Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

KEGIATAN LITERASI BUDAYA DALAM DUNIA PENDIDIKAN ANAK SEKOLAH DASAR Fauziah, Dina; Suriansyah, Ahmad; Rafianti, Wahdah Refia
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v9i6.8394

Abstract

This study aims to examine the importance of cultural literacy in the education of elementary school children. The research method used is the literature review method, which focuses on analyzing the latest relevant literature. Articles are obtained from various valid sources, namely google scholar. The results show that the importance of implementing cultural literacy education in primary schools is a complex challenge, but it can be overcome through a holistic approach and planned solutions. The key to success in bringing this concept into the classroom involves teacher training, integration of cultural literacy materials in the curriculum, and parent and community participation. Close collaboration between various parties, including the government and higher education institutions, as well as adjustments to supportive education policies, are important steps to create a learning environment that can provide children with a deep understanding of cultural diversity. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya literasi budaya dalam pendidikan anak sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode literature review, yang memfokuskan pada analisis terhadap literatur- literatur terkini yang relevan. Artikel diperoleh dari berbagai sumber yang valid yaitu google scholar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pentingnya menerapkan pendidikan literasi budaya di sekolah dasar merupakan tantangan yang kompleks, namun dapat diatasi melalui pendekatan holistik dan solusi yang terencana. Kunci keberhasilan dalam membawa konsep ini ke dalam ruang kelas melibatkan pelatihan guru, integrasi materi literasi budaya dalam kurikulum, dan partisipasi orang tua serta komunitas. Kolaborasi erat antara berbagai pihak, termasuk pemerintah dan lembaga pendidikan tinggi, serta penyesuaian kebijakan pendidikan yang mendukung, menjadi langkah penting untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang dapat memberikan pemahaman mendalam kepada anak-anak tentang keberagaman budaya.
Meningkatkan Hasil Belajar Dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Muatan PKN Menggunakan Model Lebah Latifah, Nur; Rafianti, Wahdah Refia
Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi Vol. 2 No. 4 (2023): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpst.v2i3.1168

Abstract

The research problem is low learning outcomes and critical thinking skills. The reason is that students find it difficult to understand concepts, learning is monotonous, less involved, slow to think and teachers have not used varied models. Efforts to overcome this with the "LEBAH" model (Problem Based Learning, Example Non Example & Make A Match). The purpose of this study is to describe teacher activity, to analyze the increase in student activity, learning outcomes and critical thinking skills. Qualitative and quantitative approaches. CAR is carried out in 4 meetings, class IV B at SDN Manarap Lama 1, 23 students in 2022/2023. Qualitative data analysis techniques observation sheet activities of teachers, students and critical thinking skills, while quantitative data measures learning outcomes. The results show that the teacher's activity gets 100%. Student activity gets 100%. Cognitive learning outcomes get 96%, affective get 96% and psychomotor get 96%. Critical thinking skills gain 96%. Based on the results of the study, it was concluded that the LEBAH model can improve learning outcomes and critical thinking skills. It is suggested that this model be used as an alternative to improve learning outcomes and critical thinking skills.
Studi Literatur: Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) pada Pembelajaran di Sekolah Dasar dalam Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Maulida, Amelia Anwaral; Suriansyah, Ahmad; Rafianti, Wahdah Refia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i4.572

Abstract

Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa melalui metode studi literatur, peneliti mengkaji lalu menyimpulkan hasil dari penelitian orang lain. Metode ini melibatkan pengumpulan dan kajian sumber-sumber digital berupa 15 artikel, yang berkaitan langsung dengan model pembelajaran CTL dan aktivitas belajar. Pendidikan di Indonesia, khususnya pada tingkat sekolah dasar, memiliki peran yang sangat penting dalam membangun karakter dan kemampuan akademik siswa. Salah satu metode pembelajaran yang terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran adalah Contextual Teaching and Learning (CTL). Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran CTL efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa, motivasi belajar, dan pemahaman materi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan CTL dapat menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan mendukung peningkatan aktivitas belajar siswa.
Efektivitas Penggunaan Model Group Investigation dan Teams Games Tournament Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Muatan PPKn di Kelas 4 Sekolah Dasar Latifatunnisa; Rafianti, Wahdah Refia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i4.573

