Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

INVESTASI HIJAU: TRANSFORMASI SAMPAH ORGANIK MENJADI ASET LINGKUNGAN MELALUI TEKNIK MENABUNG SAMPAH Hastuti, Dwi; Hardiani, Hardiani; Rahmadi, Selamet; Nurjanah, Rahma; Hodijah, Siti; Aidillah Amri Lubis, Wahdan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.17-30

Abstract

Strategi pengelolaan sampah organik menjadi krusial karena keberlanjutan lingkungan menjadi semakin penting. Mengubah sampah organik menjadi sumber daya yang berharga mendorong investasi ramah lingkungan. Salah satu contohnya adalah kampanye “Menabung Sampah” di Desa Lumahan, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Inisiatif ini memanfaatkan sumber daya lokal secara berkelanjutan untuk mengurangi dampak negatif sampah terhadap lingkungan dan mendorong transformasi ekonomi di daerah pedesaan. Urgensi program ini berasal dari masalah sampah yang terus meningkat, yang menimbulkan risiko lingkungan dan kesehatan yang serius jika diabaikan. Tujuan utamanya adalah untuk mendorong penduduk desa mengelola sampah dengan lebih bertanggung jawab menggunakan metode yang kreatif dan berkelanjutan. Melalui tindakan menabung sampah, masyarakat dapat menyadari nilai sampah organik, yang sebelumnya dianggap tidak berharga. Program ini bertujuan untuk mengurangi pembuangan sampah, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah, dan menghasilkan nilai ekonomi dengan mengubah sampah organik menjadi produk seperti kompos dan bahan bakar alternatif. Selain menguntungkan lingkungan dan penduduk setempat, proyek ini berfungsi sebagai model untuk investasi berkelanjutan dan ramah lingkungan di wilayah lain.
PEMBERDAYAAN KESEJAHTERAAN DESA WISATA PANTAI DENGAN PENERAPAN PUPUK ORGANIK KABUPATEN KARIMUN, KEPULAUAN RIAU Zulgani, Zulgani; Hastuti, Dwi; Parmadi, Parmadi; Junaidi, Junaidi; Hardiani, Hardiani; Nuwrun Thasimmim, Said; Rhogib Asfahani, Fadwa; Aidillah Amri Lubis, Wahdan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.31-41

Abstract

Pemberdayaan kesejahteraan di Desa Wisata Pantai Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, dapat dilakukan melalui penerapan pupuk organik dalam pengelolaan lingkungan dan pertanian lokal. Pupuk organik, yang ramah lingkungan dan mudah diakses oleh masyarakat setempat, berperan penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya di area sekitar pantai yang kerap terpapar masalah tanah kurang subur. Dengan penggunaan pupuk organik, selain meningkatkan hasil pertanian, kualitas lingkungan pun terjaga, mendukung ekosistem wisata yang lebih hijau dan sehat. Upaya ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari sisi ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian alam yang menjadi daya tarik utama wisata pantai di wilayah tersebut. Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan penggunaan pupuk organik juga akan meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya praktik pertanian berkelanjutan, sehingga manfaat yang diperoleh dapat dirasakan dalam jangka panjang.
INVESTASI HIJAU: TRANSFORMASI SAMPAH ORGANIK MENJADI ASET LINGKUNGAN MELALUI TEKNIK MENABUNG SAMPAH Hastuti, Dwi; Hardiani, Hardiani; Rahmadi, Selamet; Nurjanah, Rahma; Hodijah, Siti; Aidillah Amri Lubis, Wahdan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.17-30

Abstract

Strategi pengelolaan sampah organik menjadi krusial karena keberlanjutan lingkungan menjadi semakin penting. Mengubah sampah organik menjadi sumber daya yang berharga mendorong investasi ramah lingkungan. Salah satu contohnya adalah kampanye “Menabung Sampah” di Desa Lumahan, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Inisiatif ini memanfaatkan sumber daya lokal secara berkelanjutan untuk mengurangi dampak negatif sampah terhadap lingkungan dan mendorong transformasi ekonomi di daerah pedesaan. Urgensi program ini berasal dari masalah sampah yang terus meningkat, yang menimbulkan risiko lingkungan dan kesehatan yang serius jika diabaikan. Tujuan utamanya adalah untuk mendorong penduduk desa mengelola sampah dengan lebih bertanggung jawab menggunakan metode yang kreatif dan berkelanjutan. Melalui tindakan menabung sampah, masyarakat dapat menyadari nilai sampah organik, yang sebelumnya dianggap tidak berharga. Program ini bertujuan untuk mengurangi pembuangan sampah, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah, dan menghasilkan nilai ekonomi dengan mengubah sampah organik menjadi produk seperti kompos dan bahan bakar alternatif. Selain menguntungkan lingkungan dan penduduk setempat, proyek ini berfungsi sebagai model untuk investasi berkelanjutan dan ramah lingkungan di wilayah lain.
PEMBERDAYAAN KESEJAHTERAAN DESA WISATA PANTAI DENGAN PENERAPAN PUPUK ORGANIK KABUPATEN KARIMUN, KEPULAUAN RIAU Zulgani, Zulgani; Hastuti, Dwi; Parmadi, Parmadi; Junaidi, Junaidi; Hardiani, Hardiani; Nuwrun Thasimmim, Said; Rhogib Asfahani, Fadwa; Aidillah Amri Lubis, Wahdan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.31-41

