Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Terapi Uap Minyak Kayu Putih terhadap Bersihan Jalan Nafas Anak dengan Ispa Diwilayah Kerja UPTD Puskesmas Kawatuna Bianti, Nur; Patade, Agnes Erlita Distriani; Siauta, Viere Allanled
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25487

Abstract

Infeksi saluran pernapasan ialah penyakit yang menyerang pada salah satu bagian saluran pernapasan dan bertahan selama empat belas hari. Terapi uap minyak kayu putih merupakan pengobatan terapi non farmakologi yang dapat membantu meredakan hidung tersumbat dan meningkatkan pernapasan, membuat sekret menjadi lebih encer dan lebih mudah untuk dikeluarkan, dan menjaga selaput lender pada saluran nafas tetap lembab. Tujuan dari penelitian ini yaitu dianalisisnya pengaruh pemberian terapi uap minyak kayu putih terhadap bersihan jalan nafas anak dengan ISPA diwilayah kerja UPTD puskesmas kawatuna.Jenis penelitian kuantitatif dengan metode Pre-Eksperiment desain dengan pendekatan Two Group Pretest-Postest design. Jumlah populasi penelitian ini yaitu 124 orang dengan jumlah sampel 12 orang,menggunakan rumus arikunto dengan tekhnik pengambilan sampel menggunakann Purposive Sampling. Hasil Penelitian Analisa data menggunakan uji Wilcoxon dan hasil Analisa bivariat didapatkan nilai Asymp.Sig.=0,025 < 0,05. Kesimpulan : Ada pengaruh pemberian terapi uap minyak kayu putih terhadap bersihan jalan nafas anak dengan ISPA diwilayah kerja UPTD puskesmas kawatuna. Saran Bagi tempat penelitian agar dapat memanfaatkan terapi uap minyak kayu putih untuk keefektifan bersihan jalan nafas anak dengan penyakit ISPA.
Hubungan Perilaku Merokok dan Pola Makan dengan Kejadian Sindrom Dispepsia Pada Pasien di Ruangan Rawat Inap RSUD Anutapura Palu Mulungan, Ilham S.; Siauta, Viere Allanled; Patade, Agnes Erlita Distriani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25572

Abstract

Sindrom dispepsia ialah kondisi medis ditandai dengan gangguan saluran pencernaan bagian atas,yang menyebabkan gejala seperti nyeri, ketidaknyamanan di daerah perut bagian atas, kembung,mual,serta rasa penuh. Jenis penelitian observasonal analitk kuantitatf pendekatan cros sectonal study. Populasi dalam peneltian 78 pasien yang memiliki perilaku merokok dan pola makan tidak teratur di Ruang rawat Cendrawasih dan Rajawali Rumah Sakit Umum Anutapura,pengamblan sampel mengunakan teknik purposve samplng. Analsis data dengan mengunakan uji Chi-Squar person. Hasil peneltian terhadap 78 respondn didapatkan 35 (89,7%)responden memiliki perilaku merokok berat, sindrom dispepsia, ada16 (76,2%) Untuk pola makan didapatkan ada 47 (87,0%). Terdapat hubungan antara perilaku merokok dan pola makan dengan kejadan sindrom dispepsia pada pasen di Bangsal Rumah Sakit Umum Anutapura Palu dengn nilai p-value = 0,000 (<0,05). Hasil penelitian ini dapat mendorong pemerintah atau instansi terkait (Rumah Sakit Umum Anutapura Palu) untuk memberikan informasi mengenai perilaku merokok dan pola diet yang baik bagi pasien dispepsia melalui seminar atau pelatihan khusus.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Hipertensi di Desa Karunia Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi Patade, Agnes Erlita Distriani; Siauta, Viere Allanled
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25884

Abstract

Hipertensi merupakan the silent killer dimana gejalanya tidak dirasakan namun dapat menyebabkan komplikasi serius. Masalah umum dalam hipertensi adalah ketidakpatuhan pasien. Pasien mungkin tidak patuh berobat karena tidak mengetahui dan memahami pengobatan. Hipertensi yang tidak ditangani dengan baik, dapat menyebabkan banyak komplikasi dan kematian dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Desa Karunia Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan metode korelasional dengan pendekatan cross sectional. Cara pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu purposive sampling yakni pengambilan sampel untuk tujuan tertentu. Sampel dalam penelitian ini yaitu sebagian penderita hipertensi di Desa Karunia Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi yang memenuhi kriteria tertentu, sebanyak 62 Responden. Hasil penelitian didapatkan bahwa 24 responden (38,7%) memiliki tingkat pengetahuan tinggi dan 22 responden (35,5%) kepatuhan minum obat sedang. Berdasarkan Analisis data menggunakan uji Chi Square didapatkan p-value 0,002 < 0,05 yang artinya ada hubungan Tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Desa Karunia Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU ORANG TUA DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA Veronika, Olga; Patade, Agnes Erlita Distriani; Suriawanto, Nelky
Nursing Arts Vol. 19 No. 1 (2025): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36741/na.v19i1.77