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan model Group Investigation (GI) dan Teams Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar siswa pada muatan PPKn di kelas 4 sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan dengan mengkaji dan membandingkan dua model pembelajaran dari dua skripsi yang memiliki variable serupa yang berfokus pada hasil belajar siswa. Model GI menekankan pembelajaran berbasis investigasi kelompok untuk menyelesaikan tugas tertentu, sementara model TGT menggunakan pendekatan permainan dan kompetisi untuk memperkuat motivasi dan pemahaman siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, dan instrumen yang digunakan meliputi tes hasil belajar siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan model TGT memberikan dampak positif yang signifikan terhadap hasil belajar siswa. Temuan ini memberikan rekomendasi kepada guru untuk memanfaatkan model GI dan TGT dalam menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, kompetitif, dan berpusat pada siswa di muatan PPKn sekolah dasar.
Penggunaan Smartphone dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar Pratidina, Nadiya Anisa; Suriansyah, Ahmad; Rafianti, Wahdah Refia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i4.575

Abstract

Penggunaan smartphone dalam pembelajaran di sekolah dasar telah menjadi topik yang semakin relevan seiring dengan perkembangan teknologi. Artikel ini bertujuan untuk meninjau literatur terkait dampak penggunaan smartphone pada pembelajaran siswa sekolah dasar, baik dari segi positif maupun negatif. Penelitian ini menggambarkan kenyataan yang terjadi dalam penggunaan smartphone pada siswa sekolah dasar dari masa pandemi Covid-19, juga memaparkan tentang dampak yang terjadi baik dampak positif maupun negatif yang tentunya adanya solusi yang dipaparkan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa penggunaan smartphone dapat memberikan akses mudah ke materi pembelajaran, meningkatkan interaktivitas dan motivasi belajar, serta memfasilitasi kolaborasi dan komunikasi antara siswa dan guru, juga dengan adanya pembelajaran yang menarik seperti, pemanfaatan aplikasi dapat meningkatkan motivasi siswa dalam belajar. Namun, penggunaan yang tidak terkontrol dapat menyebabkan gangguan, ketergantungan, dan penurunan prestasi akademik. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan dan panduan yang tepat dari guru dan orang tua untuk memaksimalkan manfaat dan meminimalkan dampak negatif penggunaan smartphone dalam pembelajaran di sekolah dasar.
Analisis Efektivitas Penerapan Model PBL dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Wahyudi, Gery Fitma; Suriansyah, Ahmad; Rafianti, Wahdah Refia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i4.576

Abstract

Pendidikan berfokus pada peningkatan penguasaan kompetensi siswa, mempersiapkan mereka dengan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk meraih kesuksesan di masa depan. Pendekatan Problem Based Learning diakui sebagai metode yang mampu memperbaiki kualitas capaian belajar siswa. Penelitian ini difokuskan untuk mengkaji efek implementasi model pembelajaran PBL terhadap pencapaian belajar siswa di tingkat SD. Pendekatan penelitian menggunakan studi literatur, dengan menghimpun dan mengevaluasi data dari 15 jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa penerapan model PBL secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa pada berbagai mata pelajaran, termasuk matematika, tematik, dan pendidikan agama. PBL juga terbukti efektif dalam mengasah kemampuan berpikir kritis,kemampuan kolaborasi, dan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran. Sebagian besar penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) memperlihatkan adanya peningkatan hasil belajar siswa pada setiap siklus. Penerapan PBL menciptakan suasana Pembelajaran yang melibatkan dan menyenankan, mendorong siswa sehingga dapat lebih mandiri dan proaktif guna menyelesaikan masalah. Temuan ini menegaskan pentingnya PBL sebagai model pembelajaran kreatif yang dapat diadaptasi dalam berbagai konteks pendidikan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Literature Riview: Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) di Sekolah Dasar Widyatmoko, Suryo; Suriansyah, Ahmad; Rafianti, Wahdah Refia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i4.580

