahan Baku Nabati dan Hewani sebagai Alternatif Cemilan Sehat untuk Berbagai Kelompok Usia Kariani, Ni Ketut; Tole, Nekaristi Caessar; Palalu, Joy Elizabeth Manuela; Taruangi, Laura Lawrensa; Hasanah, Uswatun; Tedengki, Steci Veronika; Soelo, Melisa Aprilia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 9 (2024): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i9.1539

Abstract

Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan bahan pangan lokal dalam pembuatan produk olahan yang bergizi, seperti dimsum, crackers, es krim, dan kukis. Anak-anak dan remaja di Indonesia membutuhkan asupan gizi yang memadai untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan, sementara ibu hamil rentan terhadap masalah gizi, termasuk kekurangan energi kronik. Dalam Kegiatan Pengabdian ini, bahan baku yang digunakan meliputi ikan teri, labu siam, bayam merah, ikan nike, albedo semangka, dan tepung kacang merah. Proses pembuatan melibatkan teknik sederhana dan dapat dilakukan dalam waktu singkat. Dimsum, yang terbuat dari ikan teri dan labu siam, menunjukkan kombinasi nutrisi yang baik. Crackers dan kukis mengandalkan tepung bayam merah dan kacang merah, memberikan alternatif camilan sehat. Es krim dari labu kuning dan albedo semangka menawarkan cita rasa baru dengan manfaat gizi. Hasil Kegiatan Pengabdian menunjukkan bahwa pemanfaatan bahan lokal tidak hanya meningkatkan kualitas gizi tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan pangan. Temuan ini diharapkan dapat mendorong kesadaran akan pentingnya gizi seimbang di kalangan masyarakat.
Upaya pencegahan stunting pada anak melalui edukasi gizi seimbang dan inovasi puding kelor Patade, Agnes Erlita Distriani; Krisnawan, Gede Yoga Ditya; Ismail, Cahya; Salsabilah, Fitri; Rifai, Nur Faridha; Fransiska, Natalia; Bungaadjim, Indriyanti; Febrianti, Kirana; Amira, Siti Salwa; Tedengki, Steci Veronika; Umanata, Kadek; Ariani, Ariani; Keristiana, Ni Wayan; Ni Wayan Keristiana
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v7i4.3719

Abstract

Stunting pada balita masih menjadi permasalahan kesehatan yang dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan gizi seimbang, keterbatasan ekonomi, serta kurangnya variasi pangan bergizi dalam rumah tangga. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan status gizi anak dan pengetahuan masyarakat dalam pencegahan stunting melalui pemberian makanan tambahan berbasis lokal berupa puding kelor. Kegiatan dilakukan melalui edukasi gizi seimbang, pembuatan dan pembagian puding kelor sebagai PMT. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan absolut sebesar 11,1 atau setara dengan persentase peningkatan 16,3%. Kegiatan ini juga mendapat antusiasme tinggi dari para ibu yang aktif berpartisipasi dalam pembuatan puding kelor dan berkomitmen menerapkannya sebagai alternatif makanan bergizi bagi keluarga. Efforts to Prevent Stunting in Children Through Balanced Nutrition Education and Moringa Pudding Innovation Stunting among toddlers remains a significant public health concern influenced by limited knowledge of balanced nutrition, economic constraints, and a lack of dietary diversity within households. This community service program aimed to improve children's nutritional status and community knowledge in stunting prevention through the provision of locally based supplementary food in the form of Moringa pudding. The activities included balanced nutrition education, preparation, and distribution of Moringa pudding as complementary food. The results showed an absolute increase of 11.1 points, equivalent to a 16.3% improvement in participants’ knowledge. Moreover, the program received a high level of enthusiasm from mothers, who actively participated in the preparation of Moringa pudding and expressed commitment to adopting it as a nutritious alternative food for their families