Abstract

Pneumonia dikenal sebagai paru-paru basah yaitu penyakit infeksi pada kantung udara paru-paru akibat virus, bakteri, atau jamur. Berdasarkan Studi pendahuluan di Puskesmas Anuntodea Tipo menunjukkan bahwa dari 5 orang tua yang diwawancarai, 3 tidak mengetahui penyakit pneumonia, sedangkan 2 lainnya mengetahui dengan baik. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan perilaku orang tua dengan kejadian pneumonia pada balita di Puskesmas Anuntodea Tipo. Metode Penelitian desain analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 54 orang tua yang membawa anaknya berobat ke Puskesmas Anuntodea Tipo yang diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan uji Kruskal Wallis. Hasil Penelitian menunjukkan nilai p-value= 0.003 <0.05 artinya ada hubungan pengetahuan orang tua dengan kejadian pneumonia dan  nilai p-value= 0.000<0.05 artinya ada hubungan perilaku orang tua dengan kejadian pneumonia. Sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan pengetahuan dan perilaku orang tua dengan kejadian pneumonia pada balita di puskesmas Anuntodea Tipo.
Hubungan Pengetahuan dengan Tingkat Kecemasan Pada Remaja Putri terhadap Kejadian Premenstrual Syndrome (PMS) di SMA Negeri 5 Palu A, Lilis Kurniawati; Udiani, Ni Nyoman; Patade, Agnes Erlita Distriani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PMS adalah kumpulan gejala atau masalah fisik dan emosional, atau perilaku yang dialami oleh wanita pada usia produksi pada satu atau dua minggu menjelang menstruasi. PMS biasanya mulai saat menginjak usia 14 tahun atau 2 tahun setelah menarche, atau saat tahap dimulainya pubertas terus berlanjut atau berakhir hingga saat menopause. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan tentang pengetahuan dengan tingkat kecemasan remaja putri terhadap kejadian premenstrual syndrome (PMS) di SMA Negeri 5 Palu. penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analitik dengan desain cross sectional. Populasi yang diambil dalam penelitian ini mencakup seluruh siswi kelas X, XI, dan XII di SMA Negeri 5 Palu yang berjumlah 83 orang dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Didapatkan p - value sebesar 0,000 < 0,05 dengan demikian Ha diterima yang berarti ada hubungan pengetahuan dengan tingkat kecemasan remaja putri terhadap kejadian Premenstrual syndrome (PMS) di SMA Negerii 5 Palu. Didalam penelitian ini mendapatkan hasil ada hubungan pengetahuan dengan tingkat kecemasan remaja putri terhadap kejadian premenstrual syndrome (PMS) di SMA Negeri 5 Palu. Diharapkan kepada pihak sekolah agar mengadakan penyuluhan untuk menambah pengetahuan remaja putri mengenai PMS dan cara penanganan gejala PMS yang benar.
PENYULUHAN RANGE OF MOTION (ROM) PASIF DI RUANG PERAWATAN MAWAR KELAS III RSUD UNDATA PALU. Urbaningrum, Vidya; patade, Agnes erlita distriani; lestari, Katrina febby; Pebriani, Pebriani; Guampe, Ribka Gracia; Thamar, Andi Putri Ayu
EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 12 (2023): EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/ejoin.v1i12.1979