Abstract

Keterlibatan aktif peserta didik dalam proses belajar merupakan faktor kunci dalam mencapai tujuan pendidikan. Model PBL dinilai efektif untuk meningkatkan motivasi, kemampuan berpikir kritis, dan kolaborasi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberhasilan PBL dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik sekolah dasar. Melalui studi literatur, data statistik, dan hasil penelitian terkait implementasi PBL, penelitian ini menunjukkan bahwa PBL mempunyai potensi besar untuk meningkatkan kadar pendidikan. Meskipun demikian, implementasi PBL di sekolah dasar masih menghadapi beberapa kendala seperti kurangnya pemahaman guru, keterbatasan sumber daya, dan kurangnya dukungan lingkungan sekolah. Penelitian ini menyoroti pentingnya penerapan PBL sebagai solusi inovatif dalam pembelajaran. Dengan menempatkan peserta didik sebagai pusat pembelajaran dan memfasilitasi mereka dalam memecahkan masalah kontekstual, PBL dapat membawa siswa untuk semakin aktif dan mencapai hasil pembelajaran yang optimal. Hasil penelitian ini memberikan implikasi penting untuk pengembangan kurikulum dan pelatihan guru untuk mendukung implementasi PBL yang efektif di sekolah dasar.
Analisis Efektivitas Project Based Learning terhadap Hasil Belajar Siswa Rahman, Muhammad Refky; Suriansyah, Ahmad; Rafianti, Wahdah Refia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i4.585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar siswa. PBL dipilih karena dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran serta mengembangkan keterampilan kritis dan pemecahan masalah. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran berbasis proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL berhasil meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Siswa menunjukkan peningkatan dalam pemahaman materi dan keterampilan yang lebih baik dalam mengerjakan tugas berbasis proyek. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PBL merupakan metode yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa di kelas.
Perbandingan Efektivitas Penggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Direct Instruction (DI) Terhadap Hasil Belajar Siswa di Kelas Tinggi pada Mata Pelajaran Matematika Rahmasafitri, Diska; Suriansyah, Ahmad; Rafianti, Wahdah Refia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i4.588

Abstract

Penelitian eksperimental kuantitatif ini bertujuan menganalisis perbandingan efektivitas model Problem Based Learning (PBL) dan Direct Instruction (DI) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas tinggi sekolah dasar. Melalui desain quasi eksperimen, penelitian membagi sampel ke dalam dua kelompok yaitu eksperimen dengan model PBL dan kontrol menggunakan model direct instruction, yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa tes hasil belajar matematika yang telah divalidasi sebelumnya, dengan analisis menggunakan uji statistik parametrik untuk menentukan perbedaan signifikan hasil belajar matematika antara kedua model pembelajaran. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi model pembelajaran yang memberikan pengaruh lebih substantial dalam meningkatkan prestasi matematika siswa, dengan mempertimbangkan karakteristik unik masing- masing pendekatan. Penelitian diharapkan memberikan kontribusi empiris dalam pengembangan strategi pedagogis, menawarkan wawasan praktis bagi pendidik untuk merancang metode pengajaran matematika yang lebih inovatif dan efektif di tingkat sekolah dasar, serta memberikan landasan ilmiah dalam memilih pendekatan pembelajaran yang paling sesuai untuk meningkatkan kemampuan matematis siswa kelas tinggi.
Tantangan yang Dihadapi Guru dalam Pembelajaran Inklusif untuk Siswa Tunagrahita Kelas IV di SDN Alalak Tengah 2 Banjarmasin Salma; Suriansyah, Ahmad; Rafianti, Wahdah Refia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i4.591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi guru dalam pembelajaran inklusif bagi siswa tuna grahita kelas IV di SDN Alalak Tengah 2 Banjarmasin. Pendidikan inklusif menuntut guru untuk memiliki pemahaman mendalam mengenai kebutuhan siswa dengan tuna grahita serta kemampuan dalam mengadaptasi metode dan media pembelajaran. Namun, pelaksanaannya tidak lepas dari berbagai kendala, seperti kurangnya pelatihan guru, minimnya dukungan fasilitas, dan sulitnya membangun komunikasi yang efektif dengan siswa dan orang tua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan wawancara untuk mengumpulkan data dari guru dan pihak terkait. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategis untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran inklusif, serta menjadi masukan bagi pengambil kebijakan dalam mendukung implementasi pendidikan inklusif yang lebih baik.