Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Systematic Review: The Impact Analysis and Implementation Policies of Exclusive Breastfeeding Programs Meita Tyas Nugrahaeni; Oedojo Soedirham
Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpk.V9.I1.2021.79-90

Abstract

Background: Health promotion is an effort to improve the society's ability in order to make people empower themselves. Exclusive breastfeeding/ASI eksklusif is the practice of giving breast milk to infants for the first six months of life (without any additional food or water) a preventive intervention that addresses the single greatest potential impact on child mortality. Objective: To analyze the impact of the availability and unavailability of program policy that support exclusive breastfeeding in improving the implementation of exclusive breastfeeding policy. Method: The method used in this research was a systematic review technique. The process of searching for articles through Sagepub, Google, and Google Scholar. The keywords used were breastfeeding policy, breastfeeding policy and health promotion, breastfeeding health promotion, workplace breastfeeding policy, and maternity leaves starting from February 20, 2020, to April 15, 2020, and found 153 articles which were then sorted into 35 articles. The articles discussed the implementation of the exclusive breastfeeding program (10), the exclusive breastfeeding policy (12), and the impacts arising from the exclusive breastfeeding policy (13) with articles in Indonesian (10) and English (25). Results: The found policy that have not been implemented by the Indonesian government are policies that adopt the latest version of The International Code of Marketing of Breas Milk Substitutes. Weak implementation of follow-up on sanctions and fines if it violates applicable policy. Conclusion: The exclusive breastfeeding program carried out by Indonesia is still in the scope of classes for pregnant women, companion groups, exclusive breastfeeding socialization, and breastfeeding motivator training. Social, economic, and cultural factors are other supporting factors related to exclusive breastfeeding success. 
PENGEMBANGAN BUKU SAKU ELEKTRONIK TENTANG POLA MAKAN SEHAT BAGI KEHIDUPAN MAHASISWA KOST Nugrahaeni, Meita Tyas; Yutanti, Wulan Tri; Tarempa, Genta Nazwar; Annashr, Nissa Noor
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48948

Abstract

Pola makan yang tidak sehat menjadi salah satu faktor risiko utama berbagai penyakit tidak menular (PTM), khususnya pada mahasiswa yang tinggal di indekos. Permasalahan kesehatan yang sering terjadi akibat pola makan tidak sehat diantaranya Penyakit Tidak Menular seperti paru obstruk kronik, diabetes mellitus, overweight dan obesitas, hipertensi, kolesterol, dan kardiovaskular, serta kesehatan mental seperti stress, depresi, dan gangguan kecemasan yang berakibat pada gangguan pada perilaku makan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media promosi kesehatan berupa buku saku elektronik untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pola makan sehat. Penelitian menggunakan pendekatan research and development dengan tahapan P-Process, meliputi analisis situasi, desain strategis, pengembangan dan uji coba media, implementasi dan monitoring, serta evaluasi. Subjek penelitian adalah 25 mahasiswa yang tinggal di Kost Ladies Accomodation, Kota Tasikmalaya. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan metode pengumpulan data kuantitatif (kuesioner pre- test dan post- test) serta kualitatif (wawancara mendalam). Evaluasi efektivitas media dilakukan melalui uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan setelah intervensi, dengan nilai p- value sebesar 0,000, dengan rata- rata post- test (88,40) lebih tinggi dibanding pre- test (66,80). Media promosi kesehatan digital melalui buku saku elektronik “Sudahkah Kamu Makan Hari Ini?” terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan berpotensi mendorong perubahan perilaku pola makan sehat di kalangan mahasiswa kost.
Pelatihan Pengelolaan Sampah pada Ibu dengan Balita melalui Program “SADAR AMANAH” di Kelurahan Sukamanah, Kota Tasikmalaya Setiyono, Andik; Nugrahaeni, Meita Tyas
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.21081

