Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Media Sosial Terhadap Pembentukan Identitas Diri pada Generasi Z Ananda, Mutya; Suriansyah, Ahmad; Rafianti, Wahdah Refia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i4.634

Abstract

Pengaruh media sosial terhadap persepsi diri dan pembentukan identitas merupakan topik kompleks yang menghasilkan dampak beragam tergantung pada konteks dan individu yang terlibat. Media sosial dapat memberikan pengaruh positif dengan memperkuat identitas dan memberdayakan individu, seperti menyuarakan nilai, minat, dan kepercayaan mereka, serta meningkatkan kepercayaan diri melalui berbagi pengalaman dan pencapaian. Bagi generasi Z (lahir 1997–2012), faktor pembentuk identitas diri mereka sangat dipengaruhi aspek sosial, teknologi, dan budaya, yang menciptakan karakteristik unik dibandingkan generasi sebelumnya. Namun, media sosial juga memicu perbandingan sosial, sehingga menimbulkan tekanan untuk memenuhi standar kecantikan, gaya hidup, atau prestasi tertentu. Hal ini dapat memengaruhi cara anak muda memandang diri mereka sendiri, bahkan mendorong mereka untuk mengubah karakter atau penampilan demi menyesuaikan dengan ekspektasi ideal masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, khususnya studi kepustakaan, dengan berfokus pada analisis data sekunder berupa teks atau sumber-sumber yang tersedia. Data yang digunakan bersifat siap pakai, tanpa pengumpulan data langsung dari lapangan. Pendekatan ini memberikan wawasan mendalam mengenai pengaruh media sosial dalam membentuk identitas diri, terutama bagi generasi muda, serta implikasinya terhadap persepsi diri di era digital.
The Influence of Curriculum Changes on Learning Methods at SDN Development 9 Ananda, Mutya; Lestari Simanjuntak, Pitria; Husna, Faradellatul; Melinda, Rida; Adi Putra, M Hafizan; Aslamiah, Aslamiah; Ayu Pratiwi, Diani
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 9, No 2 (2024): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v9i2.7137

Abstract

This study aims to analyze the impact of curriculum changes on teaching methods at SDN Pengembangan 9. Although curriculum changes are expected to improve the quality of education, their implementation often poses challenges for teachers and students. Using a qualitative approach with a case study method, data were collected through observations, in-depth interviews with teachers, and document analysis related to the curriculum and student learning outcomes. The results of the study indicate that the curriculum change has a significant impact on teaching methods in the classroom. Teachers at SDN Pengembangan 9 faced difficulties in adjusting their teaching methods to meet the demands of the new curriculum, including understanding updated materials and teaching strategies. Some teachers required additional training to effectively implement the curriculum. Furthermore, students also experienced challenges in adapting to these changes, which affected their motivation and learning performance. These findings emphasize that the successful implementation of the new curriculum requires comprehensive support for teachers, including training, guidance, and adequate resources. In conclusion, curriculum changes have the potential to improve the quality of education, but they require effective support strategies to ensure their positive impact can be optimally realized in the primary school environment..
Model PIJAR dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Pemecahan Masalah, dan Kolaborasi Siswa Sekolah Dasar Ananda, Mutya; Suriansyah, Ahmad
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v5i3.5845

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan pemecahan masalah, keterampilan kolaborasi, dan hasil belajar siswa pada muatan Matematika. Hal ini disebabkan karena pembelajaran masih kurang melibatkan siswa secara aktif, siswa belum terbiasa menganalisis permasalahan, menyampaikan pendapat, bekerja sama dalam kelompok, serta menyelesaikan masalah. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran PIJAR. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas siswa, serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 4 pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Melayu 11 Banjarmasin yang berjumlah 15 orang pada tahun pelajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan pemecahan masalah, dan keterampilan kolaborasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan tabulasi silang (cross tabulation), yang disajikan dalam bentuk tabel, grafik, serta interpretasi berdasarkan persentase untuk mempermudah pemahaman terhadap hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 dan 4 mengalami peningkatan pada setiap aspek dari 64%  97,7%.  Aktivitas siswa mengalami peningkatan dari 60%  93,3%. Keterampilan berpikir kritis mengalami peningkatan dari 40% Pemecahan masalah mengalami peningkatan dari 46,6%  86,7%. Kolaborasi mengalami peningkatan dari 53,3%  93,3%. Peningkatan tersebut berdampak pada hasil belajar siswa, yaitu hasil belajar kognitif dari 46,7%  93,3%. Afektif dari Sebagian Kecil siswa berperilaku baik menjadi Hampir seluruh siswa berperilaku baik dan psikomotorik dari Sebagain besar siswa sangat terampil menjadi Hampir seluruh siswa sangat terampil. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model PIJAR dapat meningkatkan aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, dan hasil belajar. Penelitian ini disarankan untuk sekolah, guru, pengawa dan peneliti selanjutnya sebagai alternatif penggunaan model untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.