Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

DETEKSI DINI KESEHATAN KULIT MELALUI PENGUKURAN KADAR AIR DAN MINYAK PADA POPULASI USIA PRODUKTIF DI KELURAHAN GROGOL Tan, Sukmawati Tansil; Santoso, Alexander Halim; Gunaidi, Farell Christian; Lucius, Steven Hizkia; Dewanto, Paulus Gegana Thery
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 2 No 2 (2025): sinergi berdaya untuk masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hydrated skin is a key indicator of overall skin health, as water content in the stratum corneum plays a vital role in maintaining skin barrier function. Insufficient hydration can lead to dry skin, increase susceptibility to infections, and negatively impact quality of life. This community activity aimed to assess skin water and oil levels among the productive-age population in Grogol as a preventive measure against skin dryness. The activity utilized the Plan–Do–Check–Act (PDCA) approach, which involved planning the screening, measuring skin water and oil levels, evaluating the results, and providing skin care education to participants with abnormal findings. A total of 67 participants from Grogol Village, West Jakarta, took part in this initiative. The results indicated that 11 participants (16.42%) had low oil levels and 14 participants (20.9%) had low water levels. These findings highlight the importance of maintaining proper skin hydration through adequate water intake, regular use of moisturizers, and healthy lifestyle habits. Early detection and education regarding skin hydration proved to be effective strategies in preventing dry skin and enhancing overall quality of life. Keywords: Hydration, Water Content, Oil Content, Early Detection, Dry Skin
Strategi Pencegahan Penyakit Kardiovaskular pada Lansia dengan Skrining Lemak Tubuh menggunakan Fat Caliper Priyana, Andria; Santoso, Alexander Halim; Gunaidi, Farell Christian; Lucius, Steven Hizkia; Alifia, Khalisya
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 07 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i07.2417

Abstract

Abstract: Obesity is an increasing health problem among individuals of productive age and has a significant impact on the risk of chronic diseases. Early detection of obesity is essential to prevent metabolic and cardiovascular complications, particularly in vulnerable populations such as those residing in urban areas. This community service activity was conducted through nutritional status screening using Body Mass Index (BMI) and Waist-to-Hip Ratio (WHR) measurements among 107 productive-age participants in Tanjung Duren Village, West Jakarta. In addition to screening, participants received education on obesity risk factors and prevention strategies. The screening results revealed variations in nutritional status, with 66.36% of participants categorized as obese based on BMI, and 71.03% exhibiting high WHR, indicating central obesity. Anthropometric screening has proven to be effective in the early detection of obesity risk. The educational sessions played an important role in increasing participants' awareness of the importance of adopting a healthy lifestyle to prevent obesity-related complications. This activity successfully identified obesity risk within the community and enhanced knowledge on disease prevention. Routine early detection and educational programs are necessary to improve community quality of life and reduce the burden of obesity-related diseases.  
KEGIATAN PENGABDIAN MASYARAKAT DALAM RANGKA PENAPISAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH KELURAHAN KRENDANG Gunawan, Shirly; Jap, Ayleen Nathalie; Lucius, Steven Hizkia; Santoso, Alexander Halim; Gunaidi, Farell Christian
Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) - Inpress
Publisher : Yayasan Lavandaia Dharma Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59458/jwl.v5i1.122

