Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) Menggunakan Teknologi EM4 Pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Sari Khudroh Kelurahan Kersanagara Kota Tasikmalaya Rahmadhani , Adis Anindya; Shahla, Alzena Kevina; Setiabudi, Azmi; Safitri, Devina Tiara; Oktaviani, Ersya Sri; Nicholas , Kevin; Nuraeni, Mala; P.H., Margaretha Yessa; Dika, Nidya Elpara; Handriani, Rini; Pratama , Ruli Mulya; Annashr, Nissa Noor
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 10 (2024): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i10.1807

Abstract

Sampah merupakan permasalahan yang pada saat ini terus menjadi ancaman bagi keberlangsungan kehidupan di bumi, terutama sampah organik yang mencapai 80-90%. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan pada Kelompok Wanita Tani (KWT) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Kelompok Wanita Tani Sari  Khudroh dalam membuat pupuk organik cair menggunakan teknologi EM4. Metode yang digunakan adalah penyuluhan berupa penyampaian materi dengan ceramah dan dalam pelaksanaannya meliputi pembuatan pupuk organik cair menggunakan teknologi EM4, pre-test, dan post-test. Sebanyak 6 peserta mengikuti kegiatan ini, dengan data yang didapat dari pengamatan langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan KWT, dengan rata-rata nilai post-test sebesar 5,67 dibandingkan dengan pre-test yang hanya 3,83 (p=0,042). Dari kegiatan pembuatan pupuk organik cair ini dapat mengurangi 6 kg sampah organik dengan menghasilkan 3 galon pupuk organik cair. Kesimpulannya, penyuluhan dan pelatihan ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan dan dapat menjadi keterampilan baru bagi KWT Sari Khudroh untuk membuat pupuk organik cair menggunakan teknologi EM4. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk pengurangan sampah organik yang berkelanjutan, mendukung peningkatan kesehatan lingkungan yang lebih terintegrasi, dan menjadi ilmu yang dapat diterapkan oleh KWT.
Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan untuk Percepatan Integrasi Layanan Primer (ILP) dalam Pencegahan Balita Underwieght di Kota Tasikmalaya Gustaman, Rian Arie; Setiyono, Andik; Nugrahaeni, Meita Tyas; Yutanti, Wulan Tri; Fazrianti Rusman, Kharisma Nurul; Andrias, Mohammad Ali; Destiati, Dita Ali; Ferbianti, Alika Arifiyani; Safitri, Devina Tiara
Jurnal Abdimas Jatibara Vol 4, No 2 (2026): Jatibara Vol.4 No.2 Februari 2026
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jaj.v4i2.2419

Abstract

The 2022 SSGI results showed the prevalence of underweight toddlers in Indonesia was 17.1%, with West Java at 14.2%, and Tasikmalaya City at 13%. Data from the 2023 Health Office recorded 15,804 underweight toddlers (8.43%), with the highest number of cases occurring in the Karanganyar and Cibeureum Community Health Centers. This situation emphasizes the importance of increasing the capacity of integrated health post (Posyandu) cadres in the use of anthropometric tools to ensure more accurate nutritional data. The goal is to improve cadres' knowledge and skills in monitoring toddler growth and support the acceleration of Primary Service Integration (ILP). The activity method was carried out through socialization, training, and practical simulations using standard anthropometric tools (digital scales, infantometers, stadiometers, digital sphygmomanometers, and LILA tapes) with the assistance of a team of lecturers. The activities at the Harapan Bunda and Mekarsari Posyandus were attended by Posyandu cadres, representatives from the sub-district, neighborhood associations (RT), and community associations (RW). Participants showed high enthusiasm, were able to try using the tools independently, and were more confident in recording measurement results on the Child Health Card (KMS). This program is expected to produce more accurate nutritional data to support early detection and prevention of underweight.