Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran Uvula bifida terhadap pertumbuhan dan perkembangan bicara anak ERNY; OKKY PRASETYO; AYLI SOEKANTO
Hang Tuah Medical Journal Vol 22 No 1 (2024): Hang Tuah Medical Journal
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/htmj.v22i1.613

Abstract

Background: uvula bifida is a congenital abnormality of the oral cavity that has the potential to cause disturbances in the swallowing process and speech disorders. Case: a 4-year-old boy weighing 11kg came with the main complaints of difficulty gaining weight since the age of 1 year and unclear speech. History of frequent choking and difficulty finishing his food portions. Frequent illnesses such as cough and cold. Evaluation of possible tuberculosis and UTI was done and the results were negative. Physical examination found uvula bifida degree 1 and other examinations within normal limits. Conservative management in the form of education on how to feed little but often, chew slowly, liquid food consistency and avoid spicy foods. Avoid talking while eating and supplementation of Fe, Zinc and multivitamins. Parents are expected to always correct unclear speech, regulate breathing when talking and eliminate habits that make children afraid, such as loud voices, scolding. At the next visit, there was a significant improvement in the child's weight and speech. Conclusion: in cases of malnutrition, it is necessary to look for problems with food intake and expenditure, one of which is often overlooked is oral cavity abnormalities such as uvula bifida. Conservative therapy is performed on grade 1 uvula bifida.
Pengaruh Model Project Based Learning (PjBL) dengan Pendekatan STEM terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Kalor dan Perpindahannya Kelas VII MTs Cerdas Murni Heny Nurul Mufitdah; Djulia, Ely; Erny
Unnes Physics Education Journal Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v13i3.978

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa melalui model Project Based Learning (PjBL) dengan pendekatan STEM pada materi kalor dan perpindahannya dan aspek berpikir kritis apakah yang memiliki persentase dengan nilai gain tertinggi melalui model Project Based Learning dengan pendekatan STEM pada materi kalor dan perpindahannya. Jenis penelitian adalah quasi eksperimen yang melibatkan kelas kontrol dan eksperimen. Sampel pada penelitian ini siswa kelas VII-1 dan VII-3 dengan jumlah masing-masing kelas sebanyak 28 orang siswa yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan berpikir kritis yang telah divalidasi dalam bentuk tes essai berjumlah 12 soal yang memenuhi syarat validasi isi yaitu 0,377 sampai 0,563 dan memenuhi syarat reliabilitas sebesar 0,712. Dari hasil penelitian diperoleh data bersifat homogen. Pada uji normalitas data pretest dan posttest berdistribusi normal. Berdasarkan hasil analisis uji hipotesis posttest diperoleh sebesar 0,000 sehingga disimpulkan terdapat pengaruh model Project Based Learning dengan pendekatan STEM terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas 7 pada materi kalor dan perpindahannya di MTs Cerdas Murni. Pada pengujian gain ternormalisasi diperoleh n-gain sebesar 77% kelas eksperimen dan sebesar 56% kelas kontrol sehingga disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan model Project Based Learning dengan pendekatan STEM pada materi kalor dan perpindahannya memenuhi kriteria tinggi pada kelas eksperimen dan kategori sedang pada kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan berpikir kritis siswa yang memiliki persentase lebih tinggi adalah pada aspek memberikan penjelasan lebih lanjut yaitu sebesar 83%.
The Relationship between Parent’s Role in Managing Screen Time and the Incidence of Speech Delay in Children Aged 1-3 Years at Tanah Kalikedinding Primary Health Center: Hubungan Peranan Orang Tua dalam Mengatur Screen Time dengan Kejadian Keterlambatan Bicara pada Anak Usia 1-3 Tahun di Puskesmas Tanah Kalikedinding Natasya, Amanda Putri; Erny; Retno Dwi Wulandari
Calvaria Medical Journal Vol 3 No 2 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Institute for Research and Community Services (LPPM) of University of Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/zc1we838

Abstract

Background: Speech delay is a condition in which a child does not achieve speech abilities appropriate for their developmental stage. One of the risk factors influencing speech delay is the role of parents in regulating screen time. Objective: This study aims to determine whether there is a relationship between the role of parents in managing screen time and the incidence of speech delay in children aged 1–3 years. Method: This study is an observational analytic study with a cross-sectional approach, using the chi-square test. Results: The chi-square test yielded a p-value of 0.166, which is greater than 0.05. Conclusion: This study found no significant relationship between the role of parents in regulating screen time and the incidence of speech delay in children aged 1–3 years.
STUNTING DAN UPAYA PENCEGAHAN STUNTING: GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP MAHASISWA UNIVERSITAS WIJAYA KUSUMA SURABAYA Tuarita, Ros Diana; Wulandari, Retno Dwi; Narottama, Harya; Erny
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 4 (2026): Edisi 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Stunting masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia, yang sebagian besar disebabkan oleh rendahnya kesadaran dan kurangnya pengetahuan mengenai upaya pencegahan dini, khususnya pada masa remaja. Sebagai bagian dari generasi muda, mahasiswa memiliki potensi yang besar untuk berperan sebagai agen perubahan dalam menurunkan prevalensi stunting di masa mendatang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan dan sikap mahasiswa Universitas Wijaya Kusuma Surabaya terhadap stunting dan upaya pencegahannya. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain potong lintang (cross-sectional). Responden adalah mahasiswa tahun ajaran 2023/2024 dari beberapa fakultas yang dipilih melalui teknik fixed-quota dan convenience sampling. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan distribusi dari setiap variabel penelitian. Hasil: Sebagian besar responden menunjukkan tingkat pengetahuan dan sikap yang tergolong sedang hingga baik terhadap pencegahan stunting. Kesimpulan: Mahasiswa Universitas Wijaya Kusuma Surabaya memiliki tingkat pengetahuan yang cukup hingga baik serta sikap positif terhadap pencegahan stunting. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa berpotensi menjadi kelompok yang berperan aktif dalam upaya pencegahan stunting melalui pendidikan kesehatan, promosi perilaku hidup sehat, serta dukungan terhadap program perbaikan gizi nasional.