Abstract

Diabetes melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan masalah kesehatan global yang ditandai dengan resistensi insulin, sehingga menyebabkan hiperglikemia kronis. DMT2 memengaruhi 422 juta orang di negara-negara berpendapatan rendah dan menengah, serta merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di wilayah Kelurahan Krendang, sebuah area perkotaan padat penduduk di Jakarta, dengan tujuan untuk melakukan penapisan DMT2 melalui pemeriksaan gula darah plasma 2 jam post prandial (G2PP). Kegiatan ini menggunakan metode Plan-Do-Check-Act (PDCA), dimana dilakukan pengukuran kadar gula darah 2 jam post prandial, dan penyampaian materi edukasi mengenai DMT2 serta faktor risikonya. Responden yang memiliki kadar gula darah di atas normal disarankan untuk melakukan konsultasi medis lebih lanjut. Hasil menunjukkan bahwa 3 peserta (2,33%) memiliki diabetes melitus tipe 2, 3 peserta (2,33%) mengalami peningkatan kadar GD2PP, sementara 123 peserta (97,67%) memiliki kadar normal. Deteksi dini DMT2 melalui skrining dan edukasi tentang DMT2 sangat penting untuk mencegah komplikasi serta mendorong gaya hidup sehat, terutama di area perkotaan yang memiliki risiko lebih tinggi untuk menderita penyakit ini.
PERAN PEMERIKSAAN TRIGLISERIDA SEBAGAI INDIKATOR PENYIMPANAN ENERGI DALAM DETEKSI DINI DISLIPIDEMIA: STRATEGI PREVENTIF PENYAKIT KARDIOMETABOLIK Tantoso, Lydia; Santoso, Alexander Halim; Wijaya, Bryan Anna; Lucius, Steven Hizkia; Alexin, Corry Calista
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3252

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menilai peran pemeriksaan kadar trigliserida sebagai indikator penyimpanan energi dalam deteksi dini dislipidemia dan upaya pencegahan penyakit kardiometabolik pada populasi dewasa. Metode pengabdian yang digunakan adalah skrining kadar trigliserida melalui sampel darah kapiler menggunakan perangkat point of care testing (POCT) pada 99 partisipan, disertai edukasi kesehatan mengenai faktor risiko dislipidemia, modifikasi pola makan, aktivitas fisik, dan tindak lanjut bagi peserta dengan hasil abnormal. Hasil pengabdian menunjukkan rerata kadar trigliserida 144,72 mg/dL (SD = 74,5), dengan 62,6% partisipan berada pada kategori normal, 23,2% meningkat, 13,1% tinggi, dan 1% sangat tinggi; distribusi trigliserida bervariasi menurut jenis kelamin dan tidak menunjukkan pola konsisten berdasarkan usia. Simpulan, pemeriksaan trigliserida berbasis POCT terbukti praktis, cepat, dan efektif sebagai skrining deteksi dini dislipidemia, serta menjadi dasar intervensi promotif dan preventif untuk menurunkan risiko penyakit kardiometabolik di masyarakat.
Pemeriksaan Enzim Transaminase sebagai Upaya Promotif–Preventif dalam Menekan Risiko Sirosis Hepatik pada Masyarakat di Kabupaten Lebak Sari, Triyana; Santoso, Alexander Halim; Wijaya, Bryan Anna; Lucius, Steven Hizkia; Kristianto, Angeline Florencia Grace
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v2i4.616

Abstract

Sirosis hepatis merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas global yang sering berkembang secara asimtomatik dari gangguan hepatik ringan. Deteksi dini disfungsi hati melalui pemeriksaan enzim transaminase memiliki nilai strategis dalam mencegah progresivitas penyakit menuju sirosis dan komplikasi lanjutannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran kesehatan hepatik melalui edukasi dan skrining enzim transaminase (SGOT dan SGPT) diKabupaten Lebak, Banten. Sebanyak 59 partisipan dewasa berpartisipasi secara sukarela. Pemeriksaan dilakukan dengan metode spektrofotometri enzimatik menggunakan sampel darah vena, disertai konseling mengenai gaya hidup sehat dan pencegahan faktor hepatotoksik. Hasil menunjukkan rerata kadar SGPT 31,1 ± 13,71 U/L dan SGOT 26,12 ± 10,78 U/L, dengan mayoritas partisipan (81,4%) berada dalam batas normal dan 18,6% menunjukkan peningkatan ringan. Perbedaan kadar transaminase antara jenis kelamin menunjukkan rerata lebih tinggi pada perempuan, sedangkan distribusi berdasarkan usia tidak memperlihatkan pola peningkatan bermakna. Kegiatan ini membuktikan bahwa pemeriksaan fungsi hati sederhana berbasis komunitas efektif sebagai strategi promotif–preventif, memberikan deteksi dini terhadap individu berisiko, serta meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Integrasi skrining transaminase dengan edukasi berbasis bukti diharapkan dapat menurunkan risiko sirosis hepatis dan memperkuat ketahanan kesehatan hepatik masyarakat secara berkelanjutan.