Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

MENGGALI POTENSI DAERAH DENGAN MENGEMBANGKAN JIWA ENTREPRENEUR DI DALAM MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA Trihastuti, Meiwatizal; Romlah, Oom Yomi; Syobar, Khaerul; Faisal Ali, Yusuf; Andrian, Andrian; Belladonna, Aprillio Poppy
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/mjp.v1i1.104

Abstract

Analisis situasi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah di Desa Kopo, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, memiliki potensi yang cukup besar dalam hal sumber daya alam, sosial, dan budaya yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan ekonomi lokal. Potensi ini mencakup berbagai jenis tanaman yang cocok untuk pertanian, kekayaan sumber daya alam seperti air dan lahan, serta kerajinan dan kegiatan industri rumah tangga yang telah ada. Namun, meskipun potensi tersebut ada, masyarakat Desa Kopo masih perlu meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam bidang kewirausahaan. Keterampilan manajemen usaha, pemasaran, keuangan, dan teknis perlu ditingkatkan agar masyarakat dapat mengelola usaha dengan lebih efektif dan efisien. Tantangan yang dihadapi oleh masyarakat Desa Kopo termasuk akses terhadap modal, pasar, dan teknologi. Selain itu, regulasi dan perizinan juga menjadi kendala dalam pengembangan usaha ekonomi keluarga. Kurangnya pemahaman tentang prosedur perizinan serta keterbatasan akses terhadap modal dan teknologi dapat menghambat perkembangan usaha di tingkat lokal. Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat, metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan sesi tanya jawab. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi perangkat desa dan warga Desa Kopo untuk melihat potensi ekonomi yang ada di sekitar mereka dan mengembangkan usaha kecil yang berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan terjadi peningkatan ekonomi keluarga serta kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan di wilayah tersebut.
Mengembangkan Ide-ide Inovatif dalam Berwirausaha dalam Menyonsong Era Society 5.0 Faisal Ali, Yusuf; Adrian
aksararaga Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Aksara Raga
Publisher : STKIP Pasundan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/aksararaga.v6i2.108

Abstract

Era Society 5.0 menuntut individu untuk mampu mengintegrasikan teknologi canggih dengan kehidupan manusia secara harmonis. Dalam konteks kewirausahaan, hal ini menjadi peluang sekaligus tantangan bagi pelaku usaha untuk menciptakan inovasi yang relevan dengan perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya pengembangan ide-ide inovatif dalam dunia wirausaha serta strategi yang dapat dilakukan generasi muda dalam menghadapi dinamika era Society 5.0. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui studi literatur dan wawancara dengan pelaku usaha muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ide inovatif dalam wirausaha di era Society 5.0 harus bersifat solutif, berbasis teknologi, serta memiliki dampak sosial. Selain itu, pola pikir kreatif, kemampuan berpikir kritis, dan kolaboratif menjadi kompetensi utama yang harus dimiliki oleh wirausahawan masa kini. Penelitian ini merekomendasikan perlunya integrasi antara pendidikan kewirausahaan dan pemanfaatan teknologi digital untuk menciptakan ekosistem usaha yang adaptif dan berkelanjutan.
IMPLEMENTASI CIVIC DISPOSITION DI PONDOK PESANTREN DARUL FALAH Faisal Ali, Yusuf; Salsabilah, Siti
Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan Vol. 7 No. 1 (2025): PPKn dan Teknologi Digital
Publisher : STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/mores.v7i1.190

Abstract

sikap dan nilai-nilai seperti tanggung jawab, kepedulian, keadilan, dan keterlibatan aktif dalam kehidupansosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Program kegiatan apa saja yang dirancanguntuk membentuk disposisi kewarganegaraan santri di Pondok Pesantren Darul Falah? (2) Bagaimanaimplementasi program kegiatan tersebut dalam membentuk disposisi kewarganegaraan santri? (3) Faktorfaktorapa saja yang mendukung dan menghambat pelaksanaan program kegiatan tersebut? Penelitianini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Naturalistic Inquiry. Teknik pengumpulan datadilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi di Pondok Pesantren Darul FalahCihampelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pondok pesantren secara aktif mengintegrasikan nilainilaidisposisi kewarganegaraan ke dalam berbagai aktivitas pendidikan, baik formal maupun nonformal,serta kehidupan sehari-hari di asrama. Hal ini mencerminkan komitmen lembaga dalam membentukwarga negara yang bertanggung jawab, peduli sosial, dan aktif berpartisipasi dalam masyarakat.
PERAN SEKOLAH DALAM MENCEGAH PENYALAHGUNAAN KONTEN PORNOGRAFI MELALUI PENDIDIKAN SEKS Faisal Ali, Yusuf; Feby Rosaline, Vicky
Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 2 (2020): Pendidikan Karakter dalam Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/mores.v2i2.30

