Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dampak Penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) Pada Lembaga Filantropi Islam Dalam Meningkatkan Efesiensi Penghimpunan Dana Rahmadani, Adinda Tantri; Putri, Aulia; Ardian, Noni
JUMANT Vol 14 No 1 (2024): JUMANT
Publisher : Universitas Pembangunan Panca Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi dampak penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) pada lembaga filantropi Islam dalam meningkatkan efisiensi penghimpunan dana zakat, infaq, dan sedekah (ZIS). QRIS menawarkan kemudahan dan transparansi dalam proses donasi, yang diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat. Meskipun beberapa masjid melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah donasi setelah implementasi QRIS, tantangan seperti keterbatasan akses teknologi dan literasi digital masih menjadi hambatan utama. Kondisi literasi keuangan di Indonesia saat ini menunjukkan bahwa indeks literasi keuangan mencapai 49,68% pada tahun 2022, meningkat dari 38,03% pada tahun 2019, tetapi masih tergolong rendah dibandingkan dengan target inklusi keuangan. Hal ini menunjukkan bahwa banyak masyarakat yang belum sepenuhnya memahami produk dan layanan keuangan yang ada, termasuk sistem pembayaran digital seperti QRIS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menganalisis pengalaman lembaga filantropi dalam menerapkan QRIS dan dampaknya terhadap pengumpulan dana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QRIS tidak hanya mempermudah transaksi tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana ZIS. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa edukasi dan sosialisasi mengenai penggunaan QRIS sangat penting untuk mengatasi tantangan literasi keuangan di kalangan masyarakat. Dengan meningkatkan pemahaman tentang manfaat dan cara penggunaan QRIS, diharapkan lembaga filantropi Islam dapat menarik lebih banyak donatur dan memaksimalkan potensi penghimpunan dana. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang komprehensif untuk mempromosikan QRIS sebagai alat yang efektif dalam mendukung kegiatan filantropi di era digital ini.
MOTIVASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PELATIHAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN Setiawan, Abdi; Pane, Dewi Nurmasari; Rahmadani, Adinda Tantri
Arthavidya Jurnal Ilmiah Ekonomi Vol 26 No 2 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/a.v26i2.567

Abstract

Penelitian ini menguji hubungan antara pelatihan (X) dengan kinerja pegawai (Y) pada Sekretariat DPRD Provinsi Sumatera Utara melalui motivasi (Z) secara langsung dan tidak langsung. Dari 107 orang, algoritma Slovin memilih 52 pegawai pemerintah sebagai sampel representatif. Pendekatan pengambilan sampel bersifat purposive. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2022. Kuesioner responden memberikan data primer. Analisis jalur dilakukan terhadap data kuantitatif yang diolah dengan SPSS 24.0. Nilai Standardised Coefficients Beta Pelatihan sebesar 0,900 dengan tingkat signifikansi 0,000 menunjukkan bahwa pelatihan secara langsung dan signifikan mempengaruhi motivasi, menurut analisis jalur. Pelatihan meningkatkan produktivitas pekerja secara signifikan, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai standardised coefficients beta pelatihan sebesar 0,931 dan tingkat signifikansi 0,000. Motivasi secara langsung meningkatkan kinerja pegawai, dengan nilai Standardised Coefficients Beta Pelatihan sebesar 0,942 dan tingkat signifikansi 0,000. Analisis jalur juga menunjukkan bahwa motivasi tidak dapat memediasi pengaruh tidak langsung pelatihan terhadap kinerja pegawai. Pelatihan motivasi memiliki efek tidak langsung yang lebih kecil terhadap kinerja karyawan (0,848) daripada pelatihan langsung (0,931).
The Effect Of Financial Literacy and Financial Inclusion On The Intensity Of E-wallet Usage Among Cusstomers at Manakala Coffee Shop Medan Rahmadani, Adinda Tantri; Hernawaty, Hernawaty; Aulia, Aulia
Journal of Management, Economic, and Accounting Vol. 5 No. 3 (2026): July
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jmea.v5i3.1531

Abstract

The development of financial technology has encouraged the use of e-wallets as a digital payment method, including in culinary businesses such as coffe shops. Although the adoption of e-wallets in Indonesia continues to increase, their intensity of use at the consumer level is not yet optimal and is influenced by behavioral and structural factors. This study aims to analyze the effect of financial literacy and financial inclusion on the intensity of e-wallet usage among consumers at Coffe shop Manakala Medan. This study uses a quantitative approach with a causal associative design. Data were collected through a Likert scale questionnaire distributed to 77 e-wallet users using purposive and convenience sampling techniques. Data analysis was performed using validity and reliability tests, classical assumption tests, and multiple linear regression analysis, which included t-tests, F-tests, and the coefficient of determination (R²). The results of the study indicate that financial literacy has a positive and significant effect on the intensity of e-wallet usage. Financial inclusion also has a positive and significant effect and has a more dominant influence than financial literacy. Simultaneously, both variables have a significant effect on the intensity of e-wallet usage. These findings confirm that the intensity of e-wallet usage is not only determined by the availability of technology, but also by the level of consumer understanding and ease of access to digital financial services. This study provides empirical evidence by emphasizing the importance of financial literacy and financial inclusion in promoting the sustainable use of e-wallets in the culinary business.