Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PKM Implementasi Gerobak Pompa Air Dengan PLTS Dan IoT Untuk Peningkatan Produktifitas Dan Kualitas Pertanian Sulistiyanto; Abdul Karim; M. Mahbubi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): Mewujudkan Perguruan Tinggi Berdampak Melalui Integrasi Program Pengabdian dan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v5i2.1556

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dilaksanakan di Desa Sidopekso dengan tujuan meningkatkan produktivitas dan kualitas pertanian melalui pemanfaatan teknologi energi terbarukan dan Internet of Things (IoT). Tantangan utama yang dihadapi petani adalah keterbatasan akses energi, penggunaan air yang tidak efisien, dan minimnya pemanfaatan teknologi digital dalam proses budidaya. Untuk mengatasi tantangan tersebut, tim PKM mengimplementasikan inovasi gerobak pintar yang dilengkapi dengan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) portabel, sistem pemantauan IoT, dan perangkat pendukung pertanian. Metode implementasi meliputi survei kebutuhan, perancangan dan perakitan prototipe, pelatihan partisipatif, uji coba lapangan, dan evaluasi kinerja. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa gerobak pintar mampu memasok listrik ke peralatan pertanian, mendukung sistem irigasi otomatis berbasis sensor kelembapan tanah, dan menyediakan fasilitas perekaman data pertanian digital. Evaluasi peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 46% dan peningkatan efisiensi penggunaan air hingga 28% dibandingkan dengan metode konvensional. Inovasi ini tidak hanya memberikan solusi praktis dan ramah lingkungan tetapi juga mendorong kemandirian energi dan adopsi teknologi pintar di sektor pertanian pedesaan. Ke depannya, model gerobak pintar berbasis PLTS dan IoT ini berpotensi untuk direplikasi di daerah lain dengan karakteristik pertanian serupa.
Pemanfaatan Meja Payung Solar Panel Dengan Sensosr TDS Untuk Kebutuhan Listrik Dan Peningkatan Produktivitas Pemilik Kolam Pancing Abdul Karim; Sulistiyanto; M. Mahbubi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): Mewujudkan Perguruan Tinggi Berdampak Melalui Integrasi Program Pengabdian dan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v5i2.1557

Abstract

Desa Sidopekso, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo memiliki potensi dalam sektor perikanan, salah satunya melalui usaha Kolam Pancing Podho Joyo. Namun, usaha ini menghadapi kendala keterbatasan energi listrik, tingginya biaya operasional, serta pengelolaan usaha yang belum optimal. Untuk menjawab permasalahan tersebut, tim pengabdian masyarakat Universitas Nurul Jadid melaksanakan program dengan mengimplementasikan Meja Payung Solar Panel sebagai sumber energi terbarukan sekaligus teknologi pendukung manajemen usaha kolam pancing. Metode pelaksanaan program mencakup lima tahapan, yaitu: (1) sosialisasi kepada mitra mengenai manfaat energi terbarukan dan teknologi digital, (2) pelatihan penggunaan PLTS, monitoring kualitas air, dan pemasaran digital, (3) implementasi teknologi berupa instalasi Meja Payung Solar Panel, pemasangan sensor kualitas air, serta penerapan strategi pemasaran digital, (4) pendampingan dan evaluasi efektivitas penerapan, serta (5) program keberlanjutan melalui pelatihan lanjutan dan penyusunan prosedur operasional standar.Hasil program menunjukkan bahwa Meja Payung Solar Panel mampu menyuplai kebutuhan listrik harian untuk penerangan, aerasi, dan penyaringan air dengan penghematan biaya operasional sekitar 40%. Sensor kualitas air membantu pengelola memantau kondisi kolam secara real-time sehingga kesehatan ikan lebih terjaga. Dari sisi manajemen, pengelola mulai menggunakan pencatatan digital dan promosi melalui media sosial, yang berdampak pada peningkatan jumlah pengunjung sekitar 20% dalam satu bulan pertama. Kesimpulannya, penerapan teknologi energi terbarukan dan digitalisasi manajemen usaha berhasil meningkatkan efisiensi energi, produktivitas, serta daya saing Kolam Pancing Podho Joyo. Program ini dapat menjadi model pengembangan usaha perikanan berbasis energi bersih dan teknologi tepat guna, yang mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) pada bidang energi, ekonomi, dan inovasi.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Komandan Kapal Perang Terhadap Peningkatan Disiplin, Motivasi Dan Kinerja ABK KRI Di Lingkungan TNI Angkatan Laut: (Studi Kasus: KRI Frans Kaisiepo-368) Jerry May Hasudungan Limbong; Sri Umiyati; Sulistiyanto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v1i3.1541

Abstract

This study quantitatively examines the effect of the commanding officer’s transformational leadership on the discipline, work motivation, and performance of crew members aboard KRI Frans Kaisiepo-368 within the Indonesian Navy. An explanatory survey design was employed using five-point Likert questionnaires administered to 68 respondents drawn from a population of 82 personnel. Instrument quality met psychometric standards: all item–total correlations exceeded 0.30 and Cronbach’s alpha ranged from 0.87 to 0.92. Hypotheses were tested using multiple linear regression in SPSS, after confirming the classical assumptions of normality, absence of multicollinearity, and homoscedasticity. Results show positive and statistically significant effects of transformational leadership on all dependent variables. For discipline, the coefficient of determination was R² = 0.56, indicating that 56% of variance in discipline is explained by leadership. For work motivation, R² = 0.55 with p = 0.000. For crew performance, R² = 0.56 with p = 0.000. The unstandardized regression coefficient, B = 0.45, and standardized beta, 0.60, indicate that a one-unit increase in leadership scores is associated with a significant rise in discipline, motivation, and performance. Model estimates, therefore, support the theoretical expectation that the commanding officer’s transformational behaviors exert a substantive and beneficial influence on individual and collective outputs aboard the vessel. Practical implications recommend reinforcing idealized influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, and individualized consideration through structured briefings, coaching, and periodic feedback in operational units. The evidence confirms the effectiveness of transformational leadership in strengthening discipline, energizing motivation, and elevating performance. Keywords: transformational leadership; discipline; work motivation; performance; Indonesian Navy.
Human Resource Management Strategy in Higher Education for Functional Position Improvement Sulistiyanto; Cristian Wiradendi; Budi Rianto; Arfah
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 13 No. 5 (2025): JIMKES Edisi September 2025
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v13i5.3835

Abstract

The development and promotion of academic staff are critical for enhancing institutional quality, faculty productivity, and career advancement in higher education. However, faculty members often face challenges in research productivity, administrative procedures, and institutional support that can hinder their academic promotion. This study aimed at examine the strategies for managing human resources for lecturers in tertiary education institutions in order to enhance the advancement of functional positions for lecturers. The research used mixed-methods approach design, combining both numerical and descriptive methods. The sample of this study consists of 30 permanent lecturers who work in universities in Indonesia. Questionnaire and interview data were analyzed descriptively and thematically to examine lecturers’ promotion challenges, human capital management strategies, and their impact on higher education quality. The research findings show that although lecturers understand the procedures for advancing functional positions, many still face barriers related to scientific publications and meeting credit points. Universities play a key role in providing the necessary support and facilitation to accelerate the advancement of functional positions. This research provides important perspectives on the significance of managing HR for lecturers in higher education to improve academic quality and foster lecturers’ careers.