Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Buletin Perpustakaan

Upaya Perpustakaan Masjid Agung Keraton Surakarta dalam Menjaga Kelestarian Naskah Kuno Warisan Budaya Bangsa Hidayati, Dewi Nur; Mega Alif Marintan
Buletin Perpustakaan Vol. 7 No. 1 (2024): Buletin Perpustakaan Volume 7 Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/bpuii.v7i1.34732

Abstract

Perpustakaan Masjid Agung Keraton Surakarta mempunyai peran penting dalam menjaga kelestarian naskah kuno yang merupakan warisan budaya bangsa. Naskah-naskah kuno ini mempunyai nilai sejarah dan budaya yang tinggi, sehingga perlu dilestarikan agar tidak rusak atau hilang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasikan dan menganalisis proses dan upaya Perpustakaan Masjid Agung Keraton Surakarta dalam menjaga, mengelola, merawat dan memelihara kelestarian naskah kuno sebagai warisan budaya bangsa. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif, dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan secara langsung melalui wawancara dengan petugas perpustakaan dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perpustakaan Masjid Agung Keraton Surakarta telah melakukan berbagai langkah dalam menjaga kelestarian naskah kuno, termasuk konservasi fisik, digitalisasi, penyimpanan dalam kondisi lingkungan yang terkendali, serta edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya warisan budaya ini. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan anggaran dan sumber daya yang terlatih.
Perbandingan Penggunaan Bahan Pustaka Fisik dan Digital oleh Mahasiswa Fakultas Adab dan Bahasa Isti Maharsi; Marintan, Mega Alif
Buletin Perpustakaan Vol. 7 No. 2 (2024): Buletin Perpustakaan Volume 7 Nomor 2, November 2024
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/bpuii.v7i2.34933

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan penggunaan bahan pustaka fisik dan digital oleh mahasiswa Fakultas Adab dan Bahasa di UIN Raden Mas Said Surakarta. Dalam era digital, keberadaan bahan pustaka digital semakin berkembang, namun bahan pustaka fisik tetap memiliki peran penting. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, mengumpulkan data melalui observasi dan kuesioner yang melibatkan 43 responden dari 430 mahasiswa yang mengunjungi perpustakaan selama periode penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa lebih cenderung menggunakan bahan pustaka digital karena kemudahan akses dan efisiensi waktu, terutama untuk tugas yang membutuhkan informasi terbaru. Namun, bahan pustaka fisik tetap relevan untuk penelitian yang memerlukan konsentrasi dan pemahaman mendalam. Kedua jenis bahan pustaka ini saling melengkapi, di mana bahan pustaka fisik memberikan pengalaman membaca yang lebih intensif, sementara bahan pustaka digital menawarkan fleksibilitas dalam akses dan penggunaan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan layanan perpustakaan dan dapat menjadi acuan dalam memahami preferensi mahasiswa terhadap bahan pustaka fisik dan digital.
Implementasi Teknologi Digital di Perpustakaan Daerah Guna Mendukung Sustainable Development Goals Fidyono, Febrio Sefa Aqda; Marintan, Mega Alif
Buletin Perpustakaan Vol. 8 No. 1 (2025): Buletin Perpustakaan Volume 8 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/bpuii.v8i1.40481

Abstract

Perpustakaan daerah memiliki peran strategis sebagai sumber informasi yang akurat dan fondasi pembangunan masyarakat. Namun, masih banyak perpustakaan daerah yang belum mengadopsi teknologi digital dalam operasional dan layanan, sehingga menyebabkan kendala dalam pengelolaan koleksi, menurunkan efisiensi kerja, dan menghambat efektivitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi teknologi digital dapat mendukung efektivitas kerja di perpustakaan daerah sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui tinjauan literatur, dengan mengkaji sejumlah artikel terkait pemanfaatan teknologi di perpustakaan dan relevansinya terhadap program SDGs. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi digital mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja, menunjang pelaksanaan program pemerintah, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta menjawab tuntutan perkembangan teknologi. Penggunaan teknologi ini juga memperkuat peran perpustakaan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia secara berkelanjutan. Kesimpulannya, teknologi digital sangat berperan penting dalam modernisasi layanan perpustakaan daerah dan menjadi elemen pendukung dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan lebih aktif memanfaatkan layanan perpustakaan berbasis digital untuk mendukung tercapainya SDGs.
Strategi Perpustakaan Daerah Kabupaten Boyolali dalam Pelestarian Budaya Lokal melalui Media Digital Azmam, Adiba Aghnia Shaufani; Rusfita, Helma Zulfaida; Marintan, Mega Alif
Buletin Perpustakaan Vol. 8 No. 2 (2025): Buletin Perpustakaan Volume 8 Nomor 2, November 2025
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/bpuii.v8i2.40906

Abstract

Transformasi digital telah mengubah cara pelestarian budaya lokal di Indonesia, khususnya di Kabupaten Boyolali. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi, peluang dan tantangan yang dihadapi Perpustakaan Daerah Kabupaten Boyolali dalam memanfaatkan media digital untuk pelestarian budaya lokal. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi terkait layanan digital perpustakaan serta pelestarian budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perpustakaan Daerah Boyolali telah mengimplementasikan berbagai inovasi, seperti penerbitan buku "Boyolali Kaya Cerita", penyediaan ebook, penyelenggaraan festival film pendek, serta identifikasi dan penelusuran naskah kuno sebagai upaya pelestarian budaya. Namun, perpustakaan menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, anggaran, waktu, dan partisipasi masyarakat. Adapun dengan penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia, peningkatan anggaran, serta literasi digital, perpustakaan dapat mengoptimalkan perannya sebagai pusat pelestarian budaya yang relevan dan berkelanjutan di era digital. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan strategi pelestarian budaya lokal berbasis teknologi digital di tingkat daerah.