Abstract

PENDAHULUAN: Hambatan mobilitas fisik adalah hambatan yang secara mandiri dan spesifik membatasi pergerakan fisik satu atau lebih anggota tubuh. Menurunnya mobilitas fisik yang terjadi pada lansia berdampak pada perubahan performa atletik, seperti menurunnya kekuatan dan power otot. Hal ini biasanya disertai dengan perubahan fisik yang terjadi seiring bertambahnya usia, penurunan kinerja otot, kekakuan sendi, dan tremor pada tangan, kepala, dan tangan. Pada pasien dengan hambatan mobilitas fisik dapat ditangani dengan terapi Range Of Motion (ROM). METODE: Kegiatan ini melibatkan pasien dan keluarga di Ruang Perawatan Mawar Kelas III RSUD Undata Palu berjumlah 15 orang dilakukan dengan metode ceramah  dengan menggunakan SAP (satuan acara penyuluhan) dan leflet.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat tentang Pencegahan dan Pengendalian Hipertensi melalui Edukasi Gaya Hidup Sehat Desa Kapiroe Dusun I Patade, Agnes Erlita Distriani; Urbaningrum, Vidya; Meliana, Meliana; Sampo, Ilka Silviana Saputri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kesehatan masyarakat adalah isu yang kompleks dan berdampak luas, melibatkan berbagai faktor yang mempengaruhi kesehatan individu dan komunitas secara keseluruhan. Penyakit tidak menular dan infeksi masih menjadi tantangan utama dalam dunia kesehatan, di antara kondisi kesehatan yang sering dijumpai di masyarakat adalah Hipertensi, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), dan Asam Urat. Desa Kapiroe memiliki permasalahan hipertensi yang menjadi perhatian khusus karena tingginya angka kejadian yang dilaporkan. Warga Dusun I terdiri dari 155 KK dengan 490 jumlah jiwa yang terdata. Untuk membantu masyarakat dalam mengatasi permasalahan kesehatan yang ditemukan oleh kelompok 6 di Desa Kapiroe Dusun I, dilakukan melalui praktik keperawatan komunitas untuk meningkatkan pengetahuan tentang pola hidup sehat yang dilakukan oleh Kelompok 6 pada kegiatan yang dilaksanakan pada Tanggal 19-20 Agustus 2024, dengan bentuk pemeriksaan kesehatan (program fisik), komunikasi, iInformasi dan edukasi (program non fisik) serta lahraga (program ekstra) dimana realisasi pelaksnaaan ini 100%. Pelaksanaan kegiatan KKN di Desa Kapiroe Dusun I Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah berjalan dengan baik atas kerjasama antara Mahasiswa, Pemerintah Desa dan Warga setempat serta Institusi Pendidikan Universitas Widya Nusantara Palu. Hasil pengabdian masyarakat ini diharapkan bisa bermanfaat bagi masyarakat Desa Kapiroe Dusun I Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah dalam menghadapi kondisi kesehatan fisik yang dialami.
Hubungan Kebiasaan Merokok dan Konsumsi Alkohol dengan Kejadian Penyakit BPH di RSUD Undata Aulia, Umi; Patade, Agnes Erlita Distriani; Elfiyunai, Ni Nyoman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) yaitu salah satu penyakit degenerative di Indonesia dan di dunia, Benign prostatic hyperplasia adalah kondisi dimana terjadinya pertumbuhan stroma serta kelenjar epitel prostat non – ganas menyebabkan pembesaran prostat. Tujuan penelitian ini ialah menganalisis hubungan antara kebiasaan merokok serta konsumsi alkohol dengan kejadian penyakitt BPH di RSUD Undata. Metode: Jenis penelitian memiliki desain cross - sectional dan bersifat desain penampang ​dengan pendekatan analitis dan bersifat kuantitatif dengan pendekatan analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah kunjungan semua pasien BPH yang datang berobat di Klinik Bedah Urologi RSUD Undata yang berjumlah 32 orang. menggunakan teknik teknik pengambilan sampel secara sengaja .pengambilan sampel. Hasil Penelitian: Didapatkan nilai Asymp. Sig dari kebiasaan merokok sebesar 0,018 < 0.05 dengan demikian Ha diterima yang berarti bahwa ada hubungan kebiasaan merokok dengan kejadian penyakit BPH di RSUD Undata. Adapun nilai Asymp. Sig dari konsumsi alkohol adalah sebesar 0,556 > 0,05 dengan demikian H0 diterima yang berarti bahwa tidak ada hubungan konsumsi alkohol dengan kejadian penyakit BPH di RSUD Undata. Simpulan: dalam penelitian ini ialah ada hubungan antara kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol dengan kejadian penyakit BPH di RSUD Undata.
PROGRAM PEMANTAUAN GULA DARAH BERBASIS KOMUNITAS UNTUK MENINGKATKAN KEPATUHAN PENGELOLAAN DIABETES DI KELURAHAN SIRANINDI KOTA PALU Hidayat, Elin; Irnawan, Sri Marnianti; Sahriana, Sahriana; Fristalia, Mikaela Delpin; Zulkarnain, Zulkarnain; Patade, Agnes Erlita Distriani; Ramang, Sisilia; Adel, Ilne Ai Purana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.44287

