Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Make a Match terhadap Kemampuan Berpartisipasi Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas 3 SDIT Cendekia Pratiwi, Andita; Dzikrullah, Mochammad Fadhlan; Mustikaati, Wina; Nurhayati; Afiyah, Wardatul
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 2 No. 1b (2025): NOVEMBER 2024 - JANUARI 2025 (TAMBAHAN)
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v2i1b.2650

Abstract

This study aims to analyze the effect of the Make a Match learning model on students' ability to participate in Indonesian language subjects in grade 3 SDIT Cendekia. The research used descriptive qualitative method with observation technique and Learner Worksheet (LKPD), involving 22 students as samples. The results showed that the Make a Match model significantly increased students' participation in learning. Students' activeness in discussion, intergroup cooperation, and learning motivation experienced a positive increase. This model succeeded in creating an interactive, fun, and healthy competitive learning atmosphere through card-matching activities. Students are directly involved in the learning process, which encourages them to discuss more, ask questions, and share opinions. The conclusion of the research shows that the Make a Match model can be an effective alternative learning strategy to increase participation and quality of Indonesian language learning in elementary schools.
Pengaruh Media Interaktif terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran PKn Siswa Kelas 5 Sekolah Dasar Putri, Sherina Herdiana; Noviyanti, Alpita; Pratiwi, Andita; Widaningsih, Nurbaiti Syifa; Lumbanraja, Viona Christina Anatasya; Putri, Hafiziani Eka; Nurussama, Alfiana; Rahayu, Teten Ginanjar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28325

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif terhadap hasil belajar siswa kelas 5 SD untuk pelajaran PKn, dengan pendekatan kuantitatif berdesain quasi experiment tipe pretest-posttest control group design. Sampel penelitian berasal dari 2 kelas: kelas eksperimen yang diberikan perlakukan dengan media interaktif berupa PowerPoint, video animasi, dan game digital, dan kelas kontrol yang tidak mendapat perlakukan dan tetap belajar dengan teknik konvensional. Instrumen menggunakan tes pilihan ganda telah divalidasi dosen ahli. Temuan uji Wilcoxon memperlihatkan peningkatan signifikan nilai pre-test dan post-test kedua kelas. Sementara, uji Mann Whitney U tidak memperlihatkan perbedaan signifikan diantara kedua kelas (p = 0,205 > 0,05). Temuan ini memaparkan bahwasannya meskipun media interaktif mampu meningkatkan minat serta motivasi belajar siswa, pengaruhnya pada hasil belajar belum menunjukkan perbedaan signifikan secara statistik dibandingkan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media interaktif yang lebih variatif dan intensif untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran secara optimal.
Peningkatan Kemampuan Spatial Sense Melalui Pengembangan Instrumen Soal HOTS di Sekolah Dasar Kelas 5 Noviyanti, Alpita; Pratiwi, Andita; Putri, Sherina Herdiana; Putri, Hafiziani Eka; Rahayu, Teten Ginanjar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan spatial sense merupakan komponen penting dari pembelajaran matematika yang perlu dimiliki peserta didik dalam pengembangan kognitif, terutama di tingkat pendidikan dasar. Pada nyatanya kemampuan pemahaman ini masih sangat rendah di Indonesia. Data UNESCO memperlihatkan bahwasannya pendidikan matematika Indonesia berada pada posisi ke 34 dari 38 negara yang disurvei. Salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan mengembangkan soal atau proses evaluasi. Penelitian ini menggunakan metode yang difokuskan pengembangan instrumen soal untuk mengukur kemampuan spatial sense dengan subjek dosen ahli untuk memvalidasi kelayakan isi, kebahasaan dan kelayakan materi serta 24 peserta didik kelas 5 di SDN Lengkong Wetan 1 melalui tahap define, design, dan develop yang menghasilkan 7 instrumen tes berbentuk uraian. Setelah diujikan menunjukkan bahwa instrumen soal kemampuan spatial sense memiliki nilai validitas yang tinggi sebesar 0,70 dan reliabilitas sebesar 0,82. Sedangkan tingkat kesukaran pada soal masih tergolong sedang dan daya pembeda yang cukup baik. Dengan demikian instrumen soal HOTS ini dapat digunakan oleh peserta didik, guru, orang tua untuk mengukur kemampuan pemahaman spatial sense.