Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Manajemen Organisasi Lazisnu Dalam Kelembagaan Islam Untuk Membentuk Generasi Muda Azhar, Rae; Eviyanti, Yuli; Tanjung, Muhammad Yusuf
Jurnal Pendidikan dan Dakwah Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Dakwah
Publisher : PT Anugerah Literasi Indomedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan menganalisis manajemen organisasi LAZISNU dalam konteks kelembagaan Islam guna membentuk generasi muda yang berkarakter Islami. LAZISNU, sebagai salah satu lembaga filantropi di bawah naungan Nahdlatul Ulama, memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran sosial, pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah, serta pemberdayaan generasi muda melalui pendekatan berbasis nilai-nilai Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pengurus LAZISNU serta tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen organisasi LAZISNU melibatkan perencanaan yang sistematis, pengelolaan sumber daya manusia yang berbasis kompetensi, serta strategi pengumpulan dan distribusi dana yang transparan dan akuntabel. Dalam membentuk generasi muda, LAZISNU mengimplementasikan program-program pendidikan, pelatihan keterampilan, dan penguatan spiritual yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran beragama, solidaritas sosial, dan kemandirian ekonomi. Namun demikian, terdapat beberapa tantangan, seperti kurangnya partisipasi aktif sebagian masyarakat dan keterbatasan sumber daya. Dengan manajemen yang efektif dan kolaborasi lintas sektor, LAZISNU mampu menjadi model kelembagaan Islam yang berkontribusi signifikan dalam membentuk generasi muda yang tangguh, religius, dan berintegritas.
Retorika Dakwah Ustadz Abdul Somad Azhar, Rae; Kahpi, Mhd. Latip
Jurnal Pendidikan dan Dakwah Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Dakwah
Publisher : PT Anugerah Literasi Indomedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Retorika dakwah Ustadz Abdul Somad (UAS) menjadi salah satu fenomena yang menarik perhatian masyarakat Indonesia karena keefektifannya dalam menyampaikan pesan-pesan agama. Melalui pendekatan komunikasi yang komunikatif dan interaktif, UAS berhasil menjangkau berbagai kalangan jamaah dengan cara yang relevan dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis elemen-elemen utama dalam retorika dakwah UAS, meliputi penggunaan bahasa yang komunikatif, humor, variasi intonasi suara, komunikasi nonverbal, serta interaksi dengan jamaah. Metode yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian menemukan bahwa UAS menggabungkan penggunaan bahasa formal dan informal, serta bahasa daerah untuk membangun kedekatan emosional dengan jamaah. Dalam ceramahnya, beliau sering menyelipkan humor untuk mencairkan suasana dan menyampaikan kritik sosial secara halus. Selain itu, UAS memanfaatkan variasi nada suara, gerakan tubuh, ekspresi wajah, dan kontak mata untuk menekankan pesan dan menggugah emosi jamaah. Interaksi langsung dengan jamaah, seperti sesi tanya jawab dan komentar spontan, juga menjadi bagian dari retorika dakwahnya yang menciptakan suasana inklusif dan mempererat hubungan antara pendakwah dan jamaah. Dengan demikian, retorika dakwah UAS tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga solutif dan mampu menciptakan dampak yang mendalam bagi audiensnya.
Strategi Manajemen Pemasaran Dalam Meningkatkan Daya Saing Usaha Di Era Digital Hasibuan, Hasbi Anshori; Azhar, Rae
Jurnal Pendidikan dan Dakwah Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Dakwah
Publisher : PT Anugerah Literasi Indomedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi Pemasaran adalah salah satu cara memenangkan keunggulan bersaing yang berkesinambungan, baik itu untuk perusahaan yang memproduksi barang atau jasa. Perusahaan menentukan konsumen mana yang akan dipilih untuk dilayani, mengelompokkan pasar hingga bagaimana menentukan distribusi dan kegiatan promosinya. Di era ilmu dan teknologi yang semakin berkembang pesat saat ini, maka diperlukan teknik-teknik pemasaran yang mampu mengikuti perkembangan zaman. Strategi pemasaran yang baik sangat diperlukan oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Namun demikian, bagaimana menentukan strategi pemasaran yang baik masih menjadi kendala utama bagi mereka. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang strategi pemasaran secara offline dan online kepada masyarakat pelaku UMKM. Metode yang dilakukan adalah dengan cara seminar. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan setelah pelaksanaan kepada 11 peserta yang mengikuti kegiatan ini maka didapatkan 9 orang (81%) menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan 2 orang (19%) menyatakan cukup bermanfaat maka dapat disimpulkan bahwa kegaiatan seminar strategi pemasaran ideal di era digital untuk meningkatkan penjulan produk sangat bermanfaat bagi para pelaku.
Relevansi Hadits Tentang Penyebaran Ilmu dengan Fenomena Dakwah Media Sosial Azhar, Rae; Hasibuan, Hasbi Anshori
Jurnal Pendidikan dan Dakwah Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Dakwah
Publisher : PT Anugerah Literasi Indomedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi hadits tentang penyebaran ilmu dalam konteks fenomena media sosial sebagai sarana dakwah. Dalam era digital, media sosial telah menjadi salah satu alat paling efektif dalam menyebarluaskan pengetahuan dan ajaran Islam. Hadits Rasulullah SAW yang berbunyi “Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari) menjadi landasan utama bagi umat Islam untuk menyebarkan ilmu, baik dalam bentuk dakwah maupun pendidikan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan (library research), yang melibatkan analisis teks hadits, tafsir ulama, serta data terkait penggunaan media sosial dalam dakwah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial, seperti Facebook, Instagram, YouTube, dan TikTok, memiliki potensi besar sebagai sarana penyebaran ilmu agama yang cepat, luas, dan mudah diakses oleh berbagai kalangan. Namun, penyebaran ilmu melalui media sosial juga menghadapi tantangan, seperti misinformasi dan konten yang tidak valid, yang memerlukan sikap kritis dari para pendakwah dan pengguna. Dengan demikian, relevansi hadits tentang penyebaran ilmu dengan fenomena media sosial dakwah sangat kuat, selama tetap memperhatikan prinsip-prinsip kebenaran, etika, dan tanggung jawab dalam berdakwah.