Abstract

Latar Belakang: Diabetes mellitus (DM) merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang memerlukan pengelolaan jangka panjang untuk mencegah komplikasi. Di Kelurahan Siranindi, Kota Palu, tingkat kepatuhan penderita diabetes dalam pengelolaan penyakitnya masih rendah. Oleh karena itu, perlu adanya intervensi untuk meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengelolaan diabetes. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengevaluasi efektivitas program pemantauan gula darah berbasis komunitas dalam meningkatkan kepatuhan pengelolaan diabetes di Kelurahan Siranindi, Kota Palu.Metode: Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui pelatihan dan penyuluhan kepada kader kesehatan setempat mengenai pentingnya pemantauan gula darah dan pengelolaan diabetes yang baik. Program ini melibatkan 50 penderita diabetes. Kader kesehatan dilatih untuk memantau gula darah dan memberikan edukasi kepada peserta. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan pengisian kuesioner mengenai kepatuhan pengelolaan diabetes sebelum dan setelah program. Evaluasi dilakukan dengan analisis deskriptif untuk menilai perubahan tingkat kepatuhan.Hasil: Setelah program dilaksanakan, terjadi peningkatan signifikan dalam tingkat kepatuhan peserta terhadap pengelolaan diabetes, baik dalam hal pemantauan gula darah, pengaturan pola makan, maupun penggunaan obat-obatan. Keterlibatan komunitas melalui kader kesehatan juga terbukti meningkatkan pemahaman dan kepatuhan pasien terhadap pengelolaan diabetes.Kesimpulan: Program pemantauan gula darah berbasis komunitas dapat meningkatkan kepatuhan pengelolaan diabetes di Kelurahan Siranindi, Kota Palu. Program ini efektif sebagai model intervensi berbasis komunitas untuk mendukung pengelolaan diabetes secara berkelanjutan.
Upaya pencegahan stunting pada anak melalui edukasi gizi seimbang dan inovasi puding kelor Patade, Agnes Erlita Distriani; Krisnawan, Gede Yoga Ditya; Ismail, Cahya; Salsabilah, Fitri; Rifai, Nur Faridha; Fransiska, Natalia; Bungaadjim, Indriyanti; Febrianti, Kirana; Amira, Siti Salwa; Tedengki, Steci Veronika; Umanata, Kadek; Ariani, Ariani; Keristiana, Ni Wayan; Ni Wayan Keristiana
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v7i4.3719

Abstract

Stunting pada balita masih menjadi permasalahan kesehatan yang dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan gizi seimbang, keterbatasan ekonomi, serta kurangnya variasi pangan bergizi dalam rumah tangga. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan status gizi anak dan pengetahuan masyarakat dalam pencegahan stunting melalui pemberian makanan tambahan berbasis lokal berupa puding kelor. Kegiatan dilakukan melalui edukasi gizi seimbang, pembuatan dan pembagian puding kelor sebagai PMT. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan absolut sebesar 11,1 atau setara dengan persentase peningkatan 16,3%. Kegiatan ini juga mendapat antusiasme tinggi dari para ibu yang aktif berpartisipasi dalam pembuatan puding kelor dan berkomitmen menerapkannya sebagai alternatif makanan bergizi bagi keluarga. Efforts to Prevent Stunting in Children Through Balanced Nutrition Education and Moringa Pudding Innovation Stunting among toddlers remains a significant public health concern influenced by limited knowledge of balanced nutrition, economic constraints, and a lack of dietary diversity within households. This community service program aimed to improve children's nutritional status and community knowledge in stunting prevention through the provision of locally based supplementary food in the form of Moringa pudding. The activities included balanced nutrition education, preparation, and distribution of Moringa pudding as complementary food. The results showed an absolute increase of 11.1 points, equivalent to a 16.3% improvement in participants’ knowledge. Moreover, the program received a high level of enthusiasm from mothers, who actively participated in the preparation of Moringa pudding and expressed commitment to adopting it as a nutritious alternative food for their families