Abstract

Diare masih menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada balita di Indonesia, terutama akibat rendahnya pengetahuan masyarakat serta kondisi lingkungan yang kurang sehat. Di Kelurahan Sukamanah, Kota Tasikmalaya, prevalensi diare pada balita tergolong tinggi dengan faktor risiko berupa kebiasaan pengelolaan sampah yang tidak memadai dan pengetahuan ibu yang masih rendah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilaksanakan program pengabdian masyarakat SADAR AMANAH (Selalu Bersih dari Sampah agar Sehat dan Terhindar dari Diare di Sukamanah) yang bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu dalam pencegahan diare melalui pendidikan kesehatan dan pelatihan pengelolaan sampah. Kegiatan berlangsung selama tiga bulan, meliputi observasi, survei awal, pemberian materi terkait diare, pelatihan pengelolaan sampah organik dan anorganik, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Peserta berjumlah 25 ibu dengan balita yang dipilih karena memiliki peran penting dalam kesehatan anak. Hasil analisis Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta (p < 0,05), di mana 84% peserta masuk kategori baik setelah pelatihan. Peserta juga aktif berdiskusi, berlatih praktik pengolahan sampah, dan menyatakan program bermanfaat serta mudah diterapkan. Program SADAR AMANAH terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu terkait pencegahan diare serta pengelolaan sampah rumah tangga. Disarankan agar program serupa dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi puskesmas, masyarakat, dan institusi pendidikan guna menekan angka kejadian diare balita.
Edukasi Kesehatan dan Pemanfaatan Tanaman Anti Nyamuk dengan Sistem Eco-Friendly dalam Mencegah Penyebaran Penyakit DBD di Wilayah Puskesmas Sangkali Arip, Asep Ginanjar; Yogaswara, Dadan; Nugrahaeni, Meita Tyas; Anisah, Siti Nur; Tanjung, Muhammad Fajar Maulidi; Syakirotin, Muthiah; Fazrin, Chelsea Khairini; Herdiawati, Putry Yulia; Hasanah, Imas Nur; Julian, Raihan Rizki
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.21130

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit endemik di Indonesia yang masih menjadi masalah kesehatan serius, termasuk di Kota Tasikmalaya yang mencatat angka kematian 1,42% pada tahun 2023. Upaya pencegahan berbasis masyarakat sangat diperlukan sebagai pelengkap metode pengendalian konvensional seperti fogging. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian masyarakat Kelurahan Tamanjaya dalam pencegahan DBD melalui edukasi kesehatan serta pemanfaatan teknologi ramah lingkungan. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan penanaman sereh dan kemangi sebagai tanaman anti-nyamuk, pembuatan spray herbal, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat yang signifikan, ditunjukkan dengan seluruh peserta (100%) memperoleh nilai sempurna pada post-test. Masyarakat juga antusias dalam praktik pembuatan spray dan budidaya tanaman herbal, serta berkomitmen memanfaatkan inovasi ini secara berkelanjutan. Kegiatan ini terbukti efektif dalam membangun kesadaran dan kemandirian masyarakat, sekaligus mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi melalui pelibatan mahasiswa, dosen, dan mitra lokal.Kata kunci: DBD, pengabdian masyarakat, tanaman herbal, eco-friendly
Analisis Faktor Demografi, Sosial, dan Status Gizi Terhadap Kecemasan Pada Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Tahun 2025 Yutanti, Wulan Tri; Laferani, Yuni; Nugrahaeni, Meita Tyas
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 3 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss3.1984

Abstract

Mahasiswa sebagai kelompok usia transisi dari remaja menuju dewasa, rentan mengalami kecemasan. Pada fase ini terjadi transisi kemandirian, beban akademik meningkat, tekanan sosial, dan permasalahan ekonomi yang dapat memicu kecemasan. Selain itu, perubahan gaya hidup seperti mengonsumsi makanan kurang sehat dapat menyebabkan perubahan status gizi, terutama status gizi tidak normal dikaitkan dengan peningkatan risiko kecemasan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kecemasan pada mahasiswa berdasarkan faktor demografi, sosial, dan status gizi. Desain penelitian menggunakan cross sectional dengan total sampling berjumlah 148 mahasiswa. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner sosio demografi terdiri dari usia, jenis kelamin, masalah keuangan, konflik sesama teman, beban akademik, dan status tinggal bersama dengan keluarga. Generalized Anxiety Disorder-7 untuk mengukur kecemasan dan status gizi diukur berdasarkan Indeks Massa Tubuh. Hasil penelitian diperoleh faktor demografi dan status gizi tidak terdapat hubungan signifikan dengan kecemasan (p-value > 0,05), sedangkan faktor sosial diperoleh hasil yang signifikan terhadap kecemasaan pada faktor masalah keuangan, konflik sesama teman, dan beban akademik (p-value < 0,05). Kesimpulan, di antara semua variabel yang diteliti pada penelitian ini, diperoleh tiga variabel yang signifikan berhubungan dengan gangguan kecemasan pada mahasiswa yaitu masalah keuangan, konflik sesama teman, dan persepsi beban akademik. Berdasarkan hasil tersebut, pentingnya penyelenggaraan suatu program untuk mendukung kesehatan mental di lingkungan kampus yang berfokus pada manajemen keuangan, keterampilan penyelesaian konflik, dan strategi penanganan stres akademik untuk mengurangi tingkat kecemasan pada mahasiswa.