Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Transformasi Ruang Kota: Studi Perkembangan Coffee Shop Sebagai Bagian dari Urban Lifestyle di Perkotaan Majene Mukhlis, Jafar; Astinawaty, Astinawaty
TATALOKA Vol 28, No 1 (2026): Volume 28 No 1, February 2026
Publisher : Universitas Diponegoro Publishing Group, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/tataloka.28.1.53-71

Abstract

Perkembangan coffee shop di Perkotaan Majene menunjukkan transformasi signifikan dalam ruang kota kecil yang melibatkan aspek sosial, ekonomi, dan fisik. Transformasi ini berupa pergeseran fungsi ruang publik tradisional menjadi ruang multifungsi modern yang melayani interaksi sosial, produktivitas, dan rekreasi, terutama bagi generasi muda. Penelitian ini bertujuan menganalisis sebaran spasial coffee shop dan gaya hidup urban yang terwujud dalam praktik third place di coffee shop, serta mengkaji keterkaitan aktivitas nongkrong dengan transformasi gaya hidup, pola konsumsi, dan dinamika tata ruang serta sosial-ekonomi di Majene. Metode yang digunakan adalah mixed-methods, menggabungkan analisis spasial GIS dan survei kuesioner terhadap 200 responden dengan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian mengungkapkan sebaran coffee shop yang mengelompok di Kecamatan Banggae Timur, dengan karakteristik pengunjung didominasi mahasiswa, frekuensi kunjungan malam, pengeluaran terjangkau, dan preferensi desain interior serta fasilitas digital. Coffee shop berperan sebagai katalis perubahan gaya hidup urban yang inklusif, memperkuat jejaring sosial, serta mendukung transformasi identitas urban perkotaan Majene ke arah pembangunan yang positif dan berdaya saing.
Optimalisasi Potensi Kelompok Wanita Tani Indah Lestari Sumberjo melalui Edukasi Smart Farming Berbasis AI Arifin, Nurhikma; Milasari, Milasari; Astinawaty, Astinawaty
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 17, No 1 (2026): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v17i1.24953

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) Indah Lestari menghadapi berbagai kendala dalam mengelola kegiatan pertanian, antara lain rendahnya literasi teknologi, keterbatasan sarana digital, dan minimnya pendampingan teknis dalam penerapan sistem pertanian modern. Kondisi ini menghambat peningkatan produktivitas dan efisiensi pertanian di tingkat rumah tangga, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan kebutuhan akan sistem pertanian yang lebih adaptif. Sebagai solusi, dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada edukasi Smart Farming berbasis Artificial Intelligence (AI). Program ini bertujuan meningkatkan literasi teknologi dan keterampilan digital anggota KWT dalam memanfaatkan aplikasi AI untuk deteksi dini hama dan penyakit tanaman, monitoring pertumbuhan, serta rekomendasi pemupukan sesuai kebutuhan tanaman lokal seperti kangkung, sawi, padi, bayam, jagung, dan cabai. Kegiatan dilaksanakan pada bulan September 2025 di Desa Sumberjo, Kecamatan Polman, Kabupaten Polewali Mandar, dengan melibatkan 20 anggota KWT Indah Lestari dan penyuluh pertanian kecamatan sebagai pendamping. Metode meliputi presentasi interaktif, pelatihan praktik penggunaan aplikasi AI sederhana, serta evaluasi partisipatif untuk menilai peningkatan pemahaman peserta.Hasil menunjukkan peningkatan signifikan: lebih dari 90% peserta memahami konsep Smart Farming, 85% mampu menjelaskan fungsi aplikasi AI, dan 80% yakin dapat menggunakannya secara mandiri. Selain itu, 95% peserta menyadari manfaat teknologi pertanian, dan 75% bersedia mengadopsi inovasi digital secara bertahap. Untuk keberlanjutan dan peningkatan dampak kegiatan, disarankan dilakukan pendampingan rutin guna memperkuat kemampuan peserta dalam menggunakan aplikasi AI. Materi pelatihan dapat diperluas pada pengolahan data tanaman dan optimasi pemupukan berbasis AI, serta penerapan teknologi secara bertahap pada lahan kecil agar manfaatnya berkelanjutan dan nyata bagi petani.