Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Empowering Mothers And Facilitators Of Girls' Schools In Preparing Healthy Brides And Stunting-Free Generations In Kedung Betik Village, Kesamben, Jombang: Pemberdayaan Ibu Dan Fasilitator Sekolah Perempuan Dalam Mempersiapkan Calon Pengantin Sehat Dan Generasi Bebas Stunting Di Desa Kedung Betik, Kesamben, Jombang Hasyim, Masruroh; Herin Mawarti; Nur Ulwiyah; Pujiani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2024): JPM SEPTEMBER 2024
Publisher : UPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v10i2.2345

Abstract

Pernikahan anak meningkatkan risiko stunting akibat kehamilan dini dan kurangnya pengetahuan serta akses gizi yang memadai.  Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi komprehensif kepada fasilitator dan peserta sekolah perempuan dalam mempersiapkan calon pengantin yang sehat, mandiri, dan siap menghadapi kehidupan pernikahan. Edukasi yang diberikan meliputi kesehatan reproduksi, Gizi remaja, balita, kesiapan fisik dan mental calon pengantin serta pendidikan karakter. Metode yang digunakan adalah sosialisasi,  pendampingan dan evaluasi, dan keberlanjutan program. Hasil pelaksanaan pengabdian ini adalah kegiatan sekolah perempuan Amanah yang telah terbentuk mempunyai aktifitas pembelajaran dan sebanyak 34 peserta sekolah perempuan yang terdiri dari fasilitator dan peserta sekolah mengalami peningkatan pengetahuan.  Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan perempuan dalam menghadapi pernikahan dengan lebih matang dan bertanggung jawab, sehingga mampu mewujudkan keluarga yang harmonis dan berkualitas dan menjadikan desa kedung betik bebas Stunting. Rekomendasi dari pengabdian masyarakat ini Sekolah Perempuan Amanah berjalan berkelanjutan dengan terciptanya kurikulum sebagai panduan pembelajaran
Manajemen Kepemimpinan Bunyai Terhadap Kedisiplinan Santri Dan Kompetensi Sosial di Pondok Pesantren Baitul Qur’an Nganjuk Lu’lu’ Syuroiyah Nadliroh; Miftakhul Ilmi Suwignya Putra; Nur Ulwiyah
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i1.597

Abstract

Manajemen kepemimpinan bunyai sebagai bentuk kepemimpinan yang berbasis pada nilai-nilai Islam diharapkan dapat memberikan dampak signifikn terhadap peningkatan kedisiplinan dan kompetensi sosial para santri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalis pengaruh mangemen kepemimpinan bunyai terhadap kedisiplinan santri dan kompetensi sosial di pondok pesantren Baitul Qur’an di Kabupaten nganjuk Jawatimur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian dan dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kepemimpinan bunyai memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan kedalam keseharian, selain itu manajemen kepemimpinan ini juga berkontribusi pada pengembangan kompetensi sosial guru dengan membangun komukikasi yang efektif dan kejasama yang baik antar sesama pendidik. penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan manajemen kepemimpinan bunyai dapat menjadi model yang efektif dalam meningkatkan kedisiplinan Santri dan kompetensi sosial yang pada gilirannya berdampak pada kualitias pendidikan di Pondok Pesantren Baitul Qur’an Nganjuk.
IMPLIKASI APLIKASI PESANTREN-QU TERHADAP KEUANGAN SANTRI DAN PERSEPSI WALI SANTRI DI PONDOK PESANTREN DARUL ULUM PETERONGAN JOMBANG Nur Ahmad Mauludi; Miftakhul Ilmi Suwignya Putra; Nur Ulwiyah
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v5i2.3715

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pondok pesantren akan sistem pengelolaan keuangan yang lebih efisien dan transparan di era digital, serta minimnya penelitian terkait penerimaan wali santri terhadap teknologi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi penggunaan aplikasi Pesantren-Qu terhadap manajemen keuangan santri dan persepsi wali santri di Pondok Pesantren Darul Ulum Peterongan Jombang. Aplikasi Pesantren-Qu dikembangkan sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan santri. Metode riset yang digunakan yaitu mix methods dengan desain concurrent embedded, menggabungkan analisis kuantitatif melalui angket yang dibagikan kepada 100 wali santri secara acak dan analisis kualitatif melalui wawancara mendalam dengan pengasuh dan pembina asrama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Pesantren-Qu berkontribusi signifikan dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas keuangan santri, serta diterima dengan baik oleh wali santri, meskipun terdapat beberapa tantangan dalam penggunaannya. Kesimpulannya, aplikasi ini dapat menjadi solusi inovatif untuk manajemen keuangan pesantren. Penelitian merekomendasikan pengembangan lebih lanjut aplikasi untuk meningkatkan efisiensi dan perluasan implementasinya di pesantren lain.
Nilai Pendidikan Kesetaraan Gender Q.S An-Nisa Ayat 34 dalam Tafsir Al-Misbah dan Tafsir An-Nur Imelda Aprilia Kharisma Putri; Nur Ulwiyah; Mochamad Samsukadi
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 1 No. 3 (2025): JUNI-SEPTEMBER 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/kmxyz081