Abstract

Konten informasi pornografi akan berdampak pada kehidupan masyarakat secara luas terutama pada kehidupan sekolah. Sekolah merupakan tempatnya pemenuhan hak peserta didik yang tidak menutup kemungkinan akan berdampak pada pengaruh konten pornografi. Maka dari itu, untuk menghindari pengaruh dari konten tersebut pihak sekolah harus menerapkan pendidikan seks. Pendidikan seks sangat penting keberadaannya sebagai proteksi kepada peserta didik akan bahayanya konten pornografi. Dengan demikian, pendidikan seks atau pendidikan mengenai kesehatan reproduksi penting diberikanmelalui keluarga maupun kurikulum sekolah. Dengan adanya pendidikan seks, peserta didik akan memahami bagaimana nilai-nilai normatif mengenai hubungan intim antara lawan jenis, baik dalam perspektif kesehatan maupun psikologisnya. Lebih jauh keberadaan pendidikan seks akan menjelaskan mengenai perilaku yang bersifat antonomis, behavior, emosi, kepribadian, pandangan hidup, lingkungan sosial, nilai-nilai moral yang berlaku dalam suatu masayarakat.    
PERANAN SATUAN RESERSE NARKOBA DALAM PEMBERANTASAN PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA PADA POLRES BELITUNG TIMUR Faisal Ali, Yusuf; Andrian; Retno
Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 1 (2020): Lifelong Education dalam Pembelajaran PKn
Publisher : STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/mores.v2i1.39

Abstract

Penanganan terhadap narkoba merupakan perhatian khusus dari berbagai kalangan. Tidak hanya pihak aparatur negara saja, termasuk luar aparatur ikut terlibat dalam penanganan kasus narkoba. Secara khusus Polri yang merupakan garda terdepan dalam menangani kasus narkoba. Pada wilayah Belitung Timur Polres yang berwenang dalam menangani permasalahan narkoba tersebut yang secara langsung ditangani oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) yang bertugas melaksanakan pembinaan fungsi penyelidikan, penyidikan, pengawasan penyidikan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba berikut prekursornya, serta pembinaan dan penyuluhan dalam rangka pencegahan dan rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif. Instrumen dalam penelitian ini adalah dengan wawancara Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang di gunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, (sebagai lawannya adalah eksperimen). Hasil penelitian berupa upaya penanggulangan kejahatan khususnya kejahatan penyalahgunaan narkotika dapat dilakukan dengan tugas pokok Polri yang diatur dalam Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 Pasal 13 tentang Kepolisian: a. Pre-empitif (pembinaan), b. upaya preventif, c. upaya represif (penindakan). Selain itu, dalam pemberantasan narkotika SatResnarkotika di Polres Belitung Timur mempunyai upaya-upaya seperti Lidik, Sidik dan Sosialisai dalam pemberantasan penyalahgunaan narkotika.
ANALISA KESADARAN HUKUM MASYARAKAT TERHADAP KEBIJAKAN PENANGANAN COVID-19 DI KECAMATAN TEGALWARU KABUPATEN PURWAKARTA Faisal Ali, Yusuf; Mulyani, Sri
Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 2 (2021): Kreativitas dalam Pembelajaran PKn
Publisher : STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/mores.v3i2.51

Abstract

Peranan Masyarakat dan pemerintah sangat penting dalam memutuskan rantai penyebaran virus covid-19. Di Desa Sukahaji Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Purwakarta, pemerintah telah menetapkan aturan kebijakan penanganan covid-19 yaitu aturan menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak fisik (physical distancing) untuk mencegah penularan virus covid-19. Kebijakan yang telah dibuat tidak akan berjalan dengan baik apabila tingkat kesadaran masyarakat dalam mentaati masih rendah. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang bahayanya virus covid-19 membuat masyarakat tidak mentaati kebijakan. Maka dari itu harus diadakannya sosialisasi oleh aparat pemerintah kepada masyarakat tentang bahayanya virus covid-19 dan pentingnya mentaati protokol kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui Bagaimana Respon Masyarakat Terhadap kebijakan pemerintah daerah Kab.Purwakarta menghadapi pandemi covid-19. 2) Untuk mengetahui Bagaimana Kesadaran Hukum Masyarakat Terhadap kebijakan pemerintah daerah Kabupaten Purwakarta menghadapi pandemi covid-19. 3) Untuk mengetahui Faktor apa saja yang mempengaruhi kesadaran Hukum masyarakat atas kebijakan Pemerintah Kab.Purwakarta menghadapi pandemi Covid-19. 4) Untuk mengetahui Upaya apa yang dilakukan Pemerintah Kab.Purwakarta untuk menangani pandemi covid-19. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, kuesioner dan studi dokumentasi. Hasil penelitian tentang Analisa kesadaran hukum masyarakat terhadap kebijakan penanganan covid-19 di kecamatan Tegalwaru Kabupaten Purwakarta menunjukan bahwa tingkat kesadaran masyarakat dalam mentaati kebijakan penanganan covid-19 masih rendah. Rendahnya tingkat kesadaran masyarakat dikarenakan kurangnya pemahaman masyarakat tentang bahayanya virus covid-19 sehingga menganggap bahwa mentaati kebijakan itu tidak penting. Maka dari itu perlu adanya sosialisasi oleh aparat desa kepada masyarakat tentang bahayanya virus covid-19 dan pentingnya mentaati kebijakan yang telah dibuat pemerintah.
KESADARAN HUKUM MASYARAKAT DALAM MENTAATI PERATURAN BUPATI BANDUNG BARAT NOMOR 20 TAHUN 2020 TENTANG PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 Faisal Ali, Yusuf; Fitri Pratiwi, Yunda
Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 1 (2022): Isu Sosial Politik
Publisher : STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/mores.v4i1.57

