Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Remaja untuk Peningkatan Kesehatan Reproduksi Melalui Program SAMBA (Bersama Remaja Tuban Bangun Bangsa) Prasetyo, Budi; Prasetyo, Muhammad Rizkinanda; 'Izza, Alifina; Khairunnisa, Zalfa Dinah; Cahyaningtyas, Fabella Elisa; Rizal, M. Masrur; Poempida, Fayka Putri Poempida; Pranadyan, Rizki Pranadyan; Andriyanti, Andriyanti; Ningtyas, Woro Setia Ningtyas; Dharmayanti, Hanifa Erlin; Yusuf, Muhammad; Tunjungseto, Arif; Setianingrum, July; Rukmini, Rukmini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 10 (2024): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i10.1770

Abstract

Pernikahan dini pada remaja memiliki dampak serius pada kesehatan, sosial dan ekonomi, dengan kelompok berpendidikan rendah atau status ekonomi rendah paling rentan. Remaja yang menikah dini berisiko tinggi mengalami komplikasi kehamilan, persalinan, serta masalah kesehatan mental. Kehamilan dini atau di luar nikah merupakan penyebab utama pernikahan dini pada remaja yang membawa risiko kesehatan dan memerlukan intervensi yang komprehensif. Tingginya pernikahan dini dan kehamilan remaja di pedesaan Indonesia berdampak negatif pada perkembangan fisik, hormonal, psikologis remaja, serta meningkatkan risiko komplikasi bagi ibu dan bayi. Kurangnya pengetahuan reproduksi dan kontrol seksual pranikah remaja memerlukan intervensi komunitas untuk mengatasi masalah ini. Kabupaten Tuban menjadi fokus program edukasi reproduksi karena tingginya pernikahan dini. Program ini memberikan edukasi komprehensif dan partisipatif kepada remaja, termasuk melalui modul GACHA yang interaktif dan pemilihan kader remaja untuk mencegah perilaku berisiko.
Optimalisasi Peran Kader Dalam Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat Melalui Pelatihan ToT Secara Berjenjang Setyowati, Dewi; Prasetyo, Budi; Lovita, Agnestia Naning Dian; Mufarokhah, Amelya Binti; Kusuma, Ira Nurwahyu; Prasetyo, Muhammad Rizkinanda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 10 (2024): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i10.1825

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak di salah satu puskesmas di Surabaya melalui pemberdayaan masyarakat dengan melaksanakan pelatihan Training of Trainer (ToT) berjenjang bagi kader kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Pelatihan kepada kader kesehatan menggunakan metode deteksi dini kehamilan resiko tinggi yang telah disusun di dalam buku saku. Deteksi dini kehamilan resiko tinggi dilakukan dengan menggunakan metode sederhana yang dapat digunakan oleh masyarakat secara umum utamanya kader kesehatan. Kader kesehatan diajarkan cara pengukuran LILA, tekanan darah maupun pemeriksaan kesehatan sederhana lain yang menunjang pelaksanaan deteksi dini kehamilan resiko tinggi. Terdapat peningkatan pengetahuan kader dari awalnya rata-rata nilai pretest 87,72 mengalami peningkatan pada hasil post test dengan rata-rata nilai 91,6. Sehingga kegiatan ToT kader kesehatan dapat memberdayakan masyarakat dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam mendeteksi kehamilan resiko tinggi.
Video education on the knowledge of cosmetics and skin care contact dermatitis: A cross-sectional study Prasetyo, Muhammad Rizkinanda; Damayanti, Damayanti; Herawati, Lilik; Anggraeni, Sylvia
Journal of General - Procedural Dermatology and Venereology Indonesia Vol. 9, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Contact dermatitis is an immunologic reaction to irritants, allergens, and is commonly associated with cosmetics and skin-care products. Limited knowledge of this condition increases the risk of improper product use and delays preventive measures. Therefore, education plays a crucial role in fostering a comprehensive understanding of its etiology and prevention. This study aimed to evaluate the effectiveness of a video-based educational intervention in enhancing women’s knowledge regarding contact dermatitis related to cosmetics and skin-care products. Methods: This cross-sectional study collected primary data from 100 female academics aged 17–45 at Airlangga University, Surabaya, East Java, Indonesia. Knowledge of contact dermatitis was assessed using questionnaires administered before and after a video-based educational intervention. Knowledge levels were categorized as low (X < 16/20), medium (16/20 ≤ X ≤ 17/20), and high (X > 17/20). Data were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank test (SPSS version 25) and summarized in tables. Results: The medium category (16 ≤ X ≤ 17) was the most common in the pretest (61 respondents) and increased in the post-test (88 respondents). The Wilcoxon Signed Rank Test showed a significant increase in post-test scores following the video-based intervention, with a p-value of 0.008 (p < 0.05). Conclusion: Video-based education significantly improved knowledge regarding contact dermatitis related to cosmetics and skin-care products among women.