Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN AKAD MUDHARABAH PADA PRODUK TABUNGAN KOPERASI SYARIAH Kadir, Abdul; Rofiqi, Ach; Zainal Abidin, Moh
Prosiding Pengabdian Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 1 No. 2 (2023): Prospeks
Publisher : LP2M IAI AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/pps.v1i2.275

Abstract

Akad mudharabah adalah akad antara dua pihak dimana bank bertindak sebagai pengelola dan nasabah sebagai pemilik modal, keuntungan yang diperoleh akan dibagi sesuai dengan kesepakatan, jika terjadi kerugian maka ditanggung sepenuhnya oleh pemilik modal. , pengelola hanya menanggung kerugian usaha dan dan pekerjaan saja. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan akad mudharabah pada produk tabungan di KSPPS NURI JATIM dan apakah penerapan akad mudharabah pada produk tabungan sudah sesuai dengan syariah. implementasi akad mudharabah pada produk simpanan dan melihat apa yang secara teori dengan yang diterapkan di bank maka penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu metode dengan menganalisis hasil penelitian yang menghasilkan data analisis deskriptif. Selain itu, pengumpulan data dilakukan dengan wawancara langsung ke KSPPS NURI JATIM CAB.PEGANTENAN, Customer NURI JATIM dan Akademisi Ekonomi Islam. Hasil penelitian adalah produk tabungan di NURI JATIM dengan menggunakan akad mudharabah mutlaqah, dengan rasio keuntungan 25:75 (25 untuk nasabah dan 75 untuk bank). Penerapan akad mudharabah yang diterapkan di NURI JATIM dapat dilihat dari aspek nisbah keuntungan sesuai syariah, karena nisbah tersebut sejak awal sudah ditentukan oleh pihak bank. Dilihat dari aspek jenis usaha yang diterapkan sudah sesuai dengan syariah, dimana penyaluran dana NURI JATIM disalurkan ke pembiayaan.
Pengembangan Ekonomi Lokal Melalui Penataan Pedagang Kaki Lima di Kabupaten Sumenep (Studi Kasus Pada PKL di Jalan Diponegoro dan Taman Tajamara Rofiqi, Ach; Haris, Rillia Aisyah; Yuliastina, Roos; Alfiyah, Nur Inna
PUBLIC CORNER Vol 20 No 2 (2025): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v20i2.4914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan ekonomi lokal melalui penataan pedagang kaki lima (PKL) melalui studi kasus di Jalan Diponegoro dan Taman Tajamara, Kabupaten Sumenep. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana penataan PKL dapat mendukung pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan, dengan menggunakan pendekatan teori Pengembangan Ekonomi Lokal (PEL) menurut Jörg Meyer-Stamer (2005). Teori ini menekankan pentingnya PEL melalui Kelompok Sasaran Peengembangan Ekonomi Lokal, Faktor Lokasi, Sinergi, Pembangunan Berkelanjutan, Tata Pemerintahan, dan Manajemen Terstruktur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penataan PKL yang terarah dan partisipatif dapat meningkatkan keteraturan ruang publik, memperkuat identitas ekonomi lokal, serta memperluas akses dan jaringan ekonomi bagi pelaku usaha kecil. Selain itu, sinergi antara pemerintah daerah, Paguyuban dan PKL, Lembaga atau Komunitas lain menjadi kunci keberhasilan pengembangan ekonomi lokal. Temuan ini menegaskan bahwa penataan PKL bukan semata persoalan ketertiban, tetapi juga strategi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan agar PKL dapat berperan aktif dalam Pertumbuhan ekonomi lokal.