Abstract

Peran pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam memutuskan rantai penyebaran virus covid-19. Di Desa Pasirhalang Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat, pemerintah telah menetapkan aturan protokol kesehatan yaitu aturan menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak fisik (physical distancing) untuk mencegah penularan virus covid-19. Protokol kesehatan tidak akan berjalan dengan baik apabila tingkat kesadaran masyarakat dalam mentaati protokol kesehatan masih rendah. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang bahayanya virus covid-19 membuat masyarakat tidak mentaati protokol kesehatan. Maka dari itu harus diadakannya sosialisasi oleh aparat pemerintah kepada masyarakat tentang bahayanya virus covid-19 dan pentingnya mentaati protokol kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui bagaimana penerapan protokol kesehatan covid-19 Di Desa Pasirhalang Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat, 2) Untuk mengetahui bagaimana respon masyarakat terhadap Peraturan Bupati Bandung Barat Nomor 20 Tahun 2020 tentang protokol kesehatan covid-19 di Desa Pasirhalang Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat, 3) Untuk mengatahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kesadaran hukum masyarakat mengenai protokol kesehatan covid-19 di Desa Pasirhalang Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat, 4) Untuk mengetahui langkah- langkah yang dilakukan Pemerintah untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat tentang protokol kesehatan covid-19 di Desa Pasirhalang Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, kuesioner dan studi dokumentasi. Hasil penelitian tentang kesadaran hukum masyarakat dalam mentaati Peraturan Bupati Bandung Barat nomor 20 tahun 2020 tentang protokol kesehatan covid-19 menunjukan bahwa tingkat kesadaran masyarakat dalam mentaati protokol kesehatan covid-19 masih rendah. Rendahnya tingkat kesadaran masyarakat dikarenakan kurangnya pemahaman masyarakat tentang bahayanya virus covid-19 sehingga menganggap bahwa mentaati protokol kesehatan itu tidak penting. Maka dari itu perlu adanya sosialisasi oleh aparat desa kepada masyarakat tentang bahayanya virus covid- 19 dan pentingnya mentaati protokol kesehatan.
INTEGRITAS, ETOS KERJA DAN GOTONG ROYONG: NILAI-NILAI REVOLUSI MENTAL PADA BUKU TEKS PPKN Faisal Ali, Yusuf; Juansah, Santi
Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 1 (2023): PPKn dan Pendidikan Karakter
Publisher : STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/mores.v5i1.100

Abstract

Buku teks dapat dimanfaatkan sebagai upaya merepresentasikan nilai revolusi mental dalam bentukpendidikan karakter sehingga dapat menunjang dan menjadikan peserta didik menjadi pribadi yang baikdan menghindari kenakalan remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif denganmetode analisis isi yang dilakukan pada dua buku teks kelas IX dengan bertujuan untuk mengetahui danmelihat bagaimana nilai-nilai revolusi mental berupa nilai integritas, etos kerja, dan nilai gotong royongdalam buku teks PPKn kelas IX dari penerbit puskurbuk dan dari penerbit erlangga. Berdasarkan tujuantersebut, hasil yang ditemui dari buku teks PPKn kelas IX dari penerbit puskurbuk ditemukan 43 pembahasanatau sekitar 21,71% bagian sedangkan untuk buku teks PPKn kelas IX dari penerbit erlangga representasinilai-nilai revolusi mental ini ditemukan 49 pembahasan atau sekitar 24,74% bagian. Nilai persentasetersebut menunjukan bahwa buku teks PPKn kelas IX dari penerbit erlangga memiliki pembahasan yanglebih banyak tentang nilai revolusi mental jika dibandingkan dengan buku teks dari penerbit Puskurbuk.