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji nilai-nilai pendidikan kesetaraan gender dalam Q.S. An-Nisa: 34 dengan pendekatan tafsir tematik, berdasarkan penafsiran M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah dan Hasbi Ash-Shiddieqy dalam Tafsir An-Nur. Ayat ini kerap menjadi sorotan karena berkaitan dengan peran dan posisi laki-laki serta perempuan dalam keluarga, khususnya terkait konsep qiwamah (kepemimpinan laki-laki). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis isi untuk memahami makna ayat dalam konteks pendidikan kesetaraan gender. Hasil penelitian menunjukan bahwa Tafsir Al-Misbah menonjolkan pendekatan kontekstual dan nilai etika sosial, sedangkan Tafsir An-Nur mengedepankan keselarasan antara teks keagamaan dan norma sosial. Kedua tafsir mengangkat nilai utama berupa kesetaraan, keadilan, dan kemanusiaan. Kepemimpinan laki-laki dipahami bukan sebagai dominasi, melainkan amanah dan tanggung jawab moral. Perempuan dipandang sebagai individu merdeka yang berhak berpikir, berpartisipasi, dan dihargai. Kedua mufasir menolak kekerasan serta menekankan pentingnya relasi keluarga yang adil dan manusiawi. Kesetaraan gender dalam ayat ini tidak menghapus peran, melainkan menekankan penghargaan terhadap tanggung jawab dan martabat masing-masing pihak dalam keluarga.  
Peran Strategis Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana Dalam Peningkatan Kualitas Pembelajaran di SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT Jombang Isti'anah, Mufdlilatul; Miftakhul Ilmi Suwignya Putra; Nur Ulwiyah
QAZI: Journal of Islamic Studies Vol 1 No 1 (2024): 2024
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qazi.v1i1.171

Abstract

Pengelolaan sarana dan prasarana yang efektif merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis wakil kepala sekolah bidang sarana dan prasarana dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wakil kepala sekolah memainkan peran penting dalam perencanaan, pengadaan, pemeliharaan, dan evaluasi sarana prasarana, yang secara langsung berkontribusi pada peningkatan efektivitas pembelajaran. Selain itu, kolaborasi dengan guru dan staf sekolah dalam mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran menjadi kunci keberhasilan pengelolaan tersebut. Kesimpulannya, peran strategis wakil kepala sekolah bidang sarana dan prasarana mampu meningkatkan mutu pembelajaran secara signifikan dengan pengelolaan yang terstruktur dan berorientasi pada kebutuhan pendidikan
Metode Alhaqiem; Inovasi Baru Dalam Membantu Proses Hafalan Al-Qur'an Yang Lebih Mudah Dan Menyenangkan Lu’lu’ Syuroiyah Nadliroh; Miftakhul Ilmi Suwignya Putra; Nur Ulwiyah
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 1 No 1 (2024): 2024
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qouba.v1i1.152

Abstract

Al-Qur'an adalah petunjuk hidup bagi umat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan metode alhaqiem; inovasi baru dalam membantu proses hafalan al-quran yang lebih mudah dan menyenangkan. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, yang menjadi informan kunci dalam penelitian ini adalah peserta didik sebanyak 15 orang. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Metode Alhaqiem adalah sebuah inovasi yang efektif dan menyenangkan dalam membantu proses hafalan Al-Qur'an.baik pada usia dini maupun senja, Metode ini memberikan kemudahan dalam menghafal dengan mengintegrasikan teknik pengulangan, pemahaman makna, dan gerakan fisik serta selipan kisah-kisah yang berhubungan dengan makna dari ayat tersebut. Peserta yang menggunakan Metode Alhaqiem mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan hafalan, motivasi, konsentrasi, dan pemahaman makna ayat-ayat Al-Qur'an. Selain itu, meskipun ada tantangan awal dalam penerapan metode ini, terutama dalam menggabungkan gerakan fisik dengan penghafalan, penelitian ini menunjukkan bahwa Metode Alhaqiem memiliki potensi besar untuk digunakan dalam lembaga pendidikan Islam sebagai alternatif dalam pengajaran hafalan Al-Qur'an, khususnya untuk anak-anak dan peserta yang kesulitan dalam metode hafalan konvensional.