Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Kreatifitas Berfikir Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Dasar Inayah, Yeti
Karimah Tauhid Vol. 2 No. 2 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i2.7811

Abstract

Kreatifitas berfikir merupakan keterampilan untuk memecahkan berbagai masalah yang berkembang dan berubah dan merupakan keterampilan yang dibutuhkan di abad ke-21. Namun kemampuan kreatifitas berfikir belum maksimal diterapakan untuk memecahkan berbagai kendala belajar termasuk pada pembelajaran Bahsa Inggris. Tujuan penelitian ini memperkenalkan sesuatu ide baru menciptakan pemikiran seni baru disebut juga dengan divergen atau lateral yang menghubungkan ide-ide hal-hal yang tidak berhubungan pikiran yang baik membutuhkan keberanian dan kepercayaan diri yang selalu mengembangkan kreativitasnya adalah orang yang inovatif juga merupakan inovator yang potensial. Metode yang digunakan adalah studi pustaka, Teknik analisis data dengan menggunakan model Miles dan Hurmen yaitu: reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan (evaluasi). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ketrampilan berpikir kreatif pada mata peajalaran bahasa inggris sangat penting untuk dikembangkan oleh guru dalam beberapa aktivitas belajar siswa untuk memenuhi keterampilan abad 21.
PENERAPAN MODEL GEOGRAFI INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS KELAS 5 SD Inayah, Yeti; Utami, Irma Inesia Sri
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i1.19781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Geografi Inquiry dalam pembelajaran IPS kelas 5 Sekolah Dasar serta menganalisis peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung selama proses pembelajaran, dan data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Geografi Inquiry yang terdiri atas lima tahapan Ask, Acquire, Explore, Analyze, dan Act mendorong keterlibatan aktif siswa, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta mengaitkan pembelajaran dengan konteks kehidupan nyata. Siswa menunjukkan kemajuan dalam mengidentifikasi masalah, menggambar denah, menganalisis informasi, dan menyampaikan solusi melalui slogan. Kesimpulannya, model ini efektif diterapkan di sekolah dasar dan selaras dengan Kurikulum Merdeka, serta mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis, komunikasi, dan kepedulian sosial.