Abstract

Pemberdayaan kesejahteraan di Desa Wisata Pantai Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, dapat dilakukan melalui penerapan pupuk organik dalam pengelolaan lingkungan dan pertanian lokal. Pupuk organik, yang ramah lingkungan dan mudah diakses oleh masyarakat setempat, berperan penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya di area sekitar pantai yang kerap terpapar masalah tanah kurang subur. Dengan penggunaan pupuk organik, selain meningkatkan hasil pertanian, kualitas lingkungan pun terjaga, mendukung ekosistem wisata yang lebih hijau dan sehat. Upaya ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari sisi ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian alam yang menjadi daya tarik utama wisata pantai di wilayah tersebut. Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan penggunaan pupuk organik juga akan meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya praktik pertanian berkelanjutan, sehingga manfaat yang diperoleh dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Penguatan Praktik Daur Ulang dan Reutilisasi untuk Mewujudkan Ekosistem Zero Waste Zulgani, Zulgani; Hastuti, Dwi; Parmadi, Parmadi; Junaidi, Junaidi; Hardiani, Hardiani; Hari Prihanto, Purwaka; Rahmadi, Selamet; Hodijah, Siti; Aidillah Amri Lubis, Wahdan; Mustakim, Mustakim; Asharah, Dina
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan volume sampah rumah tangga dan usaha kecil yang tidak diimbangi dengan sistem pengelolaan yang memadai, serta rendahnya kesadaran masyarakat dalam pemilahan dan pemanfaatan ulang sampah, berdampak langsung pada degradasi lingkungan, kesehatan masyarakat, dan keberlanjutan ekonomi lokal. Sebagai bentuk kontribusi institusi pendidikan dalam menjawab permasalahan tersebut, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi (FEB UNJA) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk Daur Ulang dan Reutilisasi: Pemanfaatan Sampah Menuju Zero Waste. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat mitra dalam pemilahan dan daur ulang sampah melalui pendekatan partisipatif dan edukatif. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, diskusi interaktif, dan demonstrasi praktik daur ulang serta reutilisasi sampah yang bernilai guna. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan, serta tumbuhnya inisiatif kolektif dalam penerapan perilaku hidup minim sampah. Simpulan dari kegiatan ini adalah terbentuknya kesadaran kolektif masyarakat mitra menuju penerapan konsep zero waste sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan penguatan ekonomi lokal berbasis komunitas
Pemberdayaan Komunitas dalam Pengelolaan Sampah: Strategi Mewujudkan Lingkungan Bersih dan Ekonomi Hijau Hastuti, Dwi; Parmadi, Parmadi; Firman, Firman; Parkhurst, Helen; Widiastuti, Fitri; Zevaya, Faradina; Mustakim, Mustakim; Asharah, Dina; Aidillah Amri Lubis, Wahdan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah menjadi tantangan utama di perkotaan karena peningkatan volume sampah dan dampak negatifnya terhadap lingkungan. Kegiatan pengabdian Keluarahan Tahtul Yaman ini bertujuan memberdayakan komunitas Bank Sampah untuk mengelola sampah secara berkelanjutan sehingga tercipta lingkungan bersih dan ekonomi hijau. Metode yang digunakan adalah pelatihan, pendampingan, dan Penguatan kelompok pengelola sampah di Wilayah Tahtul Yaman Kota Jambi, Selian itu, memberdayakan komunitas dalam mengelola sampah organik secara berkelanjutan dengan mengarahkan proses pengolahan hingga menghasilkan volatile organic compounds (VOC). Kegiatan ini meliputi sosialisasi pengelolaan sampah organik dan anorganik, pembuatan bank sampah, serta pengolahan sampah menjadi produk bernilai seperti kompos dan kerajinan daur ulang. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah, terbentuknya kelompok pengelola sampah, serta terciptanya nilai ekonomi dari sampah yang sebelumnya tidak termanfaatkan. Kegiatan ini membuktikan bahwa pengelolaan sampah berbasis komunitas dapat menjadi strategi efektif untuk mewujudkan lingkungan bersih sekaligus mendukung